Iklan

30 Apr 2026

Iwan Bule: Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Tahap 2 adalah Manifestasi Nyata Indonesia Berdikari

 Iwan Bule: Peresmian 13 Proyek Hilirisasi Tahap 2 adalah Manifestasi Nyata Indonesia Berdikari


JAKARTA – Langkah besar diambil Presiden Prabowo Subianto dalam memperkokoh kedaulatan ekonomi nasional. Pada Rabu (29/4/2026), Presiden resmi meresmikan 13 proyek hilirisasi tahap 2, sebuah langkah yang memicu optimisme luas di berbagai kalangan. Salah satu dukungan kuat datang dari tokoh nasional Mochamad Iriawan, atau yang akrab disapa Iwan Bule.


Dalam pernyataannya, Iwan Bule menegaskan bahwa konsistensi pemerintah dalam mendorong hilirisasi bukan sekadar kebijakan ekonomi biasa, melainkan sebuah perjuangan ideologis untuk membawa Indonesia lepas dari ketergantungan asing.


Manifestasi Indonesia Maju


"Satu tujuan, untuk Indonesia yang berdikari!" seru Iwan Bule penuh semangat. Menurutnya, peresmian 13 proyek strategis ini adalah bukti konkret bahwa visi besar Presiden Prabowo tentang kedaulatan industri mulai membuahkan hasil nyata.


> "Langkah Presiden Prabowo meresmikan 13 proyek hilirisasi tahap 2 adalah manifestasi nyata dari komitmen kita untuk tidak lagi hanya menjual tanah air dalam bentuk mentah. Kita sedang membangun fondasi agar nilai tambah itu dinikmati oleh rakyat kita sendiri," ujar Iwan Bule.


Membangun Ekosistem Industri dari Hulu ke Hilir


Proyek-proyek yang diresmikan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pengolahan mineral, nikel, hingga komoditas pertanian dan kelautan. Hilirisasi tahap 2 ini diprediksi akan menyerap ratusan ribu tenaga kerja baru dan meningkatkan pendapatan negara secara signifikan melalui ekspor produk bernilai tinggi.


Iwan Bule menambahkan bahwa keberanian pemerintah untuk terus maju di tengah tantangan global menunjukkan kepemimpinan yang kuat. "Dunia luar mungkin akan melihat ini sebagai ancaman bagi pasar mereka, tapi bagi kita, ini adalah harga mati untuk kesejahteraan anak cucu bangsa."


Dampak bagi Ekonomi Lokal


Selain dampak makro, Iwan Bule menyoroti bagaimana proyek-proyek ini akan menghidupkan ekonomi di daerah. Dengan adanya pabrik pengolahan di berbagai wilayah, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru akan bermunculan di luar Pulau Jawa.


Poin Utama Hilirisasi Tahap 2:


 Peningkatan Nilai Tambah: Mengolah bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi.


 Kemandirian Ekonomi: Mengurangi ketergantungan pada impor produk manufaktur.


 Penciptaan Lapangan Kerja: Fokus pada tenaga kerja lokal dan transfer teknologi.

Optimisme Menuju Indonesia Emas 2045


Menutup pernyataannya, Iwan Bule mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal dan mendukung penuh langkah strategis ini. Ia meyakini bahwa jika momentum ini terjaga, cita-cita Indonesia menjadi kekuatan ekonomi lima besar dunia bukan lagi sekadar mimpi.


"Ini adalah jalan panjang, tapi kita sudah berada di jalur yang benar. Bersama Presiden Prabowo, kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur!" pungkasnya.


Kepala BGN Sebut Lambung 'Orang Miskin' Tak Terbiasa Makanan Sehat: "Biasanya Cuma Makan Ubi"

Kepala BGN Sebut Lambung 'Orang Miskin' Tak Terbiasa Makanan Sehat: "Biasanya Cuma Makan Ubi"


JAKARTA – Pernyataan mengejutkan datang dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Indrayana, menanggapi laporan kasus keracunan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukannya mengevaluasi standar higienitas katering, Dadan justru menyebut bahwa insiden muntah-muntah tersebut terjadi karena faktor adaptasi organ pencernaan masyarakat kelas bawah.


Menurut Dadan, sistem pencernaan kelompok masyarakat kurang mampu belum terbiasa mengolah asupan nutrisi yang kompleks dan sehat secara mendadak.


Analogi "Lambung Sensitit


Dadan menjelaskan bahwa pola konsumsi harian rakyat kecil yang cenderung monoton menjadi pemicu reaksi penolakan tubuh saat menerima menu MBG.


