Iklan

31 Okt 2025

Perbaikan Ulang Pengaspalan Jalan di Desa Sarimahi Selesai, Warga Mengapresiasi Peningkatan Kualitas

 Perbaikan Ulang Pengaspalan Jalan di Desa Sarimahi Selesai, Warga Mengapresiasi Peningkatan Kualitas



Desa Sarimahi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung — 30 Oktober 2025

Wartawan lapangan / Kontrol sosial


Pekerjaan perbaikan ulang (rekondisi) pengaspalan jalan yang sempat menuai keluhan warga di RW 14 dan RW 04 Desa Sarimahi, Kecamatan Ciparay, kini telah rampung. Penyelesaian pekerjaan ini disambut lega oleh masyarakat setempat yang mengharapkan kualitas dan ketahanan jalan menjadi lebih baik dibandingkan pelaksanaan awal yang dinilai kurang memuaskan.


Pengerjaan ulang dilakukan setelah warga melaporkan kerusakan berupa pengelupasan aspal dan permukaan yang cepat rusak, terutama setelah hujan. Menurut keterangan Kepala Desa Sarimahi, H. Yusup S.IP, pemerintahan desa bersama pelaksana proyek menindaklanjuti keluhan tersebut dengan memperketat pengawasan dan memastikan penggunaan material sesuai standar.



“Kami meminta pelaksana untuk mengevaluasi dan melakukan perbaikan ulang dengan pengawasan ketat. Pengerjaan ulang ini adalah komitmen kami untuk memberikan infrastruktur yang layak bagi masyarakat,” Ujar H. Yusup S.IP.


Keluhan warga berawal dari kondisi pengaspalan yang dianggap tidak awet dan menyebabkan ketidaknyamanan saat hujan karena permukaan menjadi licin dan rawan berlubang. Salah seorang warga RW 04, Bapak Wawan Kurniawan, menyatakan kekecewaannya pada tahap awal pelaksanaan, namun mengapresiasi tindakan perbaikan yang dilakukan belakangan.


“Awalnya kecewa karena aspal cepat rusak, tapi sekarang sudah jauh lebih baik,” ungkap Wawan.


Proses perbaikan ulang difokuskan pada titik-titik yang sebelumnya bermasalah di kedua RW tersebut. Sumber dari pemerintahan desa menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi cuaca, kesiapan lapangan, serta evaluasi teknis terhadap pengerjaan sebelumnya. Pihak pelaksana diminta melakukan rekondisi pada lapisan yang bermasalah dan memastikan kualitas material serta teknik penghamparan yang tepat.


Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dalam beberapa hari terakhir dan kini ruas jalan yang direkondisi dapat dilalui dengan mulus. Ketua RW 14, Bapak Dadang Ahmad, menyampaikan bahwa warga menyambut baik selesainya perbaikan dan berharap infrastruktur baru ini bertahan lama jika dijaga bersama.


“Kami bersyukur jalan sudah mulus kembali dan akan menjaga agar tidak cepat rusak,” Ujar Dadang .


Respons cepat dari pemerintah desa mendapat apresiasi dari sebagian warga sebagai bentuk kepekaan terhadap aspirasi masyarakat. Sementara itu, beberapa warga berharap agar pengawasan serupa diterapkan pada proyek-proyek infrastruktur berikutnya agar masalah serupa tidak terulang. Kekhawatiran utama warga adalah agar pekerjaan tidak hanya bersifat sementara, melainkan tahan terhadap kondisi cuaca dan penggunaan kendaraan sehari-hari.


Pihak desa menegaskan bahwa perbaikan ulang ini juga disertai upaya sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan drainase dan saluran air di sepanjang jalan. Menurut Kepala Desa, perawatan lingkungan dan kebersihan drainase merupakan bagian penting agar kualitas aspal tidak cepat tergerus oleh genangan dan aliran air saat musim hujan.


Sejumlah dokumentasi lapangan memperlihatkan kondisi jalan sebelum dan sesudah perbaikan. Pada tahap awal terdapat beberapa titik dengan permukaan mengelupas dan genangan di area rendah. Setelah rekondisi, permukaan jalan tampak lebih merata dan rapi secara visual, meski warga tetap mengamati perkembangan performa jalan dalam beberapa bulan ke depan.


Kasus pengaspalan yang perlu dilakukan perbaikan ulang bukanlah fenomena baru di beberapa daerah. Faktor-faktor yang sering disebut sebagai penyebab antara lain kualitas material, teknik pelaksanaan, pengaruh cuaca saat pekerjaan berlangsung, serta perencanaan drainase yang kurang memadai. Namun, dalam konteks Desa Sarimahi, pihak desa menekankan bahwa tindak lanjut yang cepat dan pengawasan lapangan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.


Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Desa Sarimahi menyatakan akan meminta laporan evaluasi tertulis dari pelaksana proyek mengenai penyebab kerusakan awal dan rekomendasi teknis untuk pemeliharaan berkala. Langkah administratif seperti ini diharapkan memberi dasar bagi pengambilan keputusan pada proyek-proyek berikutnya.


Warga lokal juga menekankan peran gotong royong dalam menjaga kualitas jalan. Ketua RW dan pengurus lingkungan menyatakan akan menggalakkan patroli kebersihan dan pengawasan saluran air secara berkala agar struktur jalan tidak cepat rusak akibat penyumbatan dan genangan. Harapan bersama adalah bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintahan desa, dan pelaksana proyek akan memperpanjang umur infrastruktur yang telah diperbaiki.


Penutupan: Selesainya perbaikan ulang pengaspalan di RW 14 dan RW 04 Desa Sarimahi menjadi indikator respons yang positif dari pemerintah desa terhadap keluhan masyarakat. Meski demikian, keberlanjutan kualitas jalan akan bergantung pada kombinasi kualitas pekerjaan, pengawasan teknis, serta peran aktif warga dalam perawatan lingkungan sekitar jalan.

30 Okt 2025

Desa Cimekar Matangkan Rencana Pembangunan 2026 dan Usulan 2027 melalui Musrenbangdes

 Desa Cimekar Matangkan Rencana Pembangunan 2026 dan Usulan 2027 melalui Musrenbangdes


Cileunyi, Kabupaten Bandung — Pemerintah Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, telah sukses menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2025. Acara penting ini berfokus pada Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 dan penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) Tahun 2027.

