-->

Iklan

HEBOH! Komentar Kontroversial Soal Pasien BPJS Viral, Perawat RSUD Cicalengka Dinonaktifkan

SWARHA JABAR NEWS MEDIA
7 Agu 2026, Agustus 07, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T14:04:28Z


Jumat, 07 Agustus 2026 WIB

 CICALENGKA //SWARHA Jabar News— RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan salah satu oknum perawatnya. Keputusan ini diambil menyusul viralnya komentar bernada miring di media sosial yang dilontarkan oleh perawat tersebut terkait pelayanan terhadap pasien pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.


 Langkah cepat manajemen rumah sakit ini menuai perhatian publik setelah tangkapan layar komentar sang perawat menyebar luas dan memicu kecaman dari berbagai kalangan masyarakat di Kabupaten Bandung.


 Respons Cepat Manajemen RSUD Cicalengka

 Direktur RSUD Cicalengka menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya para pengguna layanan BPJS Kesehatan, atas kegaduhan yang timbul akibat ulah oknum pegawainya.


 Pihak manajemen menegaskan bahwa komentar tersebut murni merupakan pendapat pribadi dan tidak mencerminkan standar pelayanan maupun nilai-nilai profesionalisme yang dijunjung tinggi oleh institusi kesehatan milik pemerintah daerah tersebut.


 "Kami mengecam keras tindakan yang bersangkutan. Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas pelayanan publik yang adil dan tanpa diskriminasi, manajemen telah resmi menonaktifkan yang bersangkutan terhitung hari ini untuk menjalani pemeriksaan etik lebih lanjut," ujar perwakilan manajemen RSUD Cicalengka, Jumat (07/08/2026).


 Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi

 Kasus ini bermula ketika sebuah unggahan di media sosial membahas prosedur pelayanan medis. Oknum perawat tersebut kedapatan menuliskan komentar yang dinilai merendahkan dan mendiskriminasikan pasien pemegang kartu BPJS.


 Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Kesehatan turut memantau perkembangan kasus ini. Pihak berwenang mengingatkan seluruh tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Bandung agar senantiasa menjaga etika, baik saat bertugas secara langsung di fasilitas kesehatan maupun dalam berinteraksi di ruang digital.


 Manajemen RSUD Cicalengka memastikan bahwa seluruh pasien, tanpa memandang latar belakang pembiayaan baik umum maupun BPJS Kesehatan, akan terus dilayani dengan standar prosedur operasional (SOP) yang setara, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.diterbitkan oleh SWARHA Jabar news 

Komentar

Tampilkan

Terkini

https://swarhajabarnewsmedia.blogspot.com/2025/01/erick-thohir-blak-blakan-ini-alasan-gue.html

+