Iklan

30 Agu 2025

Warga Desa Pinggirsari Sambut Gembira Peresmian Lapangan Sepak Bola Baru ​ARJASARI

Warga Desa Pinggirsari Sambut Gembira Peresmian Lapangan Sepak Bola Baru

ARJASARI, RADARJURNAL.COM — Suasana meriah menyelimuti Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari, pada Sabtu (30/08). Ratusan warga tumpah ruah untuk menyaksikan peresmian lapangan sepak bola desa yang telah lama dinantikan. Peresmian ini menjadi momen bersejarah dan disambut antusias oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya para pencinta olahraga.

​Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Desa Pinggirsari, Bapak Asep Syamsudin, S.Ag., dan Kepala Kecamatan Arjasari. Tak ketinggalan, peresmian ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga serta Anggota DPRD Kabupaten Bandung, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan fasilitas olahraga di desa.

​Dalam sambutannya, Kepala Desa Pinggirsari, Bapak Asep Syamsudin, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan lapangan ini. "Lapangan sepak bola ini bukan hanya sekadar tempat bermain, tapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, wadah untuk menumbuhkan bibit-bibit atlet lokal, dan yang terpenting, menjadi ruang positif bagi generasi muda kita," ujarnya.


​Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik dari pemerintah daerah maupun swadaya masyarakat, sehingga proyek ini bisa terwujud. "Semoga lapangan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan yang bermanfaat," tambahnya.

​Kepala Kecamatan Arjasari juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, pembangunan fasilitas olahraga di tingkat desa merupakan langkah strategis untuk memajukan potensi daerah. "Pemerintah Kecamatan Arjasari akan terus mendukung inisiatif-inisiatif positif dari desa, terutama yang berkaitan dengan pembinaan pemuda dan olahraga. Lapangan ini adalah bukti nyata komitmen kita," jelasnya.

​Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan tendangan bola pertama oleh Kepala Desa Pinggirsari, yang disusul dengan pertandingan persahabatan antara tim sepak bola Desa Pinggirsari melawan tim dari desa tetangga. Pertandingan berlangsung seru dan penuh semangat, disaksikan oleh para penonton yang tak henti-hentinya memberikan dukungan.

​Kehadiran lapangan sepak bola baru ini diharapkan dapat memotivasi para pemuda Desa Pinggirsari untuk lebih giat berlatih dan mengukir prestasi. Selain itu, lapangan ini juga bisa menjadi pusat kegiatan olahraga dan rekreasi bagi seluruh warga, menjadikannya ikon baru kebanggaan desa.

​#DesaPinggirsari #Arjasari #PeresmianLapanganBola #SepakBolaDesa #Olahraga #KabupatenBandung #PemudaOlahraga #SaranaOlahraga #LapanganSepakBolaBaru

28 Agu 2025

Rotasi Kepemimpinan: Kapolsek Wilayah X Resmi Berganti

Rotasi Kepemimpinan: Kapolsek Wilayah X Resmi Berganti


#Polsek #RotasiJabatan #Kamdagri

Cimanggung, Sumedang - Jabatan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di sebuah wilayah di Kabupaten Sumedang resmi berganti. Perwira berpangkat Kompol,Kompol Aan Supriatna, kini menjabat sebagai Kapolsek yang baru, menggantikan Kompol Karyaman yang akan melanjutkan tugas di tempat yang baru.

​Acara pisah sambut yang penuh kehangatan ini diadakan pada hari Kamis, 28 Agustus 2025. Proses serah terima jabatan (sertijab) ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari jajaran anggota kepolisian setempat, perwakilan militer, pemerintahan desa setempat, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama. Suasana haru dan bangga menyelimuti acara, menunjukkan eratnya hubungan antara kepolisian dan masyarakat di wilayah tersebut.

​Dalam sambutannya, Kompol Karyaman menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota dan masyarakat wilayah tersebut atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan selama ia bertugas. "Saya sangat berterima kasih atas dukungan dan sinergi yang luar biasa selama saya menjabat di sini. Tanpa kerja sama yang baik, tugas-tugas kepolisian tidak akan berjalan optimal," ujarnya.

​Ia juga berpesan agar sinergi yang telah terjalin dengan baik dapat terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan Kapolsek yang baru. "Saya yakin di bawah pimpinan Kompol Aan Supriatna, Polsek ini akan semakin maju dan mampu menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat dengan lebih baik lagi," tambahnya.

​Sementara itu, Kompol Aan Supriatna dalam sambutan perdananya mengungkapkan rasa syukur dan kehormatannya bisa bertugas di Polsek tersebut. "Saya mohon dukungan dari seluruh anggota dan masyarakat. Saya siap melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik dan akan berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tegasnya.

​Kompol Aan Supriatna juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi lain dan pemerintah daerah, demi menciptakan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif. Acara pisah sambut diakhiri dengan pemberian cinderamata dan sesi foto bersama, menandai berakhirnya masa tugas Kompol Karyaman dan dimulainya era baru kepemimpinan Kompol Aan Supriatna di wilayah tersebut.

27 Agu 2025

Wamen BUMN Kunjungi Perumahan di Jawa Barat, Tinjau Pembangunan 3.000 Unit Rumah dan Rencana Masjid Jami

 Wamen BUMN Kunjungi Perumahan di Jawa Barat, Tinjau Pembangunan 3.000 Unit Rumah dan Rencana Masjid Jami


 BANDUNG — MAJALAYA  pejabat tinggi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertanggung jawab atas kawasan permukiman melakukan kunjungan kerja ke sebuah perumahan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung proyek pembangunan perumahan dan infrastruktur pendukungnya.


 Pejabat tersebut meninjau progres pembangunan perumahan yang ditargetkan mencapai 3.000 unit. Hingga saat ini, 1.300 unit rumah telah selesai dibangun dan siap untuk dihuni. Dalam kunjungannya, pejabat ini juga membahas rencana pembangunan fasilitas pendukung, termasuk sebuah Masjid Jami, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ibadah bagi para penghuni perumahan tersebut.


 Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan hunian layak bagi masyarakat, sejalan dengan program-program yang dijalankan oleh kementerian terkait. Selain itu, peninjauan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.


 #BUMN #KawasanPermukiman #Perumahan #JawaBarat #Pembangunan #RumahSubsidi #Infrastruktur #ProyekPe

merintah

MENGAWAL AKUNTABILITAS DANA DESA: KUNJUNGAN INSPEKTORAT JENDERAL DI RANCAKASUMBA

 MENGAWAL AKUNTABILITAS DANA DESA: KUNJUNGAN INSPEKTORAT JENDERAL DI RANCAKASUMBA


 Dana Desa telah menjadi tulang punggung pembangunan di berbagai pelosok Tanah Air. 


Milyaran rupiah digelontorkan setiap tahun untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup, dan membangun infrastruktur di tingkat desa. Namun, dengan besarnya anggaran yang dikelola, akuntabilitas dan transparansi menjadi hal yang krusial. Dalam konteks ini, peran pengawasan menjadi sangat penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan sesuai peruntukannya.


 Pada Selasa, 26 Agustus 2025, Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, mendapatkan kehormatan menjadi salah satu lokasi kunjungan Inspektorat Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kunjungan ini bukanlah sekadar formalitas, melainkan bagian dari program pemantauan dan koordinasi rutin yang bertujuan untuk memastikan penggunaan dana desa berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.


 Dialog Terbuka dan Evaluasi Langsung

 Kunjungan tim Inspektorat Jenderal ke Desa Rancakasumba disambut langsung oleh Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa, BPD, dan perwakilan masyarakat. Dalam sesi dialog yang berlangsung hangat, tim Irjen meninjau secara langsung berbagai dokumen perencanaan dan pelaporan penggunaan dana desa, mulai dari APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) hingga laporan pertanggungjawaban kegiatan.