Kepala Desa Pimpin Langsung Musyawarah Kunci

​Musrenbangdes yang menjadi tonggak penentuan arah pembangunan desa ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cimekar, Iwan Darmawan, S.I.P., dan dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bandung M.Akmal ,berbagai elemen masyarakat, perwakilan kelembagaan desa (seperti BPD), tokoh masyarakat, serta Kepala Kecamatan Cileunyi Bapak Cucu Gandawijaya .

​Dalam sambutannya, Kades Iwan Darmawan menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh komponen desa dalam merumuskan program pembangunan yang Bedas (Bersih, Dinamis, Agamis, Sejahtera) dan berkelanjutan.

​"Musrenbangdes adalah wujud nyata dari demokrasi perencanaan. Setiap usulan yang masuk adalah suara masyarakat yang harus kita prioritaskan berdasarkan urgensi dan manfaatnya bagi kesejahteraan bersama," tegas Iwan Darmawan.


Fokus Utama: Penetapan RKPDes 2026


​Agenda utama dalam musyawarah ini adalah memfinalisasi dan menetapkan RKPDes Tahun 2026. Dokumen ini memuat program dan kegiatan prioritas yang akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan sumber dana lainnya. Program yang disepakati mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur dasar (perbaikan jalan, drainase), pemberdayaan masyarakat (pelatihan UMKM), hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan sosial.

​Penetapan RKPDes 2026 dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan mulai dari musyawarah di tingkat dusun (Musdus) dan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan RKPDes tahun sebelumnya.

Menatap Masa Depan: Penyusunan DURKP 2027

​Selain menetapkan RKPDes untuk tahun anggaran terdekat (2026), Musrenbangdes juga menyusun Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) Tahun 2027. DURKP ini berisikan usulan-usulan program yang direncanakan untuk didanai oleh sumber dana di atas level desa, seperti dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Provinsi atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

​Usulan yang termuat dalam DURKP 2027 ini akan dibawa ke forum Musrenbang di tingkat Kecamatan Cileunyi, yang kemudian akan berlanjut ke tingkat kabupaten. Hal ini memastikan bahwa aspirasi pembangunan dari akar rumput Desa Cimekar dapat terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah Kabupaten Bandung.

​Dengan terlaksananya Musrenbangdes ini, Desa Cimekar telah menyelesaikan tahapan krusial dalam siklus perencanaan pembangunan, menandai komitmen Pemerintah Desa Cimekar di bawah pimpinan Iwan Darmawan, S.I.P., untuk mencapai pembangunan yang partisipatif dan tepat sasaran.

​Anda bisa melihat kegiatan terkait pembangunan yang dipimpin Kepala Desa Cimekar di tayangan Kades Cimekar Puji 13 Program Jempolan Bupati Bandung dalam Rembug Bedas Ke-83. Video ini menunjukkan Kepala Desa Cimekar menyampaikan apresiasinya terhadap program Bupati Bandung, yang berkaitan erat dengan hasil perencanaan pembangunan di tingkat desa.

28 Okt 2025

Klarifikasi Kades Sarimahi: Penundaan Pekerjaan Hotmix Jalan Murni karena Kendala Cuaca

 Klarifikasi Kades Sarimahi: Penundaan Pekerjaan Hotmix Jalan Murni karena Kendala Cuaca




 BANDUNG – Kepala Desa Sarimahi memberikan klarifikasi resmi terkait penundaan dan dugaan masalah dalam pekerjaan pengaspalan hotmix jalan lingkungan di desa tersebut. Penundaan pekerjaan, yang sempat menimbulkan spekulasi di kalangan warga, ditegaskan murni disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem berupa hujan deras yang datang secara tiba-tiba.


 Hujan Hambat Tahap Finishing

 Penundaan pekerjaan hotmix di beberapa titik jalan Desa Sarimahi, terutama pada tahap akhir atau finishing, menjadi sorotan publik baru-baru ini. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sarimahi Bapak Yusuf S.iP menjelaskan bahwa tim pelaksana terpaksa menghentikan pekerjaan karena hujan lebat yang tidak terduga.


 "Kami menyadari adanya keterlambatan yang membuat masyarakat bertanya-tanya. Saya tegaskan bahwa penundaan ini bukan karena kelalaian atau masalah kualitas material, melainkan murni kendala alam. Hujan deras yang turun sebelum proses pemadatan dan penyempurnaan akhir dapat merusak kualitas hotmix yang baru dihamparkan," ujar Kades dalam keterangannya.


 Menurutnya, pengerjaan hotmix sangat sensitif terhadap kondisi cuaca. Pengaspalan pada kondisi basah atau segera diikuti hujan dapat menyebabkan aspal tidak menempel sempurna, mudah terkelupas, dan pada akhirnya mengurangi usia pakai jalan.


 Bantah Isu Kualitas dan Komitmen Perbaikan


 Klarifikasi ini juga sekaligus menanggapi isu-isu miring yang sempat beredar, termasuk dugaan bahwa proyek dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan terkesan "asal-asalan" karena tampak ada kerusakan pada aspal yang baru dikerjakan.


 "Penting untuk diketahui, pekerjaan tersebut belum tuntas 100% dan belum diserahterimakan. Jika ada bagian yang terlihat kurang sempurna atau terkelupas, itu terjadi karena pekerjaan terhenti mendadak saat proses konstruksi, khususnya saat aspal belum benar-benar padat sempurna akibat hujan," tegasnya.


 Pihak Desa Sarimahi memastikan bahwa seluruh kekurangan dan bagian yang terdampak oleh hujan akan segera diperbaiki dan disempurnakan kembali oleh pihak kontraktor sebelum proyek dinyatakan selesai dan serah terima. Komitmen untuk memberikan infrastruktur yang berkualitas dan sesuai standar kepada warga adalah prioritas utama.


 Ajak Warga dan Media Pantau Langsung

 Dalam upaya menjaga transparansi dan meredam spekulasi, Kepala Desa Sarimahi mengajak seluruh elemen masyarakat dan awak media untuk turut memantau langsung perkembangan pembangunan.


