Iklan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

11 Jul 2025

RW.01 Desa Bojong Berpotensi Sabet Juara Lomba Kreasi Tumpeng dalam PHBN, Semangat Kebersamaan Menggema!

 RW.01 Desa Bojong Berpotensi Sabet Juara Lomba Kreasi Tumpeng dalam PHBN, Semangat Kebersamaan Menggema!




Majalaya, Bandung – Semangat kebersamaan dan kreativitas warga Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, begitu terasa dalam perayaan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) tahun ini. Salah satu sorotan utama adalah Lomba Kreasi Tumpeng yang diikuti oleh perwakilan dari setiap Rukun Warga (RW). Dari berbagai kreasi indah yang disajikan, RW.01 menunjukkan potensi besar untuk menyabet gelar juara, berkat tumpeng yang tidak hanya menarik secara visual, namun juga kaya akan filosofi dan cita rasa.

Tim juri yang terdiri dari tokoh masyarakat dan praktisi kuliner tampak terpukau dengan detail dan inovasi yang disuguhkan oleh perwakilan RW.01. Tumpeng mereka, yang dihias dengan aneka lauk pauk tradisional dan ukiran sayur yang presisi, dipercaya menjadi simbol kemakmuran dan persatuan. Ketua Panitia PHBN Desa Bojong, Bapak H.Dindin, Diwakilkan Sekdes Ibu Sri Yulianti mengungkapkan antusiasmenya. "Kami sangat bangga melihat partisipasi aktif dan semangat gotong royong dari seluruh RW. Kreasi tumpeng dari RW.01 ini benar-benar mencerminkan dedikasi dan kekompakan warganya," ujarnya.



Pengelolaan Dana Desa Tahap 1 Anggaran 2025: Transparansi untuk Kemajuan

Di sisi lain, kemeriahan PHBN ini juga berbarengan dengan persiapan penggunaan Dana Desa Tahap 1 Anggaran 2025. Kepala Desa Bojong, H.Dindin, memastikan bahwa alokasi dana akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. "Prioritas kami adalah pembangunan infrastruktur yang merata serta pemberdayaan masyarakat. Kami akan melibatkan seluruh elemen desa dalam perencanaan dan pengawasan agar dana ini benar-benar memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Bojong," tegasnya. Rapat koordinasi terkait penggunaan dana ini telah beberapa kali dilakukan, melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat.

Posyandu Se-Desa Bojong: Pilar Kesehatan Keluarga

Selain agenda PHBN dan pengelolaan dana desa, peran Posyandu se-Desa Bojong juga tak luput dari perhatian. Dengan dukungan penuh dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Bojong, Posyandu terus aktif menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Berbagai kegiatan rutin seperti imunisasi, penimbangan balita, penyuluhan gizi, dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil terus digalakkan. Ketua TP-PKK Desa Bojong, Ibu Rina Susanti, menjelaskan, "TP-PKK berkomitmen penuh untuk mendukung program-program Posyandu. Kesehatan keluarga adalah fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan gizi seimbang."

Keberhasilan Posyandu dalam menjangkau masyarakat tidak lepas dari peran aktif kader-kader Posyandu yang berdedikasi. Mereka adalah ujung tombak yang tak kenal lelah mengedukasi dan melayani masyarakat di setiap pelosok desa.

Peringatan Hari Besar Nasional di Desa Bojong tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk menunjukkan potensi dan kekuatan Desa Bojong dari berbagai aspek, mulai dari kreativitas warga, transparansi pengelolaan anggaran, hingga komitmen terhadap kesehatan masyarakat. Diharapkan, semangat kebersamaan dan inovasi ini akan terus berlanjut untuk membawa Desa Bojong menuju masa depan yang lebih baik.

Peningkatan Kapasitas Posyandu di Kecamatan Ibun Dimulai: Desa Neglasari Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Tahun 2025

 Peningkatan Kapasitas Posyandu di Kecamatan Ibun Dimulai: Desa Neglasari Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Tahun 2025




IBUN, 11 July 2025] – Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar terus digencarkan. Hari ini, bertempat di Balai Desa Neglasari, Kecamatan Ibun, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu tingkat Kecamatan Ibun untuk tahun 2025. Acara ini dihadiri oleh perwakilan kader Posyandu dari seluruh desa di Kecamatan Ibun, jajaran pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.