 Salah satu fokus utama dalam kunjungan ini adalah penyerapan anggaran dan realisasi program. Tim Irjen mengevaluasi apakah program-program yang telah direncanakan, seperti pembangunan jalan, perbaikan saluran air, atau pemberdayaan ekonomi masyarakat, telah terlaksana sesuai target dan spesifikasi yang ditetapkan. Proses ini melibatkan pengecekan fisik di lapangan, verifikasi data, dan wawancara dengan pihak-pihak terkait.


 Bukan Mencari Kesalahan, tapi Memberikan Pendampingan

 Masyarakat Rancakasumba melihat kunjungan ini bukan sebagai 'inspeksi' yang menakutkan, melainkan sebagai bentuk pendampingan dan pembinaan. Inspektorat Jenderal tidak hanya datang untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memberikan masukan, rekomendasi, dan solusi atas tantangan yang dihadapi oleh pemerintah desa.


 Misalnya, tim Irjen memberikan panduan praktis tentang cara pengadministrasian yang lebih rapi, strategi pengelolaan keuangan yang lebih efisien, dan tips untuk menghindari potensi penyimpangan. Ini adalah langkah proaktif yang sangat membantu perangkat desa dalam menjalankan tugas mereka dengan lebih baik. Dengan demikian, kunjungan ini berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas bagi aparatur desa.


 Mendorong Akuntabilitas Partisipatif

 Kunjungan Inspektorat Jenderal ini juga menjadi momentum penting untuk mendorong akuntabilitas partisipatif. Dengan adanya pengawasan dari pihak eksternal, pemerintah desa semakin termotivasi untuk melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaan dana desa, mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci untuk memastikan transparansi dan keberhasilan program pembangunan desa.


 Secara keseluruhan, kunjungan ini menegaskan kembali komitmen pemerintah pusat dalam mengawal program Dana Desa. Desa Rancakasumba menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah desa dan lembaga pengawas dapat menciptakan tata kelola yang baik dan transparan. Dengan demikian, harapan untuk mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan melalui dana desa dapat terwujud.

25 Agu 2025

Danramil Cicalengka Berganti Pimpinan, Kapt. Inf. Purwanto Pamit, Inf. Sumarna Chaerul Siap Lanjutkan Pengabdian

 Danramil Cicalengka Berganti Pimpinan, Kapt. Inf. Purwanto Pamit, Inf. Sumarna Chaerul Siap Lanjutkan Pengabdian


 

CICALENGKA – Estafet kepemimpinan di Komando Rayon Militer (Koramil) 2402/Cicalengka, Kabupaten Bandung, resmi berganti. Acara Lepas Sambut Komandan Koramil (Danramil) digelar dengan penuh khidmat di Aula Makoramil 2402/Cicalengka pada Senin, 25 Agustus 2025. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Kapt. Inf. Purwanto, kini diserahkan kepada Inf. Sumarna Chaerul.


 Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cicalengka, para kepala desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan ormas dan warga sekitar. Suasana haru dan bangga bercampur menjadi satu, menandai berakhirnya masa tugas Kapt. Inf. Purwanto yang telah mengabdi di Cicalengka selama tiga tahun.


 Dalam sambutannya, Kapt. Inf. Purwanto menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas dukungan dan kerja sama yang terjalin selama ini. "Tanpa dukungan dari seluruh pihak, mustahil tugas ini bisa berjalan dengan baik. Saya mohon pamit dan berharap silaturahmi kita tetap terjalin," ujarnya dengan suara bergetar. Ia juga berpesan agar seluruh jajaran dan masyarakat Cicalengka senantiasa menjaga sinergitas dengan Danramil yang baru.


 Sementara itu, Inf. Sumarna Chaerul sebagai Danramil yang baru, memperkenalkan diri dan menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan. "Saya mohon dukungan dan bimbingan dari semua pihak agar tugas ini dapat saya laksanakan dengan baik. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Cicalengka," tegasnya. Inf. Sumarna juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat.



 Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi kepada Kapt. Inf. Purwanto. Momen ini menjadi saksi bisu betapa eratnya hubungan yang telah dibangun oleh Kapt. Inf. Purwanto dengan masyarakat Cicalengka. Selamat bertugas di tempat yang baru, Kapt. Inf. Purwanto! Selamat datang dan selamat bertugas, Inf. Sumarna Chaerul!.

#Danramil #DanramilCicalengka #Koramil2402Cicalengka #TNIAD #TentaraNasionalIndonesia #KabupatenBandung #Cicalengka #Sertijab #LepasSambut #TNI

24 Agu 2025

Meriahnya Pesta Rakyat Desa Sukamukti: Rayakan Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong

 Meriahnya Pesta Rakyat Desa Sukamukti: Rayakan Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong


MAJALAYA, KABUPATEN BANDUNG – Warga Desa Sukamukti, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan. Selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu (23-24 Agustus 2025), Lapangan Rancawalas menjadi pusat kemeriahan dalam acara Pesta Rakyat Semarak Kemerdekaan.

Berbagai perlombaan tradisional dan hiburan menarik disajikan untuk seluruh lapisan masyarakat. Sejak pagi, Lapangan Rancawalas sudah dipenuhi oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang antusias mengikuti serangkaian acara. Lomba-lomba yang digelar tak hanya menghibur, tetapi juga membangkitkan semangat sportivitas dan kekompakan.

Salah satu momen yang paling ditunggu adalah lomba panjat pinang. Sembilan pohon pinang yang telah dilumuri oli berdiri tegak, siap ditaklukkan oleh para peserta. Gelak tawa dan sorak sorai penonton pecah saat melihat perjuangan tim-tim yang berusaha mencapai puncak untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik. "Ini bukan sekadar lomba, tapi simbol perjuangan kita bersama. Hadiahnya memang menggiurkan, tapi yang paling penting adalah kebersamaannya," ujar Agus, salah satu peserta dari RW 05.

Selain itu, ada juga lomba balap karung, tarik tambang, dan makan kerupuk yang selalu berhasil mengundang tawa. Anak-anak tampak gembira saat berpacu dalam balap karung, sementara para ibu-ibu dengan lincahnya berusaha menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa menggunakan tangan.

Ketua Panitia, Bapak Yayat Hidayat, mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya acara ini. "Kami sangat bangga melihat antusiasme warga. Pesta rakyat ini adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan persatuan yang harus terus kita jaga. Ini bukan hanya perayaan, tapi juga momen untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga," kata Yayat.

Puncak acara pada Minggu malam dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari berbagai sanggar lokal dan penampilan musik dari band-band pemuda desa. Kemeriahan ini ditutup dengan pesta kembang api yang menerangi langit malam Majalaya, menjadi penanda berakhirnya rangkaian acara peringatan kemerdekaan yang meriah.

Pesta Rakyat Semarak Kemerdekaan Desa Sukamukti tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga cermin kebersamaan dan semangat persatuan yang kuat di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong, warga Desa Sukamukti membuktikan bahwa kemerdekaan adalah milik bersama dan harus dirayakan dengan penuh sukacita.

#sukamukti #infomajalaya #kabupatenbandung 


Semarak Kemerdekaan ke-80, Warga Desa Padaulun Gelar Pesta Rakyat Penuh Semangat

 Semarak Kemerdekaan ke-80, Warga Desa Padaulun Gelar Pesta Rakyat Penuh Semangat


MAJALAYA, Bandung – Semangat kemerdekaan membara di Desa Padaulun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Ribuan warga tumpah ruah dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar meriah pada Minggu, 17 Agustus 2025. Acara yang dipusatkan di lapangan utama desa ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Padaulun, Ayi Rukmana, serta seluruh perangkat desa dan tokoh masyarakat.