> "Dari kasus keracunan MBG ini, menurut saya lambung orang miskin belum layak menerima makanan sehat, jadi akibatnya muntah-muntah," ujar Dadan secara blak-blakan kepada media.

Ia menambahkan bahwa selama ini rakyat lebih sering mengonsumsi sumber karbohidrat dan protein sederhana dengan pengolahan minimalis.


"Rakyat kita biasanya hanya makan tahu, tempe, dan ubi rebus. Wajar saja kalau lambungnya sensitif saat tiba-tiba diberi makanan dengan standar gizi tinggi," lanjutnya.


Polemik Standar Keamanan Pangan


Pernyataan ini sontak memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut seolah "menyalahkan" korban alih-alih melakukan investigasi mendalam terhadap potensi kontaminasi bakteri atau prosedur penyajian yang tidak steril dalam program MBG.


Hingga berita ini diturunkan, tagar **#mbg** tengah menjadi sorotan netizen di media sosial, di mana publik mempertanyakan apakah masalah sebenarnya terletak pada "lambung rakyat" atau pada "kualitas pengawasan" pemerintah terhadap vendor penyedia makanan.




  Gebrakan Susi Pudjiastuti: Akankah "Sentuhan Dinginnya" Kembali di Bank BJB?


BANDUNG – Nama Susi Pudjiastuti kembali menjadi buah bibir. Bukan soal kebijakan kelautan atau aksi "tenggelamkan" kapal pencuri ikan yang ikonik, melainkan kabar mengejutkan mengenai keterlibatannya dalam bursa kepemimpinan di Bank BJB. Usulan yang datang dari tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ini sontak memicu diskusi hangat di ruang publik: Mampukah sang "Srikandi Pangandaran" membawa perubahan besar pada institusi keuangan daerah tersebut?


 Rekam Jejak Tanpa Kompromi


Bagi masyarakat Indonesia, Susi adalah personifikasi dari keberanian. Memulai karir dari nol sebagai pengepul ikan di pesisir Pangandaran, ia membuktikan bahwa visi yang tajam jauh lebih berharga daripada sekadar ijazah formal. Keberhasilannya membangun maskapai perintis Susi Air dari satu buah pesawat menjadi armada yang krusial bagi konektivitas wilayah terpencil adalah bukti nyata "sentuhan dinginnya" dalam dunia bisnis.


Saat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, gaya kepemimpinannya yang *out-of-the-box* dan tegas berhasil meningkatkan martabat laut Indonesia. Kini, tantangan baru menanti di sektor yang sangat berbeda: perbankan.




Transformasi Bank BJB: Tantangan atau Peluang?


Bank BJB bukan sekadar bank pembangunan daerah biasa; ia adalah salah satu pilar ekonomi Jawa Barat dan Banten yang memiliki ambisi nasional. Namun, di tengah era digitalisasi perbankan yang sangat kompetitif, BJB membutuhkan figur yang mampu berpikir radikal dan memiliki integritas tinggi.


Munculnya nama Susi Pudjiastuti diyakini dapat memberikan beberapa dampak strategis:


 Penyegaran Budaya Kerja: Gaya Susi yang pragmatis dan anti-birokrasi berpotensi mendobrak kekakuan yang sering melekat pada institusi plat merah.


 Penguatan Sektor UMKM: Mengingat latar belakangnya sebagai pengusaha bawah, Susi diharapkan mampu membawa BJB lebih dekat dengan para pelaku usaha kecil dan nelayan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Jabar.


 Citra dan Kepercayaan Publik: Kehadiran tokoh dengan integritas kuat seperti Susi dapat meningkatkan kepercayaan investor maupun nasabah terhadap tata kelola bank.

Melihat ke Depan

Meski usulan ini masih dalam tahap wacana publik, ekspektasi masyarakat sudah terlanjur tinggi. Apakah Susi akan benar-benar mendarat di kursi strategis Bank BJB? Dan jika ya, gebrakan apa yang akan ia lakukan untuk memperkuat fondasi keuangan di tanah kelahirannya?


Satu hal yang pasti, di mana pun Susi berada, ia jarang sekali membiarkan segala sesuatunya berjalan "biasa saja". Jika sejarah adalah panduan, maka kehadiran Susi di Bank BJB bisa jadi adalah awal dari babak baru perbankan daerah yang lebih berani dan inovatif.


