-->

Iklan

Gebrakan Polsek Nagreg! Kukuhkan Pasukan '5 Serangkai' DaiKamtibmas, Garda Terdepan Tangkal Hoaks dan Gesekan Warga

SWARHA JABAR NEWS MEDIA
21 Jul 2026, Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T06:35:01Z

 

NAGREG, KABUPATEN BANDUNG — Dalam upaya menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah, Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Nagreg di bawah kepemimpinan Kapolsek Kompol Rizal Adam melakukan gebrakan inovatif. Polsek Nagreg secara resmi menetapkan dan mengukuhkan anggota "5 Serangkai" DaiKamtibmas tingkat Kecamatan Nagreg, sebuah langkah strategis untuk memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

Pelantikan dan pengukuhan anggota Kamtibmas periode terbaru ini terbilang istimewa. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Nagreg Kompol Rizal Adam, jajaran Muspika, Camat Nagreg H. Perdana Firmansyah, S.STP., M.Si.  perwakilan Sat Kamtibmas/Binmas Polresta Bandung, jajaran Babinsa, serta seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Nagreg—termasuk Ketua APDESI Nagreg.

Kekompakan seluruh elemen ini menuai apresiasi khusus dari pihak Polresta Bandung, mengingat kehadiran formasi lengkap para Kades membuktikan tingginya sinergi di wilayah Nagreg.


Strategi "20 Anggota" dari 8 Desa

Pasukan DaiKamtibmas yang baru dikukuhkan ini tidak dibentuk secara sembarangan. Rekrutmen menggunakan perhitungan representatif yang melibatkan 8 desa di Kecamatan Nagreg dengan total 20 anggota. Berikut rincian komposisinya:

  • 16 Anggota Inti: Berasal dari perwakilan masing-masing desa (8 Desa x 2 orang per desa).

  • 1 Ketua: Bertugas sebagai koordinator utama penggerak pasukan di lapangan.

  • 3 Anggota Kehormatan: Bertindak sebagai pembina atau penasihat yang memonitor pergerakan dan strategi Kamtibmas.


"Anggota yang terpilih dari masing-masing desa ini diharapkan bisa merangkul, menggerakkan, serta memberikan imbauan Kamtibmas di wilayahnya. Mereka adalah kepanjangan tangan langsung dari kepolisian dan Babinsa," jelas perwakilan dalam acara pengukuhan tersebut.

Pendekatan Kultural: Senjata Utama Cegah Hoaks

Salah satu alasan terkuat dibentuknya tim ini adalah pendekatan kultural secara psikologis. Dalam penyampaian informasi atau teguran, masyarakat desa seringkali lebih mudah menerima arahan dari tokoh lokal atau rekan sesama warga dibandingkan teguran langsung dari aparat berpakaian dinas.

Tim DaiKamtibmas 5 Serangkai ini memiliki misi khusus di lapangan:

  1. Melengkapi Layanan Masyarakat: Membantu menyebarkan pesan dan iklan layanan masyarakat dari kepolisian hingga ke pelosok desa.

  2. Sinergi Ulama dan Umara: Diwajibkan untuk selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan para alim ulama serta tokoh masyarakat setempat.

  3. Pencegahan Dini (Preventif): Menjadi filter pertama di masyarakat jika ada warga yang mulai "nakal", mendeteksi potensi gesekan antarwarga, serta yang paling penting—menangkal penyebaran hoaks.

"Masyarakat di wilayah itu biasanya lebih mendengar suara dari tokoh atau orang yang mereka kenal. Jika ada potensi gesekan, kenakalan, atau penyebaran hoaks di bawah, kita bisa mendeteksinya secara cepat. Minimal, kita bisa mencegahnya sejak dini sebelum membesar," tambahnya.

Sinergi yang Menuai Apresiasi


Keberhasilan pembentukan formasi lengkap DaiKamtibmas tingkat kecamatan ini tak lepas dari kerja sama lintas instansi. Pihak Polresta Bandung yang hadir langsung di lokasi memberikan apresiasi tinggi karena langkah Polsek Nagreg ini dinilai aplikatif dan langsung menyentuh akar rumput.

Dukungan penuh dari Camat Nagreg, sinergi tangguh bersama Babinsa, serta persatuan para Kepala Desa membuktikan bahwa Kecamatan Nagreg sangat serius dalam membangun benteng pertahanan sosial di masyarakatnya.

Dengan hadirnya 20 anggota DaiKamtibmas "5 Serangkai" ini, Kecamatan Nagreg diharapkan menjadi percontohan ( role model ) bagi kecamatan lain dalam mengelola ketertiban masyarakat secara mandiri, humanis, dan responsif.

Komentar

Tampilkan

Terkini

https://swarhajabarnewsmedia.blogspot.com/2025/01/erick-thohir-blak-blakan-ini-alasan-gue.html

+