Berbagai kegiatan menarik dan perlombaan tradisional diselenggarakan sejak pagi hari, menarik partisipasi antusias dari anak-anak hingga orang dewasa. Perlombaan yang sudah menjadi tradisi tahunan seperti balap karung, panjat pinang, dan tarik tambang menjadi primadona yang mengundang gelak tawa dan sorakan semangat. Kemeriahan semakin terasa saat tim ibu-ibu beradu kekompakan dalam lomba joget balon dan memasukkan paku ke dalam botol.

Kepala Desa Padaulun, Ayi Rukmana, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya melihat kekompakan dan semangat gotong royong warga. "Peringatan HUT RI ke-80 ini bukan hanya sekadar perayaan, tapi juga momen untuk kita merenung dan mengenang jasa para pahlawan. Semangat persatuan dan kerja keras yang mereka tanamkan, kita wujudkan dalam setiap langkah membangun desa kita tercinta," ujar Kades Ayi.

Rangkaian acara ditutup dengan malam kesenian yang menampilkan pertunjukan dari berbagai komunitas lokal. Mulai dari tarian tradisional, pentas seni dari karang taruna, hingga penampilan grup musik lokal yang membawakan lagu-lagu perjuangan. Suasana haru dan bangga bercampur aduk saat seluruh warga bersama-sama menyanyikan lagu "Hari Merdeka".

Peringatan HUT RI ke-80 di Desa Padaulun tahun ini mengusung tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", sejalan dengan tema nasional yang dicanangkan pemerintah. Melalui serangkaian kegiatan yang digelar, Desa Padaulun tak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan dan semangat kebersamaan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.


Warga Wangisagara Rayakan HUT RI ke-80 dengan Penuh Semangat dan Kegembiraan

 Warga Wangisagara Rayakan HUT RI ke-80 dengan Penuh Semangat dan Kegembiraan


WANGISAGARA – Desa Wangisagara, yang terletak di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, diselimuti aura kegembiraan pada Minggu, 24 Agustus 2025. Ratusan warga tumpah ruah di Gedung Budaya untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini menjadi lebih istimewa karena dihadiri langsung oleh Kepala Desa Wangisagara, Bapak Enjang Gandhi, yang turut larut dalam kebahagiaan bersama warganya.


Sejak pagi, suasana di Gedung Budaya sudah sangat meriah. Berbagai hiasan bernuansa merah-putih menghiasi setiap sudut ruangan, mencerminkan semangat patriotisme yang membara. Warga, dari anak-anak hingga orang dewasa, antusias mengikuti serangkaian acara yang telah disiapkan oleh panitia.


Kepala Desa Enjang Gandhi: "Semangat Gotong Royong Adalah Kunci"


Dalam sambutannya, Kepala Desa Enjang Gandhi menyampaikan rasa bangganya melihat antusiasme dan kekompakan warga Wangisagara. "Peringatan HUT RI ke-80 ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen untuk kita merenungkan kembali arti kemerdekaan, yang direbut dengan pengorbanan luar biasa oleh para pahlawan kita," ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan persatuan dalam membangun desa. "Kebahagiaan yang kita rasakan hari ini adalah cerminan dari persatuan kita. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa terus maju dan menjadikan Wangisagara desa yang lebih makmur dan sejahtera," tambahnya, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.


Beragam Lomba dan Hiburan Menghidupkan Suasana

Puncak acara dimeriahkan dengan berbagai perlombaan tradisional yang mengundang gelak tawa. Lomba balap karung, makan kerupuk, hingga tarik tambang diikuti dengan penuh semangat oleh peserta. Para ibu-ibu juga tidak mau kalah dengan ikut serta dalam lomba memasak masakan khas Sunda, menunjukkan kreativitas dan kebersamaan mereka.


Selain perlombaan, acara juga dimeriahkan oleh pentas seni dari para pemuda-pemudi desa. Tarian tradisional, pertunjukan musik, dan pembacaan puisi membuat suasana semakin hidup. Momen paling mengharukan adalah saat paduan suara anak-anak membawakan lagu-lagu nasional, mengingatkan semua yang hadir akan jasa-jasa para pahlawan.


Salah satu warga, Ibu Siti (45), mengungkapkan perasaannya. "Senang sekali bisa berkumpul dan merayakan bersama seperti ini. Rasanya kebersamaan kami semakin kuat. Terima kasih Pak Kepala Desa sudah hadir dan memeriahkan acara ini," tuturnya sambil tersenyum.


Penutup yang Berkesan

Acara perayaan HUT RI ke-80 ditutup dengan doa bersama dan makan siang bersama, di mana semua warga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Momen ini menjadi penutup yang manis, memperkuat tali silaturahmi antarwarga dan pemerintah desa.


Perayaan HUT RI ke-80 di Desa Wangisagara bukan hanya tentang kegembiraan, tetapi juga tentang persatuan dan semangat gotong royong yang menjadi landasan utama bagi kemajuan desa. Kehadiran Kepala Desa yang membaur dengan warganya membuktikan bahwa kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan kebahagiaan bersama.


23 Agu 2025

Aksi Kolaborasi Legislatif: Dr. Netty dan Ahmad Heryawan Ajak Warga Cicalengka Hidup Sehat dan Tanggulangi Malaria

 Aksi Kolaborasi Legislatif: Dr. Netty dan Ahmad Heryawan Ajak Warga Cicalengka Hidup Sehat dan Tanggulangi Malaria

CICALENGKA – Sinergi lintas komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terwujud dalam acara sosialisasi kesehatan yang berlangsung meriah di area kolam renang Universitas Bale Bandung (UNIBA) Cicalengka, Kabupaten Bandung, Sabtu (23/8). Kegiatan bertajuk "Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Pencegahan dan Pengendalian Malaria" ini dihadiri oleh dua tokoh nasional, yakni Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si. dari Komisi IX DPR RI dan Ahmad Heryawan (Aher) dari Komisi II DPR RI.



​Acara yang didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini disambut antusias oleh ratusan warga. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya pola hidup sehat dan pencegahan penyakit menular, khususnya malaria.


​Peran Kritis Germas dalam Mencegah Penyakit

​Dalam sesi sosialisasi, Dr. Hj. Netty Prasetiyani, yang dikenal sebagai pakar di bidang kesehatan dan sosial, menjelaskan pentingnya Germas sebagai langkah preventif. Anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan ini menegaskan bahwa Germas bukan sekadar imbauan, melainkan kunci untuk menciptakan masyarakat yang produktif.


​"Germas itu intinya tiga hal yang sederhana namun fundamental: melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, mengonsumsi buah dan sayur, serta tidak merokok," papar Dr. Netty. "Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini, kita dapat mengurangi beban penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung, yang saat ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat."


​Ahmad Heryawan Soroti Dukungan Pemerintah untuk Kesejahteraan Rakyat

​Sementara itu, kehadiran Ahmad Heryawan (Aher), Anggota Komisi II DPR RI, memberikan perspektif yang berbeda namun tak kalah penting. Sebagai mantan Gubernur Jawa Barat, Aher menyoroti Germas dari sudut pandang kebijakan dan pembangunan daerah.


​Aher menegaskan bahwa pembangunan suatu daerah tidak akan optimal tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang sehat. "Kesehatan masyarakat adalah aset terbesar. Anggota Komisi II yang fokus pada pemerintahan dan otonomi daerah melihat bahwa program-program kesehatan seperti Germas dan upaya penanggulangan malaria adalah fondasi utama bagi kemajuan wilayah," ujar Aher.


​Ia juga menekankan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif, yang salah satunya diwujudkan melalui dukungan dari Kemenkes. "Acara hari ini adalah contoh nyata bagaimana kita bersinergi. Komisi IX fokus pada substansi kesehatan, sementara Komisi II memastikan regulasi dan dukungan anggaran berjalan dengan baik demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera," tambahnya, disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.