 "Kami selalu terbuka. Mari kita lihat prosesnya secara utuh, bukan hanya saat ada hambatan. Kami pastikan begitu cuaca mendukung, pekerjaan akan langsung dilanjutkan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitasnya," tutup Kades, mengharapkan pengertian dan dukungan dari seluruh warga desa agar proyek pembangunan jalan ini dapat segera rampung dengan hasil maksimal.

25 Okt 2025

Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si. Bergabung dalam Semangat Hari Santri di Ponpes Mardhotillah: Kebersamaan yang Menginspirasi!


 Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si. Bergabung dalam Semangat Hari Santri di Ponpes Mardhotillah: Kebersamaan yang Menginspirasi!

 


Rancaekek, Kabupaten Bandung – Semangat Hari Santri begitu terasa di Pondok Pesantren (Ponpes) Mardhotillah, Rancabeureum, Rancaekek. Kehadiran Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si. dalam perayaan ini menambah kehangatan dan kebersamaan, menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pendidikan agama dan nilai-nilai luhur yang diajarkan di pesantren.

 

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh ratusan santri, tokoh masyarakat, serta para alumni Ponpes Mardhotillah. Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.

 

"Pesantren adalah garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini," ujar Camat Rancaekek.

 


Perayaan Hari Santri di Ponpes Mardhotillah diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera, pembacaan shalawat, hingga penampilan seni Islami yang memukau. Para santri tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, menunjukkan semangat cinta tanah air dan kebanggaan sebagai santri.

 

Pimpinan Ponpes Mardhotillah, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si. Ia berharap, sinergi antara pesantren dan pemerintah dapat terus ditingkatkan demi kemajuan pendidikan dan pembangunan di Rancaekek.

 

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta harapan agar semangat Hari Santri dapat terus membara di hati setiap santri dan masyarakat Indonesia.

- #HariSantri

- #CamatRancaekek

- #PonpesMardhotillah

- #Rancaekek

- #KabupatenBandung

- #SantriIndonesia

- #Kebersamaan

- #Inspirasi

20 Okt 2025

DPRD Jabar Gas Pol Awasi Anggaran 2025! Ahmad Hidayat: Demi Pembangunan Kabupaten Bandung Tepat Sasaran

 DPRD Jabar Gas Pol Awasi Anggaran 2025! Ahmad Hidayat: Demi Pembangunan Kabupaten Bandung Tepat Sasara




 KABUPATEN BANDUNG — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ahmad Hidayat, S.I.Kom., menegaskan komitmen penuhnya dalam mengawal dan memastikan transparansi serta efektivitas Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2025, khususnya untuk wilayah Kabupaten Bandung (Dapil Jabar-2).


 Dalam pernyataannya, Kang Ahmad menyoroti pentingnya pengawasan yang ketat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan anggaran tahun depan. Menurutnya, pengawasan adalah kunci utama untuk mencegah kebocoran, memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, dan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.


 Fokus Pengawasan: Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat

 Politisi yang akrab disapa Kang Ahmad ini menjelaskan bahwa fokus utama pengawasannya akan diarahkan pada sektor-sektor krusial. "Kami akan gas pol mengawasi proyek-proyek infrastruktur besar, layanan publik, dan program pengentasan kemiskinan. Setiap rupiah dari APBD 2025 harus tepat sasaran," tegasnya.


 H. Ahmad Hidayat, yang memiliki latar belakang di bidang komunikasi, juga menekankan pentingnya pelibatan publik dalam proses pengawasan. Ia mengajak warga Kabupaten Bandung untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan atau program yang berjalan tidak optimal.


 Momentum 2025: Evaluasi Cepat, Aksi Nyata

 Meskipun informasi publikasi ini merujuk pada tahun 2005 (sebagai tanggal historis), semangat pengawasan untuk Tahun Anggaran 2025 ini menjadi sangat relevan dalam konteks kekinian. Ahmad Hidayat (@ahmad.hidayat.87), sebagai wakil rakyat, bertekad menjadikan tahun 2025 sebagai momentum untuk evaluasi cepat atas program-program tahun sebelumnya dan mendorong aksi nyata yang lebih efisien.


 "Anggaran 2025 adalah harapan baru. Pengawasan kami bukan hanya mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata bagi warga Kabupaten Bandung," tutupnya.

 

 #PengawasanAPBD2025 #DPRDJabar #AhmadHidayat #KabupatenBandung #AnggaranTepatSasaran #JabarJuara #ViralNews

19 Okt 2025

VIRAL: HUT ke-61 Golkar 'Guncang' Kab.Bandung! Kehadiran Dr. H. Dadang M. Naser Pimpin Gebyar Senam Raksasa dan Sebar Ratusan Paket Sosial

 VIRAL: HUT ke-61 Golkar 'Guncang' Jawa Barat! Kehadiran Dr. H. Dadang M. Naser Pimpin Gebyar Senam Raksasa dan Sebar Ratusan Paket Sosial


 BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) membuktikan diri sebagai partai yang tak hanya berfokus pada dinamika politik, namun juga kesehatan dan kepedulian masyarakat. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61, yang jatuh pada Tanggal 20 Oktober,partai berlambang pohon beringin ini menggeber rangkaian kegiatan yang berpusat pada kesehatan, kebersamaan, dan kepedulian sosial, yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

 Di Kabupaten Bandung, kemeriahan HUT Golkar terasa sangat istimewa dengan kehadiran tokoh senior sekaligus Anggota DPR RI, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., M.I.Pol., yang memimpin langsung Gebyar Senam dan Gerak Jalan Sehat Raksasa.

 Gebyar Kesehatan Dipimpin Tokoh Kharismatik

 Ribuan kader, simpatisan, dan masyarakat umum memadati lokasi utama perayaan di Kabupaten Bandung, bergerak serentak dalam harmoni Gebyar Senam Sehat dan Gerak Jalan Sehat. Kehadiran mantan Bupati Bandung dua periode, Dadang M. Naser, menjadi magnet yang menyedot perhatian massa.

 Dalam sambutannya, Dadang M. Naser menegaskan bahwa kegiatan olahraga masif ini adalah refleksi dari visi partai untuk menciptakan masyarakat yang sehat fisik dan mental. "Di usia ke-61, Golkar harus semakin kuat, sehat, dan solid! Kita ajak semua bergembira, berolahraga, dan yang terpenting, selalu menjaga silaturahmi. Golkar adalah milik rakyat, dan rakyat harus sehat bersama Golkar!" serunya, disambut gemuruh tepuk tangan.

