RANCAEKEK, swarhajabarnews.my.id – Senin pagi yang semestinya menjadi awal pekan penuh semangat berubah menjadi duka yang mendalam. Jalur sibuk perlintasan Bandung-Garut kembali memakan korban jiwa. Seorang pemotor wanita bernama Intan Permatasari (25) tewas seketika di lokasi kejadian setelah diduga kuat tergilas oleh sebuah truk, Senin (20/7/2026).
Peristiwa tragis yang menyayat hati ini terjadi pada jam sibuk berangkat kerja, sekitar pukul 07.50 WIB. Adapun lokasi persis kecelakaan maut ini berada di ruas Jalan Bandung-Garut, tepatnya di Kampung Nagrak RT 03/RW 03, Desa Nanjungmekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Korban Sedang Menuju Tempat Kerja
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban merupakan warga asal Nagreg. Sehari-harinya, wanita muda berusia 25 tahun ini diketahui berprofesi sebagai salah satu pegawai di PT Ewindo Rancaekek.
Nahas, niat hati mencari nafkah di awal pekan justru menjadi perjalanan terakhir bagi Intan. Di tengah padatnya lalu lintas kendaraan besar di jalur tersebut, motor yang dikendarai korban diduga terlibat insiden dengan truk yang melintas searah, hingga akhirnya tubuh korban terjatuh dan tergilas roda kendaraan berat tersebut. Korban dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di aspal jalanan seketika itu juga.
Evakuasi ke RS Cikopo Cicalengka
Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian, dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya, tersendat akibat banyaknya warga dan pengendara lain yang menepi.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengurai kemacetan. Tubuh korban yang sudah tak bernyawa kemudian langsung dievakuasi menggunakan ambulans.
"Korban langsung dilarikan ke RS Cikopo Cicalengka untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut dan proses administrasi sebelum jenazahnya diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka."
Peristiwa berdarah ini kembali menjadi pengingat keras bagi para pengendara roda dua. Jalur nasional Bandung-Garut yang kerap dilintasi bus dan truk bermuatan besar memang menuntut kewaspadaan ekstra. Pengendara diimbau untuk selalu menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri menyalip di ruang yang sempit guna menghindari tragedi serupa terulang kembali.