​Kolaborasi dan Edukasi yang Efektif

​Selain paparan dari kedua narasumber, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif yang menunjukkan tingginya minat warga terhadap isu kesehatan. Diskusi juga membahas langkah-langkah praktis pencegahan malaria, seperti Menerapkan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang) dan menghindari gigitan nyamuk dengan kelambu atau losion.


​Acara ini tidak hanya sukses dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan, tetapi juga dalam membangun kesadaran kolektif bahwa tanggung jawab untuk hidup sehat adalah milik semua pihak, mulai dari individu, masyarakat, hingga pemerintah. Kehadiran dua tokoh dari komisi berbeda ini menjadi bukti nyata komitmen DPR RI untuk terus mengawal isu-isu yang langsung menyentuh kehidupan rakyat.


Aksi Nyata Gerakan Hidup Sehat dan Pencegahan Malaria di Cicalengka

Aksi Nyata Gerakan Hidup Sehat dan Pencegahan Malaria di Cicalengka

​CICALENGKA – Ratusan warga Cicalengka, Kabupaten Bandung, antusias mengikuti kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), serta Pencegahan dan Pengendalian Malaria yang diselenggarakan di area kolam renang Universitas Bale Bandung (UNIBA) pada Sabtu (23/8). Acara ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si, anggota Komisi IX DPR RI, yang dikenal aktif dalam isu-isu kesehatan.

​Mendorong Gaya Hidup Sehat di Tengah Masyarakat

​Dalam sambutannya, Dr. Netty Prasetiyani menekankan pentingnya Germas sebagai upaya preventif untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Ia menjelaskan bahwa gerakan ini tidak hanya sebatas anjuran, tetapi merupakan fondasi bagi terciptanya masyarakat yang produktif dan sejahtera.


​"Germas itu intinya tiga hal: melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, mengonsumsi buah dan sayur, serta tidak merokok," ujar Dr. Netty. "Dengan menerapkan pola hidup sehat, kita bisa mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung."

#germas #Dprri #komisiIxdprri #Dr.Hj.nettyprasetiyani #kabupatenbandung #provinsijabar #gerakanmasyarakathidupsehat #kemenkesri  

22 Agu 2025

Kunci Impian Ribuan Keluarga Jawa Barat: Menteri Maruar Sirait Serahkan Rumah Subsidi di Sumedang

 Kunci Impian Ribuan Keluarga Jawa Barat: Menteri Maruar Sirait Serahkan Rumah Subsidi di Sumedang




 SUMEDANG – Sebanyak 1.080 keluarga di Jawa Barat kini bisa bernapas lega. Impian mereka untuk memiliki rumah sendiri akhirnya menjadi kenyataan. Pada Jumat, 22 Agustus 2025, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruar Sirait, secara simbolis menyerahkan replika kunci kepada para debitur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di kawasan Pabrik Kahatex, Jalan Raya Garut-Bandung, Kabupaten Sumedang.

 Acara ini menandai momentum penting dalam upaya pemerintah untuk mencapai target tiga juta rumah yang dicanangkan. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank BJB, dan Bank BJB Syariah untuk menggelar akad massal dan serah terima kunci rumah subsidi. Ribuan unit rumah ini diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.


 Dalam sambutannya, Menteri Maruar Sirait menyampaikan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap keluarga di Indonesia memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. "Rumah adalah hak dasar. Kami terus bekerja keras agar program ini berjalan sukses dan menjangkau lebih banyak masyarakat," ujarnya. Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perbankan yang menjadi kunci keberhasilan program ini.

 Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengatasi tantangan perumahan. "Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mendukung penuh setiap inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui ketersediaan rumah layak huni," katanya.

 Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Sumedang, Kapolres Sumedang, dan Direktur Kahatex. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap program perumahan subsidi ini. Dengan adanya serah terima kunci ini, diharapkan para keluarga penerima manfaat dapat segera menempati rumah baru mereka dan memulai babak baru dalam kehidupan.

 #RumahSubsidi #MaruarSirait #TigaJutaRumah #PerumahanRakyat #KPR #BankBJB #Sumedang #JawaBarat #FLPP

21 Agu 2025

Raindra M. Oto Muharam, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Serap Aspirasi Warga di Reses Dapil 5

 Raindra M. Oto Muharam, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Serap Aspirasi Warga di Reses Dapil 5

 MAJALAYA, BANDUNG – Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. Raindra M. Oto Muharam, S.Kom., MM., mengadakan kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2025 di daerah pemilihannya (Dapil) 5. Acara yang digelar pada Kamis, 21 Agustus 2025, ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi dan masukan langsung dari masyarakat.


 Kegiatan reses yang berlangsung di wilayah Dapil 5, yang meliputi Kecamatan Nagreg, Rancaekek, dan Cicalengka, ini dihadiri oleh ratusan warga. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan dan usulan yang diajukan, mencerminkan harapan besar mereka terhadap perwakilan rakyatnya.


 Dalam sambutannya, Dr. Raindra menekankan pentingnya reses sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah. "Reses bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan bagi kami untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan Bapak/Ibu sekalian. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD," ujarnya.


 Isu Utama yang Disampaikan Warga

 Beberapa isu utama yang dominan disampaikan oleh warga meliputi:

 Perbaikan infrastruktur jalan dan drainase.

 Peningkatan layanan kesehatan.

 Bantuan untuk pelaku UMKM.

 Ketersediaan air bersih dan pupuk.

 Salah satu warga, Ibu Siti, menyampaikan harapannya agar perbaikan jalan di desanya dapat segera direalisasikan. "Jalan di tempat kami sudah banyak yang rusak dan berlubang, sangat membahayakan pengendara. Kami berharap Pak Raindra bisa membantu memperjuangkan perbaikan ini," tuturnya.


 Komitmen untuk Mengawal Aspirasi

 Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dr. Raindra memastikan akan mengawal setiap usulan yang masuk. "Semua masukan sudah kami catat dengan baik. Setelah reses ini, kami akan merumuskannya dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dan memperjuangkannya dalam rapat-rapat komisi maupun sidang paripurna. Kami berkomitmen untuk memastikan aspirasi ini dapat direalisasikan dalam program kerja pemerintah daerah," tegasnya.



 Kegiatan reses ditutup dengan sesi dialog yang interaktif, di mana Dr. Raindra mengajak masyarakat untuk terus aktif mengawasi kinerja para wakilnya di DPRD demi pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih baik.


 #DPRDKabupatenBandung #RaindraOtoMuharam #ResesDapil5 #AspirasiWarga #PartaiDemokrat #Bandung #PembangunanDaerah

Walikota Cimahi Hadiri Perayaan HUT RI ke-80 di Kecamatan Cimahi Selatan

 Walikota Cimahi Hadiri Perayaan HUT RI ke-80 di Kecamatan Cimahi Selatan




 CIMAHI SELATAN — Walikota Cimahi, yPurn.Lethkol  Ngatiana  hari ini turut hadir memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Kecamatan Cimahi Selatan. Acara puncak perayaan tersebut berlangsung meriah di lokasi ikonik, Techno Park Cimahi Selatan, pada Kamis, 21 Agustus 2025.


 Kedatangan Walikota disambut langsung oleh Ibu Camat Cimahi Selatan, Ibu Rika martiana.S.Stp, beserta jajaran pemerintah kecamatan dan ribuan warga yang telah berkumpul sejak pagi. Dalam sambutannya, Walikota Junaedi mengapresiasi semangat gotong royong dan antusiasme masyarakat Cimahi Selatan dalam merayakan hari bersejarah ini.


 "Peringatan HUT RI ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momen refleksi bagi kita semua. Mari jadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk terus membangun Cimahi menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan," ujar Walikota.