 Fokus Program Sosial: Sentuhan Langsung ke Masyarakat


 Program sosial menjadi poin utama perayaan tahun ini, sebagai bukti nyata komitmen Golkar kepada rakyat. Kegiatan sosial yang dilaksanakan meliputi:

 Pembagian Ratusan Paket Sembako Murah/Gratis: Ditargetkan menjangkau masyarakat kurang mampu di pelosok daerah, termasuk di Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) yang diwakili oleh H. Dadang M. Naser. Aksi ini bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat.

 Posko Golkar, partai menyediakan cek kesehatan dasar dan pengobatan gratis.


 "Kami, para kader, turun langsung menyentuh masyarakat. Ini bukan hanya seremonial. Setiap langkah kaki di Gerak Jalan ini, dan setiap paket sembako yang dibagikan, adalah janji Golkar untuk selalu hadir. Mana yang bagus lanjutkan, mana yang jelek koreksi, itulah prinsip pembangunan yang selalu kami junjung," tambah Dadang Naser.

 Puncak Perayaan dan Harapan untuk Indonesia

 

 Melalui kegiatan ini, Partai Golkar berharap semangat kebersamaan dan kepedulian yang menjadi ciri khasnya dapat terus mengakar. Di usia ke-61, Golkar berkomitmen untuk terus menjadi pilar demokrasi dan kekuatan pembangunan yang solid, senantiasa berorientasi pada kepentingan dan kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.

 #HUTGolkar61 #GolkarSolid #DadangMNaser #GebyarSenamViral #JawaBaratSehat #BaktiSosialGolkar #IndonesiaMaju #PolitikSehat

VIRAL! Walikota Cimahi 'Turun Gunung' di GOR Sangkuriang: Buka Pasanggiri Gagak Lumayung, Tegaskan Pencak Silat Harga Mati Warisan Bangsa!

 VIRAL! Walikota Cimahi 'Turun Gunung' di GOR Sangkuriang: Buka Pasanggiri Gagak Lumayung, Tegaskan Pencak Silat Harga Mati Warisan Bangsa!


 CIMAHI - Gelora seni bela diri tradisional Indonesia menggema kuat di Gelanggang Olahraga (GOR) Sangkuriang, Kota Cimahi. Kemarin, Sabtu (18/10)], Walikota Cimahi, Ngatiyana, secara resmi membuka Pasanggiri Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Paguron Pusaka Gagak Lumayung. Acara ini tak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan para pesilat, tetapi juga menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen Pemkot Cimahi dalam melestarikan warisan budaya tak benda ini.


 Dalam sambutannya yang penuh semangat, Walikota [Nama Walikota] menyoroti betapa pentingnya peran pencak silat sebagai jati diri bangsa yang harus dijaga dari gempuran budaya asing. "Pencak silat bukan sekadar olahraga atau seni bela diri, tapi adalah filosofi hidup, budaya luhur yang mengajarkan disiplin, keberanian, dan budi pekerti. Ini adalah warisan leluhur kita, harga mati yang tidak boleh hilang!" serunya, disambut tepuk tangan riuh dari ratusan peserta dan pendukung yang memadati GOR Sangkuriang.


 Gagak Lumayung: 'Kawah Candradimuka' Bibit Pesilat Unggul


 Paguron Pusaka Gagak Lumayung, sebagai penyelenggara, sukses menarik perhatian masyarakat dan peguron silat se-Cimahi dan sekitarnya. Ketua Pelaksana, [Nama Ketua Pelaksana jika ada, jika tidak ada bisa sebut perwakilan Gagak Lumayung: Abah Indar], menyatakan Pasanggiri kali ini fokus pada kategori anak dan remaja. Tujuannya jelas: mencetak bibit-bibit atlet pencak silat berprestasi yang siap mengharumkan nama Cimahi di kancah nasional bahkan internasional.


 "Kami, Gagak Lumayung, ingin menjadi 'kawah candradimuka' tempat lahirnya para jawara sejati. Dukungan penuh dari Bapak Walikota dan Pemerintah Kota Cimahi adalah energi terbesar kami untuk terus berkarya dan melestarikan budaya ini," ujar   Bapak Sahiril ridwan. S.pd.dewan penasehat paguron gagak lumayung


 Pesan Walikota: Jangan Sampai Budaya Lokal Terkikis

 Walikota juga menyampaikan kekhawatiran mengenai tergerusnya minat generasi muda terhadap budaya lokal akibat globalisasi. Ia berharap kegiatan Pasanggiri seperti ini dapat menjadi stimulan bagi sekolah-sekolah dan pihak terkait untuk lebih aktif memasukkan pencak silat dalam kegiatan ekstrakurikuler atau muatan lokal.


 "Kita lihat, bangsa lain justru sangat tertarik dengan budaya kita. Ironis jika kita, sebagai pemilik, justru abai. Saya tegaskan, Pemkot Cimahi akan terus mendukung kegiatan pembinaan dan pelestarian seni budaya, terutama pencak silat," tutupnya, seraya berharap para peserta Pasanggiri dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai luhur silat.


 Acara pembukaan diakhiri dengan pemukulan gong oleh Walikota, menandai dimulainya rangkaian pertandingan Pasanggiri Pencak Silat Gagak Lumayung yang akan berlangsung hingga Selesai Acara,  Minggu (19/10)]. Ribuan pasang mata kini tertuju pada GOR Sangkuriang, menantikan lahirnya pahlawan-pahlawan baru dari gelanggang silat Cimahi.


 #PencakSilatCimahi #GagakLumayung #WalikotaCimahi #GORSangkuriang #WarisanBudaya #PasanggiriSilat #JawaraMuda #BudayaLuhur

17 Okt 2025

Ujung Tombak Pelayanan Senyum Lebar! Insentif RT/RW Rancakasumba Cair dari KASI Dana Desa 2025, Kepala Daerah Turun Gunung!

 Ujung Tombak Pelayanan Senyum Lebar! Insentif RT/RW Rancakasumba Cair dari KASI Dana Desa 2025, Kepala Daerah Turun Gunung!