**Pangandaran, April 2026**

*Oleh: Tim Redaksi*


Senyum Hangat di Gerbang Kesembuhan: Duta Layanan RSUD Cicalengka Jadi Garda Terdepan Humanisme Rumah Sakit

 Senyum Hangat di Gerbang Kesembuhan: Duta Layanan RSUD Cicalengka Jadi Garda Terdepan Humanisme Rumah Sakit


CICALENGKA – Kesan kaku dan menegangkan yang kerap melekat pada institusi rumah sakit perlahan mulai terkikis di RSUD Cicalengka. Bukan hanya karena kecanggihan alat medisnya, melainkan berkat kehadiran sosok-sosok ramah yang menjadi wajah pertama penyambut pasien: **Duta Layanan**.


Berdiri sigap di area pintu masuk dan lobi utama, para Duta Layanan ini bukan sekadar pemberi informasi. Mereka adalah garda terdepan yang bertugas memastikan setiap masyarakat yang datang merasa diterima, tenang, dan terbantu sejak langkah pertama mereka memasuki rumah sakit.


---


### Lebih dari Sekadar Penerima Tamu


Kehadiran Duta Layanan di RSUD Cicalengka merupakan inovasi untuk meningkatkan indeks kepuasan masyarakat. Tugas mereka mencakup spektrum yang luas, mulai dari:


* **Sapaan Berbasis Empati:** Menyambut pasien dengan senyum dan keramahan untuk menurunkan tingkat kecemasan (anxiety) pasien yang sedang sakit.

* **Navigasi Cepat:** Membantu mengarahkan alur pendaftaran, poliklinik, hingga administrasi agar tidak terjadi penumpukan atau kebingungan.

* **Pendampingan Prioritas:** Memberikan perhatian khusus bagi lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil yang membutuhkan bantuan mobilitas.


> "Kami ingin masyarakat merasa bahwa RSUD Cicalengka bukan tempat yang menakutkan, tapi tempat yang peduli. Duta Layanan adalah jembatan komunikasi antara kebutuhan medis dan kenyamanan psikologis pasien," ujar salah satu perwakilan manajemen RSUD Cicalengka.


---


### Transformasi Budaya Pelayanan


Langkah RSUD Cicalengka ini menandai transformasi budaya kerja dari yang bersifat birokratis menjadi lebih **customer-centric**. Para Duta Layanan dibekali dengan pelatihan khusus mengenai standar pelayanan prima (*service excellence*), komunikasi efektif, hingga penanganan keluhan secara persuasif.


Masyarakat yang berkunjung pun memberikan respon positif. "Biasanya kalau ke rumah sakit suka bingung mau ke mana dulu. Tapi sekarang dari depan sudah ditanya dan diantar. Rasanya lebih tenang dan dihargai," ungkap Siti (45), salah satu keluarga pasien asal Cikancung.


### Harapan ke Depan


Dengan konsistensi kehadiran Duta Layanan, RSUD Cicalengka berkomitmen untuk terus berinovasi. Targetnya jelas: menjadikan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah ini setara dengan rumah sakit swasta dalam hal kualitas pelayanan publik.


Kehadiran mereka membuktikan bahwa dalam dunia medis yang serba teknis, sentuhan kemanusiaan melalui sapaan tulus dan bantuan yang sigap tetaplah menjadi obat pertama bagi mereka yang mencari kesembuhan.


---

**RSUD Cicalengka: Melayani dengan Hati, Menyembuhkan dengan Bukti.**

HEADLINE: Kado Spesial HUT ke-85 Kabupaten Bandung: RSUD Cicalengka Resmikan Ruang NICU Modern dan Gelar Aksi Donor Darah

HEADLINE: Kado Spesial HUT ke-85 Kabupaten Bandung: RSUD Cicalengka Resmikan Ruang NICU Modern dan Gelar Aksi Donor Darah



CICALENGKA, – Peringatan Hari Jadi (HUT) ke-85 Kabupaten Bandung tahun ini terasa begitu istimewa, khususnya bagi warga di wilayah Bandung Timur. Sebagai bentuk kontribusi nyata dan "kado spesial" bagi masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka resmi mengoperasikan fasilitas kesehatan terbaru: Ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU), dibarengi dengan aksi kemanusiaan donor darah massal, [Sebutkan Hari dan Tanggal Kegiatan, misal: Senin (21/4/2026)].

Langkah strategis ini menjadi tonggak sejarah bagi RSUD Cicalengka dalam meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Bandung dalam melahirkan generasi "BEDAS" (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) yang sehat sejak dini.

Fasilitas NICU: Harapan Baru bagi Bayi Prematur dan Kritis

Peresmian Ruang NICU ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak akan layanan intensif bagi bayi baru lahir (neonatus) yang membutuhkan perawatan khusus, seperti bayi prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), atau bayi yang mengalami kegawatan medis.

