Gaspol! Toni Permana 'Jemput Bola' ke Warga, Tiga Isu Ini Langsung Ditagih Warga di Reses NasDem! (Siap Dikawal Sampai Tuntas)
BANDUNG - Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai NasDem, Toni Permana, S.H.,
baru-baru ini bikin heboh di wilayah Ciparay saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2025. Sesuai dengan semangat 'Gerakan Perubahan' partainya, reses Kang Toni ini terasa energik, cepat, dan fokus mencari solusi, bukan sekadar janji.
Dikenal sebagai anggota dewan yang muda dan berlatar belakang pendidikan hukum, Kang Toni ingin memastikan bahwa aspirasi warga di dapilnya bisa dikawal secara legal dan administratif tanpa pake lama.
"Saya datang ke sini bukan mau dengerin pidato, tapi mau dengar suara asli Bapak-Ibu semua. Saya mau memastikan, kalau ada masalah, kita carikan solusi yang cepat dan sesuai aturan. Jadi, jangan sungkan! Anggap saya tetangga yang lagi ngopi bareng," ujar Kang Toni dengan gaya santai.
Tiga Isu Krusial yang Langsung 'Ditembak' Warga
Dalam sesi tanya jawab, warga terlihat sangat antusias dan langsung menyampaikan tiga isu utama yang mereka anggap paling mendesak:
Jalan Lingkungan dan Penerangan: Ini jadi keluhan klasik tapi paling penting. Warga menyoroti jalan-jalan gang yang rusak dan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sering memicu rasa tidak aman di malam hari.
Permodalan UMKM dan Koperasi: Banyak pelaku usaha mikro yang berharap ada program khusus dari Pemda untuk mendapatkan modal ringan dan pelatihan pemasaran digital. Mereka ingin usahanya naik kelas.
Birokrasi Pelayanan Publik: Mengingat Kang Toni bergelar S.H., beberapa warga curhat soal kesulitan mengurus dokumen penting, dari KTP, KK, hingga perizinan. Mereka berharap birokrasi bisa lebih cepat dan friendly.
Janji Kang Toni: "Gas Sampai Tuntas!"
Menanggapi keluhan soal birokrasi dan legalitas, Kang Toni Permana menekankan pentingnya transparansi. Ia berjanji akan menggunakan posisinya di DPRD untuk menekan dinas-dinas terkait agar memangkas prosedur yang tidak perlu.
"Kalau urusan perizinan KTP atau KK masih ribet, itu artinya pelayanan kita gagal. Saya akan kawal ini di Komisi. Kita harus dorong pelayanan yang digital dan cepat. Prinsipnya, kalau bisa selesai hari ini, kenapa harus besok? Gas sampai tuntas!" tegas Kang Toni, menggunakan istilah yang populer di kalangan muda.
Untuk masalah infrastruktur, Kang Toni berjanji akan memprioritaskan usulan PJU dan perbaikan jalan lingkungan yang kondisinya paling parah, memastikan masuk dalam APBD perubahan tahun ini.
Reses Toni Permana ini menjadi bukti bahwa semangat 'Gerakan Perubahan' yang diusung NasDem bukan sekadar jargon. Warga pulang dengan optimisme baru, yakin bahwa aspirasi mereka akan dikawal oleh wakil rakyat yang gesit dan siap "Gaspol" di Gedung Dewan.