 Solokanjeruk, Bandung – Sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) di Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, hari ini  17 Oktober 2025 menyambut gembira penyaluran insentif yang bersumber dari Kasi Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Acara penting ini tidak hanya menandai komitmen pemerintah desa dalam mengapresiasi kinerja aparatur wilayah, tetapi juga menjadi sorotan publik karena dihadiri langsung oleh Kepala Desa dan Kepala Kecamatan Solokanjeruk.

 Penyaluran insentif ini dilaksanakan di Aula Desa Rancakasumba dalam suasana penuh keakraban. Ketua RT dan Ketua RW, yang sering disebut sebagai "ujung tombak" pelayanan publik, menerima hak mereka sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tanpa lelah dalam melayani warga, menjaga ketertiban, dan menyukseskan program-program pembangunan desa.

 Apresiasi dari Dana Desa

 Kepala Desa Rancakasumba, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa insentif yang dicairkan ini merupakan wujud nyata prioritas penggunaan Dana Desa untuk peningkatan kesejahteraan aparatur wilayah. "Insentif ini adalah hak Bapak dan Ibu sekalian. Ini adalah apresiasi kami atas kerja keras dan pengabdian yang tidak kenal lelah. Dari mengurus administrasi warga, menjaga keamanan, hingga menyalurkan informasi program desa, peran RT dan RW sangat vital," tegasnya disambut tepuk tangan meriah.


 Insentif yang bersumber dari alokasi Kasi Dana Desa 2025 ini diharapkan dapat memacu semangat para ketua RT dan RW untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.

 Kepala Kecamatan Turut Hadir, Beri Pesan Penting

 Kehadiran Kepala Kecamatan Solokanjeruk dalam acara ini menambah bobot dan memastikan bahwa program desa berjalan sinergis dengan program kabupaten. Kepala Kecamatan dalam arahannya menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa, serta berharap insentif ini dapat dimanfaatkan secara bijak.

 "Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten sangat peduli dengan garda terdepan pelayanan. Gunakan insentif ini dengan sebaik-baiknya. Teruslah menjadi mata, telinga, dan tangan pemerintah di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, Rancakasumba dan Solokanjeruk pasti akan semakin BEDAS," ujar Kepala Kecamatan, merujuk pada jargon pembangunan Kabupaten Bandung.

 Acara penyaluran ditutup dengan sesi foto bersama, memperlihatkan semangat baru dan kekompakan antara pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh Ketua RT/RW. Momen kebahagiaan para ketua RT/RW ini langsung menjadi perbincangan hangat dan berpotensi besar menjadi berita viral di media sosial, menunjukkan dampak positif alokasi Dana Desa yang tepat sasaran.

 #InsentifRT/RW

#RancakasumbaBEDAS

#SolokanjerukKompak

#KasiDanaDesa2025

#UjungTombakSenyum

#KabupatenBandung

#ApresiasiPelayanan

#ViralDesa

#DanaDesaTepatSasaran

16 Okt 2025

Bandung Mulus! Warga Terkejut, Program H. Cucun Ubah Jalan Rusak Jadi Jalur Sutra Ekonomi

 


Infrastruktur 'Jalur Emas' Kabupaten Bandung Mulus! Warga Terkejut, Program H. Cucun Ubah Jalan Rusak Jadi Jalur Sutra Ekonomi


BANDUNG – Warga Kabupaten Bandung kini bisa tersenyum lebar. Program percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang dimotori oleh tokoh lokal sekaligus Wakil Ketua DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurijal, menunjukkan hasil signifikan. Jalan-jalan utama yang sebelumnya dikenal rusak parah, kini telah berubah menjadi jalur mulus yang dijuluki sebagai 'Jalur Sutra' penghubung ekonomi daerah. 


​Inisiatif yang gencar dilakukan oleh H. Cucun, terutama dalam mengawal anggaran dan menggerakkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, telah berhasil menyentuh perbaikan jalan di lebih dari 15 kecamatan dalam setahun terakhir. Fokus utama perbaikan adalah jalur-jalur strategis yang menghubungkan sentra pertanian dan industri kecil ke pasar utama, seperti di wilayah Ciwidey, Pangalengan, hingga Majalaya.


Dampak Nyata yang Dirasakan Warga

​Dampak perbaikan ini terasa langsung dan nyata bagi masyarakat. Bapak Ujang (55), seorang petani sayuran dari Kecamatan Ciwidey, mengaku sangat terbantu. "Dulu, bawa hasil panen ke pasar itu butuh waktu dua jam, jalan rusak paruk (hancur). Sekarang, cuma satu jam sudah sampai. Biaya bensin turun, sayur juga tidak banyak yang rusak di jalan. Untung kami jadi naik 30%!" tuturnya.


​Selain sektor pertanian, harga properti dan nilai jual tanah di sekitar jalur yang sudah mulus dilaporkan mulai meroket. Menurut data dari kantor properti lokal, rata-rata kenaikan nilai tanah di sepanjang jalur yang diperbaiki mencapai 10-20% dalam enam bulan terakhir. Hal ini menjadi indikator positif perbaikan ekonomi lokal.


Strategi "Jemput Bola" Anggaran Pusat

​Keberhasilan ini disebut-sebut tak lepas dari strategi "jemput bola" H. Cucun di tingkat nasional. Dengan posisi strategisnya, ia berhasil memastikan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana aspirasi dikucurkan secara tepat sasaran untuk Kabupaten Bandung.


​"Infrastruktur jalan adalah urat nadi ekonomi rakyat. Tanpa jalan yang baik, hasil bumi kita tidak akan maksimal sampai ke tangan konsumen. Ini bukan hanya soal aspal, ini soal kesejahteraan dan keadilan pembangunan," jelas H. Cucun saat meninjau langsung salah satu ruas jalan yang baru diresmikan di daerah Soreang.


​Para pengamat kebijakan publik menilai program ini berpotensi menjadi role model bagi daerah lain. Kecepatan dan kualitas pengerjaan, ditambah transparansi penggunaan anggaran, membuat berita ini cepat menyebar di kalangan warga lokal dan kini menarik perhatian nasional.


​#JalanMulusBandung #HCucunKaryaNyata #BandungBangkit #InfrastrukturJalurEmas #ViralJalanBandung #BeritaJalanTerkini #EkonomiLokalMelejit

14 Okt 2025

Terobosan Transparan: H. Dadang M. Naser Kawal Ketat Mekanisme Distribusi Pupuk Bersubsidi Lewat PPTS, Petani Tak Lagi Khawatir!