Direktur RSUD Cicalengka,: dr. H. Yani Sumpena Muchtar, SH, MH.Kes menjelaskan bahwa fasilitas NICU terbaru ini dilengkapi dengan peralatan medis modern berstandar tinggi dan didukung oleh tim medis yang kompeten, terdiri dari dokter spesialis anak, dokter subspesialis neonatologi, serta perawat terlatih khusus NICU.

"Ini adalah kado terindah dari kami untuk seluruh warga Kabupaten Bandung dalam momen HUT ke-85 ini. Kami tidak ingin lagi mendengar ada warga yang kesulitan mendapatkan ruang perawatan intensif untuk bayinya. Dengan adanya NICU di RSUD Cicalengka, kami berupaya mendekatkan layanan canggih ini kepada masyarakat Cicalengka, Nagreg, Rancaekek, dan sekitarnya," ujar dr. Yani.

Fasilitas NICU ini diharapkan mampu menurunkan angka kematian bayi (AKB) di wilayah Kabupaten Bandung dengan memberikan intervensi medis yang cepat, tepat, dan komprehensif.

Semarak Kemanusiaan melalui Donor Darah

Melengkapi sukacita peresmian fasilitas baru, RSUD Cicalengka juga menggelar aksi bakti sosial donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan ini mendapat antusiasme luar biasa dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai rumah sakit, aparatur kecamatan, TNI/Polri, hingga masyarakat umum.

Aksi ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Bandung yang seringkali mengalami kekurangan stok, khususnya untuk jenis golong darah tertentu.

"Peresmian NICU adalah tentang meningkatkan skill dan teknologi kami, sedangkan donor darah adalah tentang merawat spirit kemanusiaan dan kepedulian sosial kita. Kedua hal ini tidak bisa dipisahkan dalam pelayanan kesehatan. Kami sangat mengapresiasi setiap tetes darah yang didonorkan oleh warga hari ini; itu adalah hadiah kehidupan bagi yang membutuhkan," tambah dr. Yani.

Komitmen Pelayanan Tanpa Batas

Di usia Kabupaten Bandung yang ke-85, RSUD Cicalengka terus berkomitmen untuk bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan terpercaya. Tidak hanya berfokus pada kelengkapan sarana prasarana, tetapi juga pada peningkatan keramahan dan kecepatan pelayanan kepada pasien.

Melalui kehadiran Ruang NICU dan aksi donor darah ini, RSUD Cicalengka menunjukkan bahwasanya perayaan hari jadi bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum untuk memberikan persembahan terbaik bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Selamat Hari Jadi ke-85 Kabupaten Bandung!

  (Tim Redaksi)

Proyek TPT SDN Cinunuk 7 Jadi "Misteri", Ke Mana Para Penanggung Jawab?

 


Proyek TPT SDN Cinunuk 7 Jadi "Misteri", Ke Mana Para Penanggung Jawab?


 Sebuah proyek pembangunan Penahan Tanah (TPT) di lingkungan SDN Cinunuk 7, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, kini menjadi sorotan tajam warga dan wali murid. Proyek yang didanai oleh uang rakyat senilai ratusan juta rupiah tersebut dinilai berjalan lambat dan terkesan "misterius" karena minimnya pengawasan serta kejelasan penanggung jawab di lapangan.


Berdasarkan pantauan tim investigasi di lokasi, papan informasi proyek terpasang jelas di area pembangunan. Papan tersebut mencantumkan informasi sebagai berikut:


 * **Pemerintah Daerah:** Kabupaten Bandung, Dinas Pendidikan.


 * **Nama Paket:** Pembangunan TPT SDN Cinunuk 7 Kec. Cileunyi.


 * **Nomor Kontrak:** 020/081.11-BidangSD/2026.


 * **Nilai Kontrak:** Rp 113.616.073,- (Seratus tiga belas juta enam ratus enam belas ribu tujuh puluh tiga rupiah).


 * **Waktu Pelaksanaan:** 45 Hari Kalender.


 * **Pelaksana:** CV. RAYS KARYA.


Meskipun data administratif terlihat lengkap pada papan tersebut, kondisi di lapangan menunjukkan hal yang sangat kontras. Hingga berita ini diturunkan, progres pembangunan TPT terlihat belum signifikan dan jauh dari kata selesai. Hal yang paling meresahkan warga adalah ketidakpastian mengenai kapan proyek ini akan dituntaskan.


"Kami sebagai warga dan orang tua murid merasa was-was. Proyek ini letaknya di area sekolah, kalau dibiarkan terbengkalai terlalu lama, bisa membahayakan anak-anak yang bermain di dekat lokasi," ujar salah seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.


