-->
  • Jelajahi

    Copyright © SWARHA JABAR NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    ​DPRD Jabar Gelar Reses: Dra. Hj. Tia Fitriani Paparkan Program Prioritas Pembangunan

    SWARHA JABAR NEWS MEDIA
    24 Jul 2025, Juli 24, 2025 WIB Last Updated 2025-07-24T07:03:16Z

     

    ​DPRD Jabar Gelar Reses: Dra. Hj. Tia Fitriani Paparkan Program Prioritas Pembangunan

    Kabupaten Bandung, 23 Juli 2025 — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Tia Fitriani, menggelar Reses III Tahun Sidang 2024-2025 di tiga desa di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Acara ini dihadiri oleh para kepala desa, yaitu Atep Hadi Hamdani dari Desa Laksana, Sumali, SE. dari Desa Loa, dan perwakilan dari Desa Mekarwangi. Dalam kesempatan ini, Dra. Hj. Tia Fitriani memaparkan berbagai program prioritas pembangunan Provinsi Jawa Barat dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.

    ​Acara yang dilaksanakan di Dusun Sangkan, RW 2, RT 2 ini menjadi forum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan dan aspirasi mereka. Dra. Hj. Tia Fitriani menekankan bahwa setiap usulan pembangunan dapat diajukan melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) di laman resmi sipd-ri.kemendagri.go.id/atuh/login. Usulan ini bisa diajukan secara langsung oleh perorangan atau lembaga, atau melalui akun desa.

    ​Berikut adalah ringkasan program prioritas pembangunan yang disampaikan oleh Dra. Hj. Tia Fitriani:

    ​Pendidikan

    ​Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Anggaran untuk ruang kelas naik signifikan dari Rp60 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Dengan peningkatan anggaran ini, pemerintah menargetkan pembangunan 3.333 Ruang Kelas Baru (RKB) dalam dua tahun ke depan. Selain itu, program pembangunan sekolah baru dan pembebasan lahan juga akan terus digenjot untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di berbagai daerah.

    ​Infrastruktur dan Transportasi

    ​Dalam sektor infrastruktur, anggaran perbaikan jalan provinsi meningkat drastis dari Rp600 miliar menjadi Rp2,4 triliun, dengan target seluruh jalan provinsi tuntas diperbaiki pada tahun 2026. Untuk mengatasi masalah kemacetan, pemerintah juga akan mengembangkan proyek monorel dan reaktivitas jalur kereta api yang tidak terpakai, menawarkan solusi transportasi yang lebih modern dan efisien.

    ​Kesehatan

    ​Sektor kesehatan juga menjadi fokus utama dengan pengadaan 200 unit ambulans baru untuk meningkatkan layanan darurat. Selain itu, pembangunan puskesmas dan rumah sakit baru akan difokuskan di daerah terpencil untuk memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

    ​Investasi dan Tata Kelola

    ​Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, program 'Operasi Jabar Manunggal' diluncurkan. Program ini didukung dengan pendampingan investasi dan percepatan pembebasan lahan untuk menarik para investor. Pemerintah juga berkomitmen untuk menindak tegas premanisme guna menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif.

    ​Sampah dan Energi Terbarukan

    ​Masalah sampah di Jawa Barat juga menjadi perhatian serius. Pemerintah provinsi akan mengembangkan pengelolaan sampah berbasis energi, sebuah inovasi yang tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan tetapi juga menghasilkan sumber energi terbarukan.

    ​Selain membahas program pembangunan, acara reses ini juga diisi dengan penyampaian materi tentang kesehatan holistik, yang menekankan pentingnya peran pikiran dalam meningkatkan imunitas tubuh.

    ​Kesehatan: Kekuatan Pikiran sebagai Kunci Peningkatan Imunitas

    ​Dalam sesi yang berbeda, dijelaskan bahwa kesehatan bukan hanya tentang fisik, melainkan juga tentang pikiran dan jiwa. Merujuk pada definisi WHO, kesehatan adalah keadaan utuh fisik, mental, dan sosial. Pikiran memiliki pengaruh langsung terhadap peningkatan imunitas.

    ​Dipaparkan bahwa ada hubungan kuat antara pikiran, emosi, sistem saraf, dan sistem imun. Konsep ini dikenal sebagai psikoneuroimunologi. Stres kronis terbukti dapat menurunkan daya tahan tubuh, sementara pikiran positif dapat mempercepat regenerasi sel.

    ​Beberapa metode pengobatan berbasis pikiran yang disampaikan antara lain:

    • Visualisasi dan Imajinasi Sehat: Membayangkan bagian tubuh yang sehat untuk proses penyembuhan.
    • Afirmasi Positif: Mengucapkan kalimat positif secara berulang, seperti "Tubuh saya sehat dan kuat," untuk membentuk realitas yang diinginkan.
    • Meditasi dan Pernapasan: Menurunkan hormon stres (kortisol) dan mengaktifkan sistem saraf parasimpatik untuk meningkatkan fungsi jantung, tidur, dan imun.
    • Hipnoterapi Medis: Mengakses pikiran bawah sadar untuk menghapus trauma dan sugesti negatif, sehingga membantu keseimbangan tubuh.

    ​Dengan demikian, kesimpulan dari sesi ini adalah bahwa tubuh memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan alaminya, dan pikiran adalah kunci utama untuk meningkatkan imunitas. Kesehatan sejati bukan hanya bebas penyakit, tetapi juga memiliki pikiran yang tenang dan positif.

    Komentar

    Tampilkan