 Berbagai rangkaian acara menarik digelar, mulai dari pawai budaya, lomba-lomba tradisional seperti panjat pinang dan balap karung, hingga pertunjukan seni dari sanggar lokal. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pameran produk UMKM yang menampilkan kerajinan tangan dan kuliner khas Cimahi.


 Ibu Camat Rika martiana S.stp menyampaikan terima kasih atas kehadiran Walikota. "Kehadiran Bapak Walikota menjadi kebanggaan bagi kami dan bukti perhatian beliau terhadap seluruh elemen masyarakat. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga," tuturnya.


 Acara ditutup dengan hiburan musik dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin. Peringatan HUT RI ke-80 di Cimahi Selatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kebersamaan masih terus berkobar di hati masyarakat.


#pemkotcimahi #kecamatancimahiselatan #kotacimahi #walikotacimahi 

Suara Merdu dan Kelucuan Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Cimahi Selatan Karaoke dan Lomba Tradisional Hibur Warga di Kantor Kecamatan

Suara Merdu dan Kelucuan Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Cimahi Selatan Karaoke dan Lomba Tradisional Hibur Warga di Kantor Kecamatan

 CIMAHI, JAWA BARAT — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Cimahi Selatan berlangsung meriah dan penuh tawa. Kantor Kecamatan Cimahi Selatan menjadi saksi dari berbagai keseruan, mulai dari lomba karaoke, estafet sarung, hingga lomba makan kerupuk yang diikuti antusias oleh ratusan warga.


 Acara yang digelar pada Kamis (21/8) ini tidak hanya menarik perhatian anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Camat Cimahi Selatan, Bapak Budi Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan menyemarakkan semangat kemerdekaan. "Ini adalah momen kebersamaan, di mana kita bisa berkumpul, bersenang-senang, dan merayakan kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dengan penuh kegembiraan," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

 Lomba Karaoke: Ajang Mencari "Idol" Lokal

 Lomba karaoke menjadi salah satu primadona dalam acara ini. Peserta dari berbagai usia menunjukkan bakat menyanyi mereka di atas panggung dadakan. Dengan iringan musik, para peserta melantunkan lagu-lagu perjuangan hingga pop dangdut, membuat suasana semakin hidup. Penonton pun ikut bersorak dan bertepuk tangan, memberikan semangat kepada para penyanyi dadakan.

 "Seru sekali, saya tidak menyangka banyak warga Cimahi Selatan yang suaranya bagus-bagus. Ini jadi hiburan yang luar biasa," kata Ani, salah satu penonton yang ikut menyaksikan lomba karaoke.

 Kelucuan Lomba Estafet Sarung dan Makan Kerupuk

 Selain lomba adu suara, dua lomba tradisional, yaitu estafet sarung dan makan kerupuk, menjadi pusat tawa. Dalam lomba estafet sarung, peserta harus bekerja sama untuk memindahkan sarung tanpa menggunakan tangan, membuat mereka terlihat lucu dan kikuk. Kekompakan tim menjadi kunci kemenangan.

 Sementara itu, lomba makan kerupuk tetap menjadi favorit. Dengan tangan terikat di belakang, para peserta berjuang keras menghabiskan kerupuk yang digantung di tali. Ekspresi wajah mereka yang penuh perjuangan mengundang gelak tawa penonton.

 Berbagai perlombaan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di antara masyarakat. Pemenang lomba mendapatkan hadiah menarik, namun yang lebih penting adalah kenangan manis dan kebersamaan yang terjalin selama acara.

 Kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi positif yang terus berlanjut, mengingatkan warga Cimahi Selatan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan dalam merayakan kemerdekaan.

 #HUTRI80 #CimahiSelatan #LombaAgustusan #PerayaanKemerdekaan #Merdeka #Cimahi

19 Agu 2025

KDM Pimpin Kirab Budaya Peringati Hari Jadi Jawa Barat ke-80, Warga Tumpah Ruah di Gedung Sate!

 KDM Pimpin Kirab Budaya Peringati Hari Jadi Jawa Barat ke-80, Warga Tumpah Ruah di Gedung Sate!



 BANDUNG – Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Barat pada Selasa (19/8/2025) berlangsung meriah dan penuh makna. Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Gedung Sate untuk menyaksikan langsung kirab budaya yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. Kirab ini menjadi puncak dari serangkaian acara yang diselenggarakan untuk memperingati hari bersejarah bagi masyarakat Jawa Barat.


 Atmosfer Meriah dan Penuh Warna


 Sejak pagi, kawasan Gedung Sate sudah dipadati oleh masyarakat dari berbagai penjuru. Mereka antusias menunggu dimulainya kirab yang menampilkan beragam kebudayaan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Pukul 09.00 WIB, arak-arakan dimulai. KDM, yang mengenakan pakaian adat Sunda lengkap, berjalan di barisan terdepan dengan didampingi jajaran pejabat Forkopimda.


 "Ini adalah perayaan kita bersama, perayaan kekayaan budaya Jawa Barat yang luar biasa," ujar KDM saat ditemui di sela-sela acara. "Saya bangga melihat antusiasme masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya lokal sangat tinggi."


 Kirab budaya ini menampilkan berbagai kesenian tradisional, mulai dari Sisingaan, Reog, hingga tarian-tarian khas daerah. Alunan musik tradisional berpadu dengan sorak sorai penonton yang terpukau melihat penampilan para seniman. Tidak hanya dari sisi pertunjukan, para peserta kirab juga mengenakan pakaian adat yang beragam, menciptakan sebuah mosaik visual yang indah.


 Pesan KDM: Jaga Persatuan dan Budaya


 Dalam sambutannya, KDM menekankan pentingnya menjaga persatuan dan melestarikan budaya sebagai identitas bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membangun Jawa Barat.


 "Hari Jadi ke-80 ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen refleksi bagi kita semua. Mari kita terus jaga persatuan, pupuk semangat gotong royong, dan lestarikan warisan budaya kita agar tidak lekang oleh zaman," tegas KDM.


 Acara ini juga menjadi ajang bagi KDM untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ia menyempatkan diri menyalami warga dan berfoto bersama. Kehadiran KDM di tengah-tengah masyarakat disambut hangat dan penuh senyum.


 Puncak acara ditutup dengan pertunjukan kolosal yang melibatkan ratusan penari dari berbagai sanggar di Jawa Barat. Acara ini berhasil menciptakan kesan mendalam bagi para penonton, sekaligus menegaskan bahwa Jawa Barat adalah provinsi yang kaya akan seni dan budaya.


 #HariJadiJawaBarat #JawaBarat80 #KirabBudaya #GedungSate #KDM #JabarJuara #BudayaSunda #WonderfulIndonesia

Kirab Budaya Peringati Hari Jadi Jabar, Bupati KBB Jeje Ritchie Ismail Tampil Memukau

 Kirab Budaya Peringati Hari Jadi Jabar, Bupati KBB Jeje Ritchie Ismail Tampil Memukau


 BANDUNG - Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) hingga Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (19/8). Mereka antusias menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-80. Tak hanya menampilkan berbagai seni dan budaya, kirab kali ini juga dihadiri langsung oleh sejumlah kepala daerah. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.


 Bupati Jeje, yang didampingi sang istri, tampil memukau dengan balutan busana adat Sunda. Jeje mengenakan beskap berwarna hijau lumut yang dipadukan dengan sarung dan iket Sunda. Penampilannya terlihat elegan namun tetap memancarkan aura kepemimpinan yang kharismatik. Sambil tersenyum ramah, ia melambaikan tangan kepada masyarakat yang memadati area kirab. Aksi ini sontak disambut sorak-sorai dan tepuk tangan meriah.