Keresahan warga kian memuncak karena sulitnya menemui pihak penanggung jawab proyek, baik dari kontraktor pelaksana maupun pengawas dari dinas terkait, di lokasi pembangunan. Beberapa kali tim mencoba mendatangi lokasi pada jam kerja, namun tidak menemukan adanya aktivitas pengerjaan yang berarti atau pihak yang bisa memberikan keterangan resmi mengenai kelanjutan proyek.


Keberadaan kontraktor pelaksana, CV. RAYS KARYA, kini menjadi pertanyaan besar. Warga merasa berhak mendapatkan penjelasan mengenai kendala apa yang sedang dihadapi dan komitmen waktu penyelesaiannya. Hilangnya pihak penanggung jawab dari lapangan memicu spekulasi liar dan mencederai prinsip transparansi dalam penggunaan dana publik.


Kepala Sekolah SDN Cinunuk 7 saat dimintai keterangan mengaku tidak mengetahui secara detail teknis pengerjaan dan kendala yang dihadapi pelaksana. Pihak sekolah hanya berharap agar proyek segera diselesaikan demi kenyamanan dan keamanan warga sekolah.


Hingga berita ini dimuat, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung belum memberikan respons resmi terkait masalah ini. Warga Cinunuk menuntut adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah untuk mengawasi dan mendesak pihak kontraktor agar segera menuntaskan kewajibannya sesuai kontrak, sebelum uang rakyat ratusan juta rupiah tersebut terbuang sia-sia tanpa hasil yang nyata.


Warga berencana untuk mengadukan masalah ini ke Ombudsman atau pihak berwajib jika tidak ada kejelasan dan progres nyata dalam waktu dekat.

**(Redaksi)**


17 Apr 2026

Menggetarkan! Ratusan Prajurit dan Purnawirawan TNI Se-Jawa Barat "Kepung" Savoy Homann, Ada Apa?

 Menggetarkan! Ratusan Prajurit dan Purnawirawan TNI Se-Jawa Barat "Kepung" Savoy Homann, Ada Apa?

**BANDUNG** – Suasana historis Jalan Asia Afrika, Bandung, mendadak penuh haru sekaligus gagah pada pagi hari ini. Hotel Savoy Homann, bangunan ikonik yang menjadi saksi bisu sejarah dunia, terpilih menjadi titik kumpul ratusan keluarga besar TNI se-Jawa Barat dalam rangka **Silaturahmi dan Halal Bihalal 1447 H**.


Bukan sekadar seremonial tahunan, pertemuan kali ini terasa sangat spesial. Berikut adalah alasan mengapa momen ini diprediksi bakal menjadi perbincangan hangat di jagat maya:


### 1. Reuni Lintas Generasi: Dari "Macan Muda" hingga Sang Legenda

Di aula utama yang megah, terlihat pemandangan langka. Prajurit aktif yang masih tegap bersanding dengan para purnawirawan (sesepuh) TNI yang telah berjasa bagi negeri. 


Gelak tawa dan pelukan hangat memecah kekakuan seragam, membuktikan bahwa ikatan batin TNI tidak akan pernah luntur oleh waktu. 


*“Sekali prajurit, tetap prajurit. Sekali keluarga, selamanya saudara,”* ujar salah satu peserta senior dengan mata berkaca-kaca.

### 2. Aura Magis Hotel Savoy Homann

Pemilihan lokasi di Hotel Savoy Homann memberikan kesan "kembali ke akar". Di tempat para pemimpin dunia dulu berkumpul saat Konferensi Asia Afrika, keluarga besar TNI Jawa Barat kembali mempertegas komitmen mereka menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika tahun 1447 Hijriah ini.


### 3. Simbol Kekuatan Jawa Barat

Jawa Barat, sebagai salah satu basis pertahanan terpenting di Indonesia, menunjukkan kekompakannya. Kehadiran tokoh-tokoh penting militer di tanah Pasundan ini mengirimkan pesan kuat tentang stabilitas dan harmoni di wilayah Jawa Barat pasca-Ramadhan dan Idul Fitri.

### 4. Halal Bihalal: Maaf yang Menguatkan


Di tengah hidangan khas Bandung yang menggugah selera, prosesi saling bermaafan menjadi inti acara. Di sinilah letak viralitasnya: sebuah institusi besar yang dikenal dengan kedisiplinan baja, menunjukkan sisi humanis dan penuh kasih dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.


