BANDUNG – Suasana penuh semangat, kreativitas, dan kearifan lokal menyelimuti SMKN 13 Bandung pada Rabu hingga Kamis, 24–25 Juni 2026 . Sekolah kejuruan berbasis teknologi dan sains ini sukses menggelar hajatan besar tahunan mereka yang bertajuk "MIDANGKEUN SAMEN 13".
Mengusung tema utama "Sauyunan Mintonkeun Elmu Atikan 13" (Bersama-sama Menampilkan Ilmu Pendidikan SMKN 13), acara ini menjadi panggung unjuk gigi bagi para siswa untuk memamerkan hasil belajar, inovasi teknologi, sekaligus kelestarian budaya Sunda setelah menempuh pendidikan di tahun ajaran ini.
Sinergi Hebat dan Dukungan Penuh Pemerintah
Kemeriahan acara ini tidak lepas dari sinergi kuat lintas instansi. Kegiatan Samen (panggung akhir tahun) ini didukung penuh oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) serta Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VII.
Tak hanya dari sektor pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) juga turut memberikan sokongan, menunjukkan bahwa hasil karya dan kompetensi siswa SMKN 13 Bandung memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri, lingkungan, dan ketahanan pangan masa depan.
"Ini bukan sekadar perayaan kelulusan atau kenaikan kelas biasa. Midangkeun Samen 13 adalah bukti nyata bagaimana konsep 'Merdeka Belajar' diimplementasikan secara selaras (sauyunan) antara ilmu sains-teknologi dengan pelestarian akar budaya lokal," ujar salah satu perwakilan dari Cadisdik Wilayah VII dalam sambutannya.
Photo : Kepala Sekolah SMKN 13 BANDUNG
Ragam Acara: Dari Teknologi hingga Pentas Seni
Selama dua hari berturut-turut, area SMKN 13 Bandung disulap menjadi ruang pameran dan festival yang interaktif. Berikut adalah beberapa sorotan utama (*highlights*) dari kemeriahan acara:
Exhibition & Expo Produk Inovasi:Siswa dari berbagai kompetensi keahlian memamerkan produk kreatif mereka, mulai dari inovasi analisis kimia, farmasi, hingga aplikasi teknologi tepat guna.
Mintonkeun Elmu Atikan: Gelar wicara dan demonstrasi langsung keahlian siswa di hadapan para tamu undangan dan industri mitra.
Pentas Seni Tradisional & Modern: Sesuai dengan semangat Sauyunan, panggung utama diguncang oleh penampilan upacara adat Sunda, tarian tradisional, musik angklung, hingga band pelajar yang memukau.
Bazaar Pangan & Kreativitas: Didukung oleh DKPP, terdapat stan khusus yang menyajikan edukasi pangan sehat dan produk olahan pangan kreatif hasil kreasi warga sekolah.
Filosofi Sauyunan: Bergerak Bersama untuk Masa Depan
Kepala SMKN 13 Bandung mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras seluruh panitia dan siswa. Istilah Sauyunan yang diangkat tahun ini bukan sekadar hiasan tema, melainkan cerminan gotong royong antara guru, siswa, orang tua, dan pemerintah dalam melahirkan generasi emas Jawa Barat yang kompeten secara intelektual namun tetap berkarakter mulia.
Acara ditutup dengan penuh haru dan kegembiraan pada Kamis sore, menandai langkah baru bagi para lulusan untuk terjun ke dunia industri maupun melanjutkan ke perguruan tinggi.
#MidangkeunSamen13 #SauyunanMintonkeunElmuAtikan13 #SMKN13Bandung #DisdikJabar #CadisdikVII #DKPPJabar #SamenSMKN13 #SMKBisaSMKHebat #PendidikanJawaBarat #JabarJuara