 Kirab Budaya ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan keragaman budaya yang dimiliki Jawa Barat. Di bawah kepemimpinan Gubernur DEDI MULYADI, acara ini berhasil menyatukan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama merayakan hari jadi. Kehadiran Bupati Jeje Ritchie Ismail tak hanya sebagai perwakilan Kabupaten Bandung Barat, tetapi juga sebagai simbol komitmennya dalam melestarikan budaya lokal.


 "Jawa Barat kaya akan seni dan budaya. Melalui kirab ini, kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa identitas kita sebagai masyarakat Sunda sangat kuat dan harus terus dilestarikan," ujar Bupati Jeje saat ditemui awak media di sela-sela acara. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Bandung Barat untuk bangga dengan warisan leluhur dan terus mendukung upaya pelestarian budaya.


 Partisipasi aktif Bupati Jeje dalam acara sekelas Hari Jadi Provinsi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kepala daerah lainnya. Peran pemimpin tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga menjaga dan memajukan aset tak ternilai berupa budaya. Momen kebersamaan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar kepala daerah yang turut hadir, memperkuat sinergi untuk kemajuan Jawa Barat secara keseluruhan.


 Perayaan Hari Jadi Jawa Barat tahun ini bukan hanya sekadar seremonial. Di balik kemeriahan kirab, terdapat pesan mendalam tentang persatuan, kebanggaan, dan komitmen untuk membangun Jabar yang lebih maju. Kehadiran para pemimpin daerah, termasuk Bupati Jeje, menjadi bukti nyata bahwa semangat ini hidup dan terus bergelora.


 #HariJadiJabar #JawaBarat #KirabBudaya #BandungBarat #BupatiJejeRitchieIsmail #BudayaSunda #WonderfulWestJava

Dr. Rike Dyah Pitaloka, Anggota DPR RI, Hadiri Kirab Budaya Hari Jadi Provinsi Jawa Barat Ditemani Bupati Purwakarta

 Dr. Rike Dyah Pitaloka, Anggota DPR RI, Hadiri Kirab Budaya Hari Jadi Provinsi Jawa Barat Ditemani Bupati Purwakarta


 BANDUNG - Perayaan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-80 semakin meriah dengan kehadiran tokoh-tokoh penting. Salah satunya adalah Dr. Rike Dyah Pitaloka, anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia. Ia tampak antusias mengikuti Kirab Budaya yang menjadi puncak perayaan, didampingi langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, di Kota Bandung.


 Acara yang dipusatkan di depan Gedung Sate ini menampilkan beragam seni dan budaya dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Selama kirab berlangsung, Dr. Rike Dyah Pitaloka terlihat menikmati setiap pertunjukan, mulai dari tarian tradisional hingga arak-arakan replika kebudayaan khas daerah. Kehadiran tokoh nasional ini menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.


 "Saya sangat bangga melihat kekayaan budaya Jawa Barat yang begitu luar biasa. Ini adalah warisan yang harus terus kita jaga dan lestarikan," ujar Dr. Rike Dyah Pitaloka kepada wartawan. Ia juga menambahkan bahwa kirab budaya seperti ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga ajang untuk memperkuat persatuan dan identitas bangsa.


 Sementara itu, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyambut baik kehadiran Dr. Rike Dyah Pitaloka. "Kehadiran Ibu Rike menjadi semangat tambahan bagi kita semua, terutama dalam upaya memajukan sektor kebudayaan di Jawa Barat, khususnya di Purwakarta," kata Saepul.


 Interaksi hangat antara Dr. Rike dan Bupati Saepul selama acara menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun dan memajukan potensi daerah. Mereka berdua berbaur dengan masyarakat, menyapa, dan berfoto bersama. Hal ini mencerminkan kedekatan para pemimpin dengan rakyatnya.


 Acara Kirab Budaya ini ditutup dengan berbagai pertunjukan seni, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dan penonton. Kehadiran Dr. Rike Dyah Pitaloka dan Bupati Saepul Bahri Binzein menjadi simbol kolaborasi dan komitmen untuk terus memajukan Jawa Barat melalui seni dan budaya.


 #BeritaJabar #HariJadiJabar #KirabBudaya #RikeDyahPitaloka #BupatiPurwakarta #SaepulBahriBinzein #JawaBarat #BudayaIndonesia #GedungSate

Kirab Budaya Hari Jadi Jawa Barat Ke-80: Kang DS Tampil Gagah Kenakan Baju Pangeran Padjadjaran

 Kirab Budaya Hari Jadi Jawa Barat Ke-80: Kang DS Tampil Gagah Kenakan Baju Pangeran Padjadjaran


Bandung – Puncak perayaan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-80 dimeriahkan dengan gelaran Kirab Budaya yang spektakuler di Kota Bandung pada Selasa, 19 Agustus 2025. Acara karnaval yang dimulai dari Gedung Merdeka dan berakhir di Gedung Sate ini menghadirkan kembali nuansa kemegahan kerajaan-kerajaan Sunda di masa lampau.


 Salah satu tokoh yang mencuri perhatian adalah Bupati Bandung Dadang Supriatna, atau yang akrab disapa Kang DS. Tampil gagah menunggangi kuda putih, Kang DS mengenakan kostum Pangeran Padjadjaran berwarna hitam dengan aksen emas yang memesona. Bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, kehadiran Kang DS disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab.


 Dalam momen itu, Kang DS menyampaikan rasa bangga dan gembiranya bisa menjadi bagian dari perayaan bersejarah ini. "Saya sangat gembira dan bangga dapat menjadi bagian dari Kirab Budaya Hari Jadi Jawa Barat ini. Ini adalah momen yang luar biasa untuk kita semua," ujarnya. Ia juga menambahkan, "Mengenakan baju Pangeran Sunda dan menunggangi kuda, saya merasa terhubung langsung dengan masa Kerajaan dulu. Semoga acara ini semakin mempererat rasa cinta kita terhadap Jawa Barat."


 Kirab Budaya ini melibatkan sekitar 5.000 peserta, termasuk para kepala daerah, perwakilan desa, seniman, hingga komunitas budaya dari seluruh Jawa Barat. Mereka berjalan kaki, menunggang kuda, dan bahkan menggunakan kereta kencana, menciptakan suasana yang autentik tanpa kendaraan bermotor. Sebanyak 41 ekor kuda memimpin barisan, menambah kesan megah layaknya prosesi kerajaan sungguhan.


 Selain Bupati Bandung, turut hadir dalam rombongan antara lain Wakil Bupati Ali Syakieb, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, dan para Camat di Kabupaten Bandung. Kemeriahan kirab ini tidak hanya menampilkan keberagaman kostum dan atraksi seni tradisional, tetapi juga membawa kembali ingatan masyarakat akan sejarah panjang Jawa Barat yang kaya akan budaya dan tradisi.


 Menurut Kang DS, acara ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kebanggaan masyarakat akan identitas budaya mereka. "Pak Gubernur ingin masyarakat kembali merasakan kebanggaan akan keragaman sejarah dan budaya yang dimiliki Jawa Barat. Dan kita merasakan kemegahan zaman kerajaan saat ini," pungkasnya.


 #KirabBudaya #HariJadiJabar80 #JawaBarat #Jabar #DadangSupriatna #KangDS #Pemerintahan #LensaPublik

18 Agu 2025

​Remisi HUT RI ke-80: 1.942 Warga Binaan Lapas Bandung Dapat 'Potongan' Hukuman, 28 Langsung Hirup Udara Bebas!

 

​Remisi HUT RI ke-80: 1.942 Warga Binaan Lapas Bandung Dapat 'Potongan' Hukuman, 28 Langsung Hirup Udara Bebas!



​Bandung - Sebanyak 1.942 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lapas Kelas IIA Bandung menerima Surat Keputusan (SK) Remisi pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemberian remisi ini menjadi angin segar bagi para narapidana, bahkan 28 di antaranya bisa langsung menghirup udara bebas.