### **Suara dari Lokasi**

*"Kami ingin menunjukkan bahwa TNI bukan hanya tentang alutsista dan pengamanan, tapi tentang keluarga. Berkumpul di Savoy Homann ini mengingatkan kita bahwa perjuangan masa depan butuh kekompakan yang dimulai dari meja makan,"* ungkap salah satu panitia penyelenggara.


### **Netizen Pasti Suka!**

#TNIJawaBarat #HalalBihalal1447H #SavoyHomann #BandungLautanKeluarga #SiliwangiBangkit


**Penutup:**


Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan sesi foto bersama yang memperlihatkan lautan seragam dan senyum kebahagiaan. Apakah Anda atau keluarga Anda ada di sana? Mari bagikan momen haru ini dan tunjukkan bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama kita!


*Ditulis oleh: Sopian

*Lokasi: Asia Afrika, Bandung.*

15 Apr 2026

BPBD Jabar Turun Langsung ke Rancaekek: Kabid BPBD Bambang ,St.MT Tinjau Banjir Sukamanah dan Salurkan Bantuan Bersama SPPG.

BPBD Jabar Turun Langsung ke Rancaekek: Kabid BPBD Bambang ,St.MT Tinjau Banjir Sukamanah dan Salurkan Bantuan Bersama SPPG.




**RANCAEKEK, KABUPATEN BANDUNG** – Sejak Jumat, 12 April 2026, ribuan warga di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, harus berjuang menghadapi luapan air yang merendam pemukiman mereka. Merespons kondisi kritis tersebut, Kepala Bidang (Kabid) BPBD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana pada hari ini untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Didampingi oleh Kepala Desa Sukamanah, **Dede Rahim**, kehadiran pihak BPBD Provinsi menjadi angin segar bagi warga yang sudah terdampak selama beberapa hari terakhir.

### **Pantauan Situasi dan Himbauan Kabid BPBD**

Dalam kunjungannya, Kabid BPBD Provinsi Jabar memberikan laporan terkini mengenai situasi banjir yang merata di beberapa titik di Kabupaten Bandung. Berdasarkan data evaluasi, wilayah Rancaekek, khususnya Desa Sukamanah, merupakan salah satu area dengan dampak cukup signifikan, di mana ribuan jiwa tercatat menderita akibat genangan air.


 "Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga adalah prioritas utama. Situasi banjir di Kabupaten Bandung saat ini masih dalam pemantauan ketat karena cuaca ekstrem. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera mengungsi ke titik yang lebih aman jika debit air kembali meningkat," tegas Kabid BPBD di sela-sela peninjauannya. tambahan bahwa bpbd provinsi mengaktivasi dapur umum lapangan untuk 1700 penyitas


Sinergi Kemanusiaan: Bantuan MBG dari SPPG Sukamanah 2

Aksi tanggap darurat ini tidak hanya berupa pemantauan teknis, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Pihak SPPG Sukamanah 2 Rancaekek,turut hadir di lokasi untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berupa Makanan Bergizi (MBG) yang ditujukan langsung bagi warga terdampak di Desa Sukamanah. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan logistik dan asupan nutrisi warga, terutama anak-anak dan lansia, tetap terjaga selama masa darurat.

Kepala Desa Sukamanah, Dede Rahim, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari pemerintah provinsi dan sektor swasta.

 "Kehadiran Bapak Kabid BPBD dan bantuan dari SPPG Sukamanah 2 sangat berarti bagi warga kami. Saat ini, kami terus berupaya melakukan pendataan dan memastikan distribusi bantuan sampai ke tangan yang paling membutuhkan," ujar Dede Rahim.


Data Dampak Banjir

Berdasarkan laporan visual data terbaru, Kabupaten Bandung mencatat total kumulatif warga terdampak mencapai lebih dari 13.500 KK  atau sekitar 36.500 jiwa. Khusus untuk Desa Sukamanah, angka warga yang terdampak cukup besar, yakni mencapai **1.791 KK** dengan total **5.199 jiwa** yang menderita.

Kondisi saat ini menunjukkan perlunya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, dan elemen masyarakat agar proses pemulihan pasca-banjir dapat segera dilakukan. Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi-lokasi rawan untuk mengantisipasi perkembangan situasi cuaca.

**Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.**


8 Apr 2026

"Trusted Books, Trusted Partner": IBF Jabar 2026 Perkuat Ekosistem Literasi & Kreatif

 "Trusted Books, Trusted Partner": IBF Jabar 2026 Perkuat Ekosistem Literasi & Kreatif


**SWARHA JABAR NEWS – Bandung, 07 April 2026]** – Semangat literasi dan kolaborasi menggema di Hall PT INTI Bandung saat perhelatan akbar Indonesia Book Fair (IBF) 2026 regional Jawa Barat resmi dibuka. Acara yang mengusung tema "Trusted Books, Trusted Partner" ini menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para pencinta buku dan pegiat ekonomi kreatif di wilayah tersebut.


