SUMEDANG – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Sumedang mengangkat tema besar mengenai masa depan sosialisme Indonesia melalui agenda diskusi bertajuk “Babak Baru Sosialisme Indonesia dan Agenda Perjuangan PKB”.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan politik dan akademisi untuk membahas arah pemikiran sosialisme Indonesia, agenda perjuangan politik, serta persoalan pemerataan kekayaan nasional.
Berdasarkan informasi pada spanduk kegiatan, diskusi ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Taufik Nurrohim, S.Psi., Dr. Wahyu Gunawan, M.Si., serta Eng. H. Ismail Dogi, S.Ag., M.Ag., CBE.
Salah satu pertanyaan utama yang diangkat dalam agenda tersebut adalah “Untuk Siapa Kekayaan Indonesia?”. Pertanyaan ini menjadi isu penting dalam melihat bagaimana kekayaan sumber daya alam dan potensi ekonomi nasional seharusnya dikelola serta didistribusikan demi kepentingan masyarakat luas.
Tema sosialisme Indonesia juga membuka ruang pembahasan mengenai keadilan sosial, kesenjangan ekonomi, keberpihakan terhadap rakyat kecil, serta peran partai politik dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui agenda tersebut, PKB diharapkan dapat menghadirkan ruang dialog yang konstruktif untuk mempertemukan gagasan akademis dengan realitas politik dan sosial di tengah masyarakat.
Diskusi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 November, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Cafe Ngopi Doeloe (NGOPDUL), Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan ini tercantum sebagai agenda gratis dan terbuka untuk umum.
Menguji Gagasan, Mengawal Keadilan Sosial
Persoalan mengenai siapa yang menikmati kekayaan Indonesia merupakan pertanyaan mendasar dalam perjalanan pembangunan nasional. Kekayaan alam dan sumber daya ekonomi idealnya tidak hanya menjadi sumber pertumbuhan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, diskusi mengenai babak baru sosialisme Indonesia menjadi relevan untuk mendorong pertukaran gagasan, memperkuat kesadaran politik, serta membangun perspektif mengenai keadilan sosial dan masa depan bangsa.
Publik tentu menantikan bagaimana gagasan dan pemikiran yang disampaikan para narasumber dapat memberikan perspektif baru terhadap arah perjuangan politik dan pembangunan Indonesia.
SWARHA JABAR NEWS
Informasi, Aktual, dan Terpercaya