​Pemberian SK Remisi ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bandung, Aly Syakieb. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Lapas Bandung yang berhasil menciptakan lingkungan pembinaan yang positif sehingga para warga binaan bisa mendapatkan remisi.

​Dua Jenis Remisi Diberikan: Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa

​Kepala Lapas Kelas IIA Bandung, Ahmad Tohari, menjelaskan bahwa tahun ini ada dua jenis remisi yang diberikan, yaitu remisi umum dan remisi dasawarsa. Remisi umum diberikan dalam rangka memperingati HUT RI, sementara remisi dasawarsa diberikan setiap 10 tahun sekali.

  • Remisi Umum: Diberikan kepada 964 orang dengan pengurangan masa tahanan yang bervariasi, mulai dari satu hingga tiga bulan.
  • Remisi Dasawarsa: Diberikan kepada 978 orang. Perhitungannya adalah seperduabelas dari masa pidana, dengan pengurangan masa tahanan hingga tiga bulan.

​Dari total 1.942 penerima remisi, 28 di antaranya langsung dinyatakan bebas. Ahmad Tohari merinci, 26 narapidana di antaranya bebas murni, sementara dua orang lainnya masih harus menjalani hukuman subsider terkait denda atau perkara tambahan seperti kasus narkoba, korupsi, atau perlindungan anak.

​Remisi Bukan Hak Mutlak, Melainkan Penghargaan

​Ahmad Tohari menegaskan bahwa remisi bukanlah hak mutlak bagi setiap narapidana. Remisi merupakan bentuk penghargaan dari negara atas kedisiplinan dan partisipasi aktif para narapidana dalam program pembinaan.

​"Remisi ini adalah apresiasi atas usaha mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mereka harus menunjukkan perilaku yang baik selama menjalani masa pidana," ujar Ahmad Tohari.

​Pemberian remisi ini diharapkan dapat memotivasi para narapidana lainnya untuk terus menjalani masa hukuman dengan baik dan menjadi warga yang taat hukum setelah bebas nanti.

#RemisiHUTRI79 #LapasBandung #WargaBinaan #KemerdekaanIndonesia #NarapidanaBebas

​TOKOH PEMUDA ,BAPAK ATEP Penuh Semangat, Karnaval Desa Lampegan Ibun Sukses Digelar

 

​TOKOH PEMUDA ,BAPAK ATEP Penuh Semangat, Karnaval Desa Lampegan Ibun Sukses Digelar


Ibun, Bandung – Kemeriahan dan semangat kebersamaan memenuhi Lapangan Cikonyal, Desa Lampegan, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pada Senin (18/8) lalu. Ribuan warga tumpah ruah untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia melalui sebuah karnaval desa yang spektakuler.

​Acara yang dimulai sejak pagi hari ini menampilkan kreativitas luar biasa dari setiap rukun warga (RW). Barisan peserta karnaval menampilkan beragam kreasi unik, mulai dari kostum daur ulang yang artistik, busana adat Sunda yang anggun, hingga miniatur kendaraan tempur yang dibuat dari bahan-bahan sederhana. Sorak sorai penonton dan tawa riang anak-anak menambah semarak suasana.



​Kepala Desa Lampegan, Sutar atau yang akrab disapa "Oyok," terlihat sangat antusias. Ia memimpin langsung arak-arakan dan menyapa warganya dengan senyum serta canda. "Karnaval ini adalah bukti nyata kekompakan kita. Saya bangga melihat semangat gotong royong dan kreativitas yang ditunjukkan seluruh warga," ujar Oyok dalam sambutannya.

​Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran,Bapak Atep Tokoh Pemuda & Ketua RW 05, yang turut berpartisipasi dan membaur bersama warganya. Kehadiran para tokoh masyarakat ini menunjukkan betapa solidnya jalinan kepemimpinan dan masyarakat di Desa Lampegan.

​Selain parade kostum, acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni, seperti sisingaan dan tarian tradisional. Pedagang UMKM lokal juga ikut meramaikan, menjadikan acara ini bukan hanya ajang perayaan, tetapi juga panggung bagi perekonomian lokal.

​Karnaval Desa Lampegan tahun ini ditutup dengan pengumuman pemenang kreasi terbaik. Namun, yang lebih penting dari sekadar kemenangan adalah persatuan dan semangat yang berhasil dipupuk kembali. Karnaval ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci untuk membangun desa yang lebih baik.

​#KarnavalDesaLampegan #HUTRI #DesaLampegan #Ibun #SutarOyok #BapakAtep #GotongRoyong #IndonesiaMaju

Meriah! Ribuan Warga Padati Karnaval Desa Lampegan Ibun

 

Meriah! Ribuan Warga Padati Karnaval Desa Lampegan Ibun


Ibun, Bandung – Langit pagi di Desa Lampegan, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, tampak cerah pada Senin (18/8) saat ribuan warga tumpah ruah memadati Lapangan Cikonyal. Mereka berkumpul untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam karnaval desa yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Acara ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kekompakan masyarakat Lampegan.


​Karnaval dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, diawali dengan iring-iringan berbagai macam kreasi unik dari setiap rukun warga (RW). Ada yang menampilkan kostum daur ulang dari sampah plastik, ada pula yang berbusana adat Sunda, bahkan ada kelompok yang membawa miniatur benteng dan tank yang dibuat dari bambu. Sorak sorai dan tawa riang anak-anak hingga orang dewasa menambah semarak suasana.


​Kepala Desa Lampegan, Sutar yang akrab disapa "Oyok," terlihat antusias berada di barisan depan, memimpin langsung arak-arakan. Ia menyapa warganya dengan senyum dan canda, membuat suasana semakin cair dan akrab. Dalam sambutannya, Oyok mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. "Karnaval ini bukan hanya sekadar perayaan, tapi juga ajang silaturahmi dan mempererat persatuan kita sebagai warga Desa Lampegan. Saya sangat bangga melihat kreativitas dan semangat kebersamaan yang luar biasa ini," ujarnya.


​Tak hanya parade kostum, acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti pertunjukan sisingaan dan tarian-tarian dari sanggar lokal. Pedagang UMKM yang menjajakan makanan dan minuman khas desa juga turut meramaikan area sekitar lapangan, menambah nuansa festival yang kental.


​Karnaval Desa Lampegan tahun ini ditutup dengan pengumuman pemenang kreasi terbaik yang dinilai dari sisi kreativitas, kekompakan, dan orisinalitas. Namun, lebih dari sekadar perlombaan, karnaval ini telah berhasil menyatukan hati warga dan menumbuhkan rasa cinta terhadap desa. Semangat kemerdekaan yang dirayakan terasa begitu hidup di setiap sudut Desa Lampepegan.


​#KarnavalDesaLampegan #HUTRI #DesaLampegan #KecamatanIbun #SutarOyok #Bandung #GotongRoyong #IndonesiaMaju

17 Agu 2025

Cicalengka Peringati HUT ke-80 RI dengan Khidmat dan Meriah: Semangat Persatuan Berkobar

 Cicalengka Peringati HUT ke-80 RI dengan Khidmat dan Meriah: Semangat Persatuan Berkobar



Cicalengka, 17 Agustus 2025 — Pagi yang cerah di Kecamatan Cicalengka diselimuti suasana khidmat dan penuh suka cita. Ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Sepak Bola SMAN 1 Cicalengka untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Upacara bendera yang berlangsung tertib dan meriah ini menjadi penanda bahwa semangat persatuan dan nasionalisme masih membara kuat di hati masyarakat.

​Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB, dipimpin langsung oleh Camat Cicalengka, Bapak Dede Syafei, S.Sos., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam pidatonya, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kemerdekaan dengan berkontribusi aktif dalam pembangunan, terutama di tingkat kecamatan. "Kemerdekaan ini bukan hanya tentang masa lalu, tapi juga tentang masa depan. Mari kita jadikan Cicalengka lebih maju, sejahtera, dan menjadi teladan bagi daerah lain," tegasnya.


​Suasana semakin mengharukan saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengibarkan bendera Merah Putih. Anggota Paskibraka yang terdiri dari siswa-siswi terbaik di Cicalengka ini, dengan gagah dan penuh konsentrasi, berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Lantunan lagu "Indonesia Raya" menggema, diiringi paduan suara yang membuat bulu kuduk berdiri.

​Tak hanya upacara, rangkaian acara peringatan HUT ke-80 RI di Cicalengka juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Sehari sebelumnya, Jumat (16/8), digelar kirab budaya yang menampilkan keberagaman seni dan tradisi lokal, termasuk penampilan Rengkong, Bebegig, dan Kuda Renggong yang berhasil memukau ribuan penonton di sepanjang jalan protokol Cicalengka. Malam harinya, panggung hiburan rakyat menyajikan pertunjukan musik dan seni tradisional, menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan.

​Seorang warga, Ibu Wati (54), mengungkapkan kegembiraannya. "Senang sekali bisa melihat langsung upacara dan arak-arakan. Suasananya beda dari tahun-tahun sebelumnya, terasa lebih semarak dan akrab," ujarnya sambil tersenyum.



​Peringatan HUT ke-80 RI di Cicalengka ini tak hanya menjadi seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat tali persaudaraan antarwarga dan meneguhkan komitmen bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik. Semoga semangat kemerdekaan ini terus menyala, menginspirasi Cicalengka untuk terus melaju.

​#Cicalengka #HUTRI80 #IndonesiaMaju #CicalengkaJuara #SemangatKemerdekaan #JawaBarat #PeringatanHUTRI

16 Agu 2025

Domba Pamidangan Reksa Pertama Baleendah, Seni Ketangkasan Tradisi yang Memukau


 Domba Pamidangan Reksa Pertama Baleendah, Seni Ketangkasan Tradisi yang Memukau



BALEENDAH, JABAR – Sabtu pagi, 16 Agustus 2025, suasana di arena Pamidangan Reksa Pertama Baleendah, Bandung, terasa begitu hidup. Ratusan warga dari berbagai penjuru memadati lokasi untuk menyaksikan sebuah pertunjukan yang telah menjadi warisan budaya tak benda: seni ketangkasan domba. Acara ini diselenggarakan secara rutin sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi sekaligus ajang silaturahmi bagi para peternak dan penggemar domba Garut.

Seni ketangkasan domba bukan sekadar adu kekuatan fisik, melainkan sebuah demonstrasi keindahan, keunggulan genetik, dan kepiawaian dalam merawat hewan ternak. Dalam ajang ini, domba-domba jantan dari berbagai kelas berat diadu dengan berpasangan, bukan untuk saling melukai, melainkan untuk menunjukkan kelincahan, kekuatan tanduk, dan postur tubuh yang ideal. Setiap pertarungan dinilai oleh juri profesional yang mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari teknik bertarung hingga kondisi fisik domba.


Salah satu momen paling menarik adalah saat Domba Si Jagur, juara bertahan dari kandang Mang Udin, turun ke arena. Sorak sorai penonton langsung pecah begitu Si Jagur mulai beradu tanduk dengan lawannya. Gerakannya yang lincah dan pukulan tanduknya yang mantap menunjukkan mengapa ia begitu dihormati di kalangan penggemar domba. "Ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tapi tentang menjaga martabat dan kualitas domba Garut," ujar Mang Udin dengan bangga.

Acara yang berlangsung meriah ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, mulai dari pakan ternak hingga kerajinan tangan khas Jawa Barat. Anak-anak hingga orang tua tampak menikmati setiap momen, dari sorak sorai saat domba beraksi hingga tawa lepas saat menyaksikan tingkah laku domba yang lucu.

Menurut Ketua Panitia, acara ini diharapkan bisa menumbuhkan minat generasi muda untuk terlibat dalam pelestarian budaya dan sektor peternakan. "Seni ketangkasan domba adalah identitas kita. Dengan acara seperti ini, kita tidak hanya melestarikan tradisi, tapi juga memajukan ekonomi kerakyatan," kata beliau.

Di penghujung hari, semua yang hadir pulang dengan senyum puas. Seni ketangkasan domba di Pamidangan Reksa Pertama Baleendah tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga cerminan dari harmoni antara manusia, alam, dan budaya yang terus dijaga kelestariannya.

Hashtag:

#DombaPamidangan #SeniKetangkasanDomba #Baleendah  #DombaGarut #BudayaIndonesia #WarisanBudaya #TradisiJawaBarat #LestarikanBudaya

Sehat dan Ceria di The Sukaraja City: Ribuan Warga Ikut Sepeda Santai Bersama H. Cucun dan Humaira

Sehat dan Ceria di The Sukaraja City: Ribuan Warga Ikut Sepeda Santai Bersama H. Cucun dan Humaira


SOLOKAN JERUK – Lebih dari 5.000 warga dari berbagai usia memadati The Sukaraja City, Solokan Jeruk, pada Minggu pagi (16/8/2025) untuk mengikuti acara sepeda santai "Sehat dan Ceria" yang diselenggarakan oleh H. Cucun dan Humaira. Acara yang bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan kebersamaan ini berlangsung meriah, penuh tawa, dan semangat positif.


​Pukul 07.00 WIB, ribuan peserta sudah berkumpul di garis start dengan sepeda yang dihias penuh warna. Udara pagi yang sejuk dan pemandangan hijau di sekitar The Sukaraja City menambah semangat para pesepeda. H. Cucun, dalam sambutannya sebelum melepas peserta, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga.


​"Kegiatan ini bukan hanya soal berolahraga, tetapi juga tentang mempererat tali silaturahmi. Mari kita jadikan momen ini untuk membangun kebersamaan dan menjaga kesehatan," ujar H. Cucun.


​Senada dengan H. Cucun, Humaira juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati setiap kayuhan sepeda dan bersenang-senang. "Jadikan acara ini sebagai ajang rekreasi sehat bersama keluarga dan teman-teman. Selamat bersepeda, semoga kita semua kembali dengan senyum dan kebahagiaan," tambahnya.


​Rute yang disiapkan panitia sejauh 10 kilometer melintasi beberapa area strategis di sekitar Solokan Jeruk, memungkinkan peserta menikmati pemandangan alam sambil berolahraga. Sepanjang perjalanan, para pesepeda saling menyapa, berfoto bersama, dan menikmati alunan musik yang diputar di beberapa titik.


​Acara tidak berhenti di garis finish. Berbagai hiburan seperti pertunjukan musik, senam massal, dan bazar UMKM lokal menyambut para peserta. Puncak acara adalah pembagian berbagai hadiah menarik seperti sepeda gunung, kulkas, hingga televisi yang membuat suasana semakin meriah. Para pemenang terlihat sangat gembira saat nama mereka diumumkan.

​"Senang sekali bisa ikut acara ini. Selain bisa berolahraga, saya juga beruntung dapat hadiah. Acaranya seru, semoga tahun depan bisa diadakan lagi," kata Rina, salah satu peserta yang berhasil membawa pulang sepeda baru.


​Keberhasilan acara ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan keinginan untuk berinteraksi sosial di ruang terbuka. Kolaborasi antara tokoh masyarakat seperti H. Cucun dan Humaira dalam menginisiasi kegiatan positif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak orang.

​#SepedaSantai #HBCucun #Humaira #TheSukarajaCity #SolokanJeruk #GayaHidupSehat #SepedaSantaiCeria