IBF Jabar 2026, yang berlangsung mulai tanggal 7 hingga 12 April 2026, menjadi sorotan utama karena bukan sekadar pameran buku biasa. Melalui banner utamanya yang terpampang gagah, panitia menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan acara ini sebagai "Platform Penguatan Industri Perbukuan & Ekonomi Kreatif Jawa Barat." Hal ini menandai pergeseran fokus, di mana IBF Jabar tidak hanya menjadi tempat jual-beli buku, tetapi juga sebagai wadah untuk mendorong pertumbuhan dan kolaborasi di sektor industri kreatif yang lebih luas.


**Sinergi Literasi dan Ekonomi Kreatif**

Keputusan untuk mengintegrasikan ekonomi kreatif ke dalam IBF Jabar 2026 merupakan langkah strategis yang sangat dinanti. Jawa Barat, dengan potensi kreatifnya yang melimpah, khususnya di bidang penerbitan, desain, dan konten digital, diharapkan dapat semakin berkembang melalui sinergi ini.


"Kami sangat antusias dengan IBF Jabar 2026 yang lebih komprehensif ini," ujar Bp.Abdul Rauf ( ketua IKAPI Jawa barat ), berikan jabatan jika ada], salah satu panitia penyelenggara. "Dengan menggandeng para pegiat ekonomi kreatif, kami ingin menunjukkan bahwa industri perbukuan tidak berdiri sendiri. Kolaborasi antara penulis, penerbit, desainer, dan kreator konten lainnya adalah kunci untuk menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan dan berdaya saing."

**Beragam Acara Menarik**

Selama enam hari penyelenggaraan, IBF Jabar 2026 menyajikan beragam acara menarik yang dirancang untuk memuaskan minat berbagai kalangan. Pengunjung dapat menikmati:


 * **Pameran Buku Terbesar di Jabar:** Ratusan penerbit terkemuka menghadirkan ribuan judul buku dari berbagai genre, mulai dari fiksi populer hingga buku-buku ilmiah yang mendalam.


 * **Diskusi dan Seminar Inspiratif:** Para penulis ternama, editor, dan ahli industri berbagi wawasan tentang tren perbukuan, tips menulis, dan peluang di industri kreatif.


 * **Workshop Kreatif:** Berbagai lokakarya praktis diselenggarakan, mulai dari teknik menulis skenario hingga desain sampul buku, untuk membantu para peserta mengembangkan keterampilan mereka.


 * **Pertunjukan Seni dan Budaya:** Panggung utama akan dimeriahkan dengan pertunjukan musik, teater, dan pembacaan puisi, menciptakan suasana yang semakin meriah.


 * **Pojok Ekonomi Kreatif:** Area khusus untuk memamerkan produk-produk kreatif buatan lokal, seperti kerajinan tangan, desain, dan kuliner.


**Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak**

Keberhasilan IBF Jabar 2026 tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Selain Pemerintah Provinsi Jawa Barat, acara ini juga didukung oleh komunitas literasi dan ekonomi kreatif di Jawa Barat.


**Harapan untuk Masa Depan Literasi dan Ekonomi Kreatif Jabar**


IBF Jabar 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan industri perbukuan dan ekonomi kreatif di Jawa Barat. Dengan menyediakan platform yang tepat untuk kolaborasi, acara ini berpotensi melahirkan karya-karya kreatif baru yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Bagi Anda para pencinta buku dan pegiat ekonomi kreatif, jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perhelatan akbar ini. Segera kunjungi IBF Jabar 2026 di Hall PT INTI Bandung dan temukan berbagai inspirasi, kejutan, dan peluang menarik!


**Tentang Indonesia Book Fair (IBF):**

Indonesia Book Fair adalah pameran buku tahunan terbesar di Indonesia yang bertujuan untuk mempromosikan budaya membaca, mendukung industri perbukuan lokal, dan memperluas akses masyarakat terhadap buku-buku berkualitas.

7 Apr 2026

Kabar Gembira Bagi Pencinta Kuliner di Kabupaten Bandung! MR. LEMAK Hadir dengan Cita Rasa Otentik dan Modern!

 Kabar Gembira Bagi Pencinta Kuliner di Kabupaten Bandung! MR. LEMAK Hadir dengan Cita Rasa Otentik dan Modern!