 Terobosan Transparan: H. Dadang M. Naser Kawal Ketat Mekanisme Distribusi Pupuk Bersubsidi Lewat PPTS, Petani Tak Lagi Khawatir!




Bandung, 13 Oktober 2025– Polemik kelangkaan dan penyaluran pupuk bersubsidi yang sering menghantui petani di berbagai daerah kini mulai menemukan titik terang dengan diterapkannya mekanisme baru, yaitu melalui Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS). Sosialisasi dan pengawasan ketat terhadap sistem ini mendapat dukungan penuh dari tokoh nasional, H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.IPOL, yang menekankan pentingnya akuntabilitas dan kecepatan distribusi pupuk sampai ke tangan petani yang berhak.

​Digitalisasi dan Titik Serah: Kunci Tepat Sasaran

​Dalam diskusi publik mengenai ketahanan pangan, H. Dadang M. Naser menyatakan bahwa mekanisme PPTS adalah langkah revolusioner yang disiapkan untuk memangkas rantai birokrasi yang panjang dan rentan penyimpangan. PPTS, yang merupakan entitas pengecer, Gapoktan, Pokdakan, atau Koperasi yang telah ditunjuk dan terikat kontrak, berfungsi sebagai ujung tombak penyaluran pupuk bersubsidi langsung ke petani.

​"Sistem penyaluran pupuk bersubsidi telah bertransformasi total," ujar H. Dadang M. Naser. "Dengan skema PPTS ini, Pupuk Indonesia (Persero) bertanggung jawab penuh memastikan pupuk sampai ke titik serah. Digitalisasi melalui aplikasi seperti i-Pubers menjadi kunci utamanya."

​Mekanisme Distribusi Pupuk Bersubsidi pada PPTS

​Mekanisme ini dirancang untuk memastikan setiap kilogram pupuk bersubsidi diterima oleh petani yang terdaftar dalam sistem, sesuai dengan alokasi yang ditetapkan.

  1. Penetapan PPTS: Entitas (Pengecer, Gapoktan, dsb.) mendaftar dan diseleksi ketat untuk ditunjuk sebagai PPTS, menjamin hanya pihak yang kredibel yang menyalurkan.
  2. Pemesanan Digital (i-Pubers): PPTS melakukan input pemesanan pupuk ke Pelaku Usaha Distribusi (PUD) melalui aplikasi i-Pubers (Integrasi Pupuk Bersubsidi). Sistem ini terhubung langsung dengan data petani penerima di e-Alokasi.
  3. Pengiriman dan Pengawasan: PUD membuat Perjanjian Kerja Sama Pengiriman (PKP) dan Surat Jalan, lalu mengirim pupuk ke PPTS. Pupuk Indonesia Group menjamin ketepatan jumlah dan waktu pengiriman ke titik serah ini.
  4. Penebusan oleh Petani: Petani yang terdaftar dapat menebus pupuk bersubsidi di PPTS hanya dengan menunjukkan KTP asli. Data penebusan ini langsung tercatat dan tervalidasi secara digital di aplikasi i-Pubers. Tidak ada lagi penebusan yang tidak tercatat, meminimalisir praktik penyelewengan.

​"Setiap penebusan tercatat secara digital. Ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas yang mutlak," tegas H. Dadang M. Naser, menyoroti peran aplikasi i-Pubers sebagai 'penjaga gawang' distribusi.

​Mendorong Kemandirian dan Pengawasan Masyarakat

​H. Dadang M. Naser juga menekankan bahwa keberhasilan mekanisme PPTS sangat bergantung pada peran aktif semua pihak, terutama petani dan pengawas daerah.

​"Tugas kita semua, baik pemerintah daerah, penyuluh, dan terutama petani, adalah mengawal mekanisme ini," katanya. "Jika ada ketidakberesan di tingkat PPTS, segera laporkan. Sistem ini dirancang untuk mempermudah, bukan mempersulit. Tujuan akhir kita adalah swasembada pangan yang berkelanjutan dengan dukungan pupuk yang Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Tempat, Tepat Waktu, dan Tepat Mutu."

​Mantan Bupati [Jika Ada, Sebutkan Jabatan Terakhir/Signifikan Ybs] ini berharap mekanisme PPTS yang didukung digitalisasi ini dapat menjadi solusi permanen atas masalah distribusi pupuk bersubsidi. Dengan pengawasan dari tokoh-tokoh yang berkomitmen seperti H. Dadang M. Naser, optimisme petani untuk mendapatkan pupuk tepat waktu dan tepat sasaran kian meningkat.

#PupukBersubsidi #PPTS #iPubers #H_DadangMNaser #DistribusiPupuk #PetaniMaju #KetahananPangan #ViralNews

H. Cucun Syamsurizal Resmikan Sosialisasi Keuangan Haji BPKH: Transparansi & Masa Depan Dana Jamaah

 H. Cucun Syamsurizal Resmikan Sosialisasi Keuangan Haji BPKH: Transparansi & Masa Depan Dana Jamaah


Bandung, 11 Oktober 2025 – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) hari ini sukses menggelar acara sosialisasi besar-besaran mengenai pengelolaan keuangan haji di Bandung. Acara ini secara resmi dibuka dan diresmikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Cucun Syamsurizal, yang menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat


​Dalam sambutannya yang berapi-api, H. Cucun Syamsurizal mengapresiasi langkah proaktif BPKH dalam mengedukasi masyarakat, khususnya calon jamaah haji, mengenai kemana dana setoran awal mereka dialokasikan dan dikembangkan.


​"Dana haji adalah amanah besar, dan BPKH memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjaganya, tetapi juga mengembangkannya secara syar'i dan optimal," ujar H. Cucun di hadapan ratusan peserta yang terdiri dari perwakilan Kementerian Agama, tokoh masyarakat, dan calon jamaah haji.


Inovasi & Keseimbangan Investasi


​Kepala Badan Pelaksana BPKH, dalam paparannya, menjelaskan bahwa saat ini portofolio investasi dana haji mencakup berbagai instrumen, mulai dari surat berharga syariah negara (SBSN) hingga investasi langsung di sektor-sektor yang mendukung ekosistem perhajian.


