SOREANG, GEMA JABAR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-10. Bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, Mukab kali ini digadang-gadang sebagai titik balik transformasi besar untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), inklusif, serta berkelanjutan.
Bertempat di pusat jantung pemerintahan Kabupaten Bandung, acara ini dihadiri oleh ratusan pelaku usaha, mulai dari tingkat UMKM hingga korporasi besar, serta jajaran stakeholder pemerintahan. Fokus utamanya satu: Bagaimana menjadikan Kabupaten Bandung sebagai lokomotif ekonomi di Jawa Barat.
Membangun Ekonomi yang Inklusif: "No One Left Behind"
Dalam sambutannya, panitia pelaksana menekankan bahwa Mukab ke-10 ini membawa misi khusus untuk merangkul seluruh lapisan pengusaha. Tidak ada lagi sekat antara pengusaha besar dan pelaku UMKM di pelosok desa.
"Kita ingin membangun jembatan, bukan benteng. Kadin harus menjadi rumah bagi semua pengusaha agar ekosistem ekonomi kita benar-benar inklusif. Jika UMKM naik kelas, maka ekonomi daerah akan kuat secara fundamental," ujar salah satu kandidat kuat Ketua Kadin periode mendatang.
Strategi Ekonomi Berkelanjutan & Digitalisasi
Dunia sedang berubah, dan Kadin Kabupaten Bandung enggan tertinggal. Selain penguatan sektor industri manufaktur dan pertanian yang menjadi tulang punggung daerah, Mukab ini juga membahas serius mengenai:
Green Economy: Mendorong industri ramah lingkungan di kawasan Kabupaten Bandung.
Digitalisasi UMKM: Memastikan produk lokal mampu bersaing di pasar global melalui platform digital.
Kemitraan Strategis: Mempererat sinergi antara swasta dan pemerintah (Pentahelix) untuk mempermudah akses permodalan dan perizinan.
Menuju Kabupaten Bandung yang Mandiri
Pemerintah Kabupaten Bandung pun memberikan apresiasi tinggi. Mukab ke-10 ini diharapkan menghasilkan kepengurusan yang visioner dan mampu mengeksekusi program-program yang sejalan dengan visi daerah. Dengan potensi alam yang melimpah dan SDM yang kreatif, kolaborasi Kadin diharapkan mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Harapan Baru di Tangan Nakhoda Baru
Pemilihan Ketua Kadin dalam Mukab kali ini menjadi magnet tersendiri. Publik menanti sosok yang mampu membawa angin segar dan memiliki jaringan luas untuk menarik investasi masuk ke "Bumi Pasundan".
Siapapun yang terpilih nanti, tugas besar sudah menanti: Memastikan roda ekonomi Kabupaten Bandung berputar lebih kencang, lebih hijau, dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Editor: Tim Redaksi Ekonomi
Tag: #KadinKabBandung #Mukab10Kadin #EkonomiBedas #KabupatenBandung #UMKMNaikKelas #InvestasiJabar