Kab.Bandung, West Java - Gemuruh tawa dan senyuman merekah di sepanjang Jalan Kabupaten Bandung. Pasalnya, MR. LEMAK, gerai kuliner yang telah lama dinantikan, akhirnya resmi membuka pintu untuk pertama kalinya hari ini! Dengan konsep yang memadukan keaslian rasa dan nuansa modern, MR. LEMAK siap memanjakan lidah para pencinta kuliner di wilayah tersebut.


Sejak pagi hari, kerumunan pengunjung yang antusias telah memadati area gerai, tidak sabar untuk mencoba berbagai hidangan lezat yang ditawarkan oleh MR. LEMAK. Dari aroma menggugah selera hingga tampilan visual yang memukau, setiap elemen di MR. LEMAK dirancang dengan cermat untuk memberikan pengalaman kuliner tak terlupakan.


Menjelajahi Kekayaan Rasa dengan Menu Variatif

MR. LEMAK tidak hanya sekedar menyajikan makanan, tetapi juga sebuah petualangan rasa. Menu yang ditawarkan sangat variatif, mulai dari hidangan utama yang kaya akan rempah-rempah hingga hidangan penutup yang manis dan menyegarkan. Salah satu hidangan andalan MR. LEMAK adalah Nasi Lemak Ayam Goreng Berempah yang disajikan dengan sambal terasi khas dan kerupuk udang yang renyah. Tak kalah menarik adalah Laksa Lemak yang kaya akan rasa dan aroma, serta Es Cendol Lemak yang segar dan cocok untuk dinikmati di tengah teriknya matahari.


Kenyamanan yang Menawan dengan Nuansa Modern

Selain kelezatan masakannya, MR. LEMAK juga menawarkan suasana yang nyaman dan menawan. Dengan desain interior modern dan sentuhan dekorasi yang unik, MR. LEMAK menciptakan ruang yang ideal untuk bersantai dan menikmati momen bersama keluarga dan teman-teman. Diiringi oleh musik yang tenang, pengunjung dapat merasakan kenyamanan dan kedamaian di tengah hiruk pikuk kota.


Wawancara Eksklusif dengan Pemilik MR. LEMAK

Kami berkesempatan untuk mewawancarai pemilik MR. LEMAK, Bapak Teguh Harsono ( sebagai Owner ), yang dengan antusias menceritakan kisah di balik berdirinya MR. LEMAK.

Pewarta (P): Selamat atas pembukaan MR. LEMAK! Apa inspirasi di balik pendirian gerai kuliner ini?


Teguh Harsono ( sebagai Owner ) (B): Terima kasih! Inspirasi utama kami adalah keinginan untuk memperkenalkan cita rasa kuliner yang otentik namun dengan sentuhan modern. Kami ingin menciptakan tempat di mana orang-orang dapat menikmati hidangan lezat dengan harga yang terjangkau, sambil merasakan kenyamanan dan keramahan yang kami tawarkan.


P: Apa keunggulan MR. LEMAK dibandingkan dengan gerai kuliner lainnya?


B: Keunggulan kami terletak pada kualitas bahan baku yang kami gunakan. Kami hanya menggunakan bahan-bahan segar dan berkualitas tinggi untuk setiap hidangan. Selain itu, kami juga memiliki tim koki yang berpengalaman dan berdedikasi untuk menciptakan hidangan dengan rasa yang istimewa.


P: Apa harapan Bapak untuk MR. LEMAK di masa depan?

B: Harapan kami adalah agar MR. LEMAK dapat menjadi destinasi kuliner favorit bagi masyarakat di Kabupaten Bandung. Kami ingin memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kuliner di wilayah ini dan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman kuliner yang lebih baik bagi para pelanggan kami.


Kunjungi MR. LEMAK dan Rasakan Pengalaman Kuliner yang Tak Terlupakan!


MR. LEMAK berlokasi di Kabupaten Bandung, dan buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Segera kunjungi MR. LEMAK dan rasakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan!

Informasi Lebih Lanjut:

 * Lokasi:  Kabupaten Bandung

 * Jam Operasional: 10.00 - 22.00 WIB (Setiap Hari)

 * Instagram: @mr.lemak.bandung

 * Facebook: MR. LEMAK Bandung

Tentang MR. LEMAK:


MR. LEMAK adalah gerai kuliner yang menyajikan berbagai hidangan lezat dengan cita rasa otentik dan nuansa modern.

 Dengan komitmen untuk memberikan pengalaman kuliner tak terlupakan, MR. LEMAK hadir dengan menu variatif dan suasana yang nyaman. Kunjungi MR. LEMAK dan rasakan kelezatan masakannya!