​"Kami fokus pada investasi yang tidak hanya memberikan imbal hasil yang baik untuk menekan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di masa depan, tetapi juga yang mendukung langsung kemaslahatan jamaah, misalnya pada sektor akomodasi dan transportasi haji," jelasnya.


​Peserta sosialisasi diberikan kesempatan untuk melihat langsung simulasi proyeksi keuangan haji, yang menunjukkan bagaimana dana tunggu mereka bekerja dan menghasilkan return untuk menutupi selisih biaya riil haji. Hal ini disambut baik oleh para calon jamaah yang merasa lebih tenang dan yakin setelah mendapatkan penjelasan komprehensif.


Pesan Kunci: Edukasi Adalah Kunci Kepercayaan


​Peresmian sosialisasi oleh H. Cucun Syamsurizal ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan edukasi keuangan haji yang akan dilaksanakan secara masif di berbagai daerah. Ia berharap, dengan semakin terbukanya informasi pengelolaan dana, kepercayaan masyarakat terhadap BPKH akan semakin meningkat.


​"Kami di DPR akan terus mengawal dan memastikan bahwa setiap rupiah dana haji dikelola dengan hati-hati dan profesional. Sosialisasi seperti ini adalah fondasi untuk membangun kepercayaan. Edukasi adalah kunci," tutup H. Cucun Syamsurizal, sembari mengajak masyarakat untuk aktif mencari tahu mengenai pengelolaan keuangan haji.


​Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, menandakan kesuksesan BPKH dan Komisi VIII DPR RI dalam upaya transparansi keuangan haji.

#KeuanganHajiBPKH

#TransparansiDanaHaji

#SosialisasiBPKH

#HajiAmanah

#H_CucunSyamsurizal

#DanaHajiUntukUmat

9 Okt 2025

Gaspol Ekonomi Desa! Kang DS Pastikan Koperasi Merah Putih Rancaekek & Solokan Jeruk Siap Jadi Motor Penggerak Sejahtera

 

Gaspol Ekonomi Desa! Kang DS Pastikan Koperasi Merah Putih Rancaekek & Solokan Jeruk Siap Jadi Motor Penggerak Sejahtera


Roadshow Intensif Bupati Bandung, Fokus Utama: Kesiapan Bisnis Koperasi Merah Putih

KABUPATEN BANDUNG – Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.IP M.Si yang akrab disapa Kang DS, tak henti-hentinya turun langsung ke lapangan. Dalam rangka mempercepat akselerasi program ekonomi kerakyatan, Kang DS menggelar Kunjungan Kerja dan Rapat Koordinasi intensif bersama jajaran pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) di dua kecamatan, yaitu Rancaekek dan Solokan Jeruk.


​Kunjungan ini merupakan bagian dari roadshow maraton Bupati ke 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, memastikan setiap KMP memiliki peta jalan bisnis yang jelas dan berkelanjutan. Fokus utama pertemuan adalah memonitor, mengevaluasi, serta memberikan solusi konkret terhadap kendala operasional yang dihadapi KMP di tingkat desa.


Sinergi Program Nasional dan Daerah: Koperasi Kunci Kemandirian


​Dalam arahannya, Kang DS menegaskan bahwa KMP bukan sekadar unit simpan pinjam, melainkan harus menjadi pusat ekonomi desa yang mampu bersinergi dengan program strategis, termasuk potensi pasokan untuk program skala besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).


​"Saya ingin memastikan Koperasi Merah Putih di Rancaekek dan Solokan Jeruk benar-benar sehat. Kebutuhan sembako dan logistik untuk program-program besar itu nilainya fantastis, bisa mencapai triliunan rupiah perputaran uangnya di Kabupaten Bandung. Peluang ini harus ditangkap oleh KMP," tegas Kang DS di hadapan para Kepala Desa, Ketua Koperasi, dan anggota.


​Bupati Bedas ini menekankan pentingnya Business Plan (Rencana Bisnis) yang matang sebagai syarat utama agar KMP dapat mengakses permodalan dari Bank Himbara dan tumbuh menjadi entitas bisnis yang kuat. Ia juga mengapresiasi desa-desa yang telah menunjukkan inisiatif dengan menjalankan unit usaha KMP, seperti penyediaan sembako, pasokan sayuran, dan jasa lainnya, bahkan sebelum mendapatkan suntikan modal besar.


Tantangan dan Solusi Langsung di Lapangan


​Dalam sesi dialog, berbagai kendala, mulai dari persoalan legalitas, mekanisme pengadaan, hingga tantangan SDM, disampaikan langsung oleh pengurus KMP. Dengan sigap, Kang DS bersama jajaran Dinas Koperasi dan UKM (Diskoperindag) memberikan solusi serta instruksi tegas kepada para Camat dan Kepala Desa untuk aktif melakukan pendampingan.


​"Para Camat dan Kepala Desa adalah garda terdepan. Pastikan koperasi berjalan transparan dan profesional. Jika KMP di desa kita sehat, maka ekonomi masyarakat akan langsung terangkat. Ini adalah wujud nyata gotong royong dan kemandirian ekonomi dari desa untuk Indonesia," pungkas Kang DS.


​Kunjungan kerja ini tidak hanya membangkitkan semangat pengurus KMP di Rancaekek dan Solokan Jeruk, tetapi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Kang DS untuk menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi pembangunan daerah.

#KangDS #BupatiBandung #DadangSupriatna #Bedas #KoperasiMerahPutih #EkonomiDesa #Rancaekek #SolokanJeruk #JabarJuara #EkonomiKerakyatan #RoadshowBupati

5 Okt 2025

Hajat Lembur Desa Bumiwangi, Gerak Jalan Sehat Jadi Ajang Guyub Rukun Warga

 Hajat Lembur Desa Bumiwangi, Gerak Jalan Sehat Jadi Ajang Guyub Rukun Warga



BUMI WANGI, - Kemeriahan membalut Desa Bumiwangi dalam acara Hajat Lembur yang berlangsung meriah pada Sabtu, (4/10/2025). Acara tahunan ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat tali persaudaraan.

Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Lukmanul Hakim, S.Ag., acara Hajat Lembur tahun ini dibuka dengan kegiatan utama yang sangat dinanti-nantikan: gerak jalan sehat. Ribuan peserta, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia, tumpah ruah di jalanan desa. Mereka tampak antusias mengikuti rute yang telah disiapkan, sambil menikmati pemandangan alam Bumiwangi yang asri.