Sosialisasi ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung,melalui Dinas Kesehatan dan jajaran Kecamatan Ibun dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan masyarakat secara umum. Desa Neglasari dipilih sebagai lokasi sosialisasi perdana untuk tahun ini, menandai komitmen bersama dalam pemerataan informasi dan pelatihan.

Dalam sambutannya, Bapak Camat Ibun menyampaikan pentingnya peran aktif kader Posyandu dalam mendeteksi dini masalah kesehatan, memberikan edukasi, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. "Posyandu bukan hanya sekadar tempat penimbangan balita, namun juga pusat informasi dan pelayanan kesehatan yang esensial bagi masyarakat. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru," ujarnya.

Materi sosialisasi mencakup berbagai aspek, mulai dari pembaruan modul pelayanan Posyandu, tata kelola administrasi yang lebih efektif, pemanfaatan teknologi informasi untuk pendataan, hingga strategi komunikasi yang lebih persuasif kepada masyarakat. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan Puskesmas Kecamatan Ibun, yang memiliki keahlian di bidang kesehatan masyarakat.

Para peserta, khususnya kader Posyandu, terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab menjadi bagian penting dari acara ini, memungkinkan para kader untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Ibu  Posyandu, , salah seorang kader dari Desa Neglasari, mengungkapkan apresiasinya. "Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami para kader. Banyak informasi baru yang kami dapatkan, terutama mengenai penanganan stunting dan gizi buruk yang saat ini menjadi perhatian utama. Kami berharap ilmu ini dapat kami terapkan untuk melayani masyarakat dengan lebih baik," katanya.

Kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu ini direncanakan akan terus berlanjut secara berkala di Kecamatan Ibun, sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam mencapai target pembangunan kesehatan di tingkat lokal. Diharapkan, dengan semakin kuatnya kapasitas Posyandu, angka kesakitan dan kematian ibu dan anak dapat ditekan, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat.

KULINERAN TRADISIONAL,JELANG LIPUTAN NEWS DI KAB.BANDUNG

 


Penyaluran BLT Dana Desa Tahap 1 di Desa Wangi Sagara Berjalan Lancar, Warga Terima Rp 300.000

 Penyaluran BLT Dana Desa Tahap 1 di Desa Wangi Sagara Berjalan Lancar, Warga Terima Rp 300.000



Wangi Sagara, [11 Juli 2025] – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap 1 untuk tahun anggaran 2025 di Desa Wangi Sagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, telah sukses dilaksanakan pada bulan Juli ini. Sebanyak 200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp 300.000,00 per kepala keluarga.


Acara penyaluran yang bertempat di aula Desa Wangi Sagara ini berlangsung tertib dan kondusif, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Majalaya, Bapak Gugum Gumilar, dan Kepala Desa Wangi Sagara, Bapak H. Enjang Gandi.


Dalam sambutannya, Camat Gugum Gumilar menekankan pentingnya penggunaan BLT ini secara bijak oleh masyarakat. "Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi saat ini. Kami berharap dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok dan bukan untuk hal-hal yang tidak mendesak," ujar Bapak Gugum.

Senada dengan Camat, Kepala Desa H. Enjang Gandi juga menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran penyaluran BLT ini. "Alhamdulillah, penyaluran BLT Dana Desa tahap pertama ini berjalan lancar. Kami berupaya semaksimal mungkin agar bantuan ini tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh warga Desa Wangi Sagara yang membutuhkan," terang H. Enjang. Beliau juga menambahkan bahwa data penerima telah diverifikasi dengan cermat untuk memastikan tidak ada duplikasi dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.


Salah seorang penerima BLT, Ibu Aminah (55), mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Sangat membantu sekali, Pak. Uang ini akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan dapur dan sedikit untuk biaya sekolah cucu," katanya dengan senyum.


Penyaluran BLT Dana Desa ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, daya beli masyarakat dapat meningkat dan roda perekonomian di tingkat desa semakin bergerak.