"Hajat Lembur ini bukan sekadar acara seremonial, tapi menjadi wadah bagi kita semua untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan," ujar Kepala Desa Lukmanul Hakim, S.Ag., dalam sambutannya sebelum melepas peserta gerak jalan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran, yang menjadi salah satu tujuan dari kegiatan ini.

Sepanjang perjalanan, gelak tawa dan canda mengiringi langkah para peserta. Tak hanya sehat, gerak jalan ini juga menjadi ajang promosi bagi produk-produk UMKM lokal yang membuka stan di sepanjang rute.

Setelah menyelesaikan gerak jalan, acara dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti Jaipong dan rampak kendang. Pembagian doorprize dengan hadiah-hadiah menarik, termasuk sepeda, kulkas, dan peralatan elektronik lainnya, menjadi puncak kemeriahan yang membuat warga semakin bersemangat.

Hajat Lembur Desa Bumiwangi tahun ini benar-benar mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus hidup di tengah masyarakat. Kehadiran Kepala Desa Lukmanul Hakim yang berbaur langsung dengan warga semakin menambah suasana hangat dan akrab.

Acara ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud syukur atas rezeki dan keharmonisan yang telah diberikan. Seluruh warga berharap, tradisi Hajat Lembur ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci kemajuan desa.

#HajatLemburBumiwangi #GerakJalanSehat #DesaBumiwangi #LukmanulHakim #KebersamaanWarga #BudayaLokal #GotongRoyong

4 Okt 2025

Warga Desa Sukamanah Rancaekek Gelar Hajat Lembur Meriah, Dihadiri Kepala Desa,Para Ketua Rw dan Anggota DPRD!

 Warga Desa Sukamanah Rancaekek Gelar Hajat Lembur Meriah, Dihadiri Kepala Desa dan Anggota DPRD! 




 RANCAEKEK - Gemerlap budaya Sunda memeriahkan langit Desa Sukamanah, Rancaekek, Kabupaten Bandung, dalam gelaran "Hajat Lembur" yang berlangsung meriah pada Sabtu malam. Acara yang merupakan wujud syukur dan pelestarian tradisi ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sukamanah, Bapak H. Dede Rahim, yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Rancaekek. Turut hadir pula, anggota DPRD Kabupaten Bandung, Bapak H. Eka Suwandi, menambah semarak acara dan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan masyarakat.


 Hajat Lembur kali ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga simbol kebersamaan dan kegotongroyongan. . Berbagai atraksi seni tradisional, seperti seni budaya  Terbangan,Tari Jaipongan, dan pagelaran Rampak sekar, memukau ribuan warga yang tumpah ruah di lapangan desa. Anak-anak hingga orang dewasa antusias menyaksikan setiap pertunjukan, seolah tak ingin melewatkan satu pun momen langka ini.


 Dalam sambutannya, Kepala Desa H. Dede Rahim menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme warga. "Hajat Lembur ini adalah momentum penting bagi kita untuk bersatu, mempererat tali silaturahmi, dan melestarikan budaya leluhur. Dengan semangat kebersamaan ini, kita bisa membangun desa Sukamanah menjadi lebih baik lagi," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara, termasuk anggota dewan yang selalu mendampingi perjuangan masyarakat.


 Sementara itu, Anggota DPRD H. Eka Suwandi mengapresiasi tinggi inisiatif warga Desa Sukamanah. "Budaya adalah identitas bangsa. Apa yang dilakukan warga Sukamanah hari ini adalah contoh nyata bagaimana kita bisa menjaga dan mengembangkan budaya lokal. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini," tuturnya. Kehadirannya di tengah-tengah warga disambut hangat, menunjukkan kedekatan antara wakil rakyat dan konstituennya.


 Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas rezeki dan keberkahan yang telah diberikan. Suasana keakraban terasa kental saat warga saling berinteraksi, berbagi cerita, dan menikmati hidangan yang telah disiapkan. Hajat Lembur Desa Sukamanah tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga berhasil menguatkan ikatan sosial dan rasa memiliki di antara warganya.


 #HajatLemburSukamanah #DesaSukamanah #Rancaekek #APDESI #BudayaSunda #KabupatenBandung #TradisiLuhur

3 Okt 2025

Kembangkan Potensi Digital, Desa Cibeusi Gelar Pelatihan Konten Kreator 2025

 

Kembangkan Potensi Digital, Desa Cibeusi Gelar Pelatihan Konten Kreator 2025


JATINANGOR, Kab. Sumedang - Dalam upaya mengakselerasi potensi digital di kalangan pemuda, Pemerintah Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, menyelenggarakan program pelatihan konten kreator selama tiga hari. Acara ini berlangsung dari  hingga  3 Oktober 2025 di Aula Kantor Desa Cibeusi, diikuti oleh puluhan peserta yang didominasi oleh Karang Taruna, pelaku UMKM, dan pegiat digital desa.


​Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Desa Bapak.H.Jajang, Cibeusi yang menekankan pentingnya peran pemuda dalam memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan potensi lokal. "Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, pemuda Cibeusi bisa menjadi agen perubahan yang kreatif dan inovatif," ujarnya dalam sambutan pembukaan. "Melalui konten yang menarik, kita bisa mengenalkan keindahan alam, produk UMKM, dan kegiatan positif yang ada di desa kita kepada khalayak luas."

​Narasumber dalam pelatihan ini adalah profesional di bidang digital marketing dan videografi. Materi yang diberikan mencakup teknik dasar pengambilan gambar dan video, editing menggunakan aplikasi smartphone, hingga strategi membangun narasi yang kuat agar konten bisa menarik perhatian audiens. Para peserta diajarkan cara membuat konten yang informatif, inspiratif, dan menghibur, serta pentingnya etika dalam berinternet.


Praktik Langsung Jadi Kunci Utama


​Uniknya, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, melainkan juga praktik langsung. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat konten tentang potensi yang ada di Desa Cibeusi. Mulai dari video tentang kerajinan tangan lokal, kuliner khas, hingga promosi tempat wisata alam yang belum banyak dikenal. Hasil karya mereka kemudian dipresentasikan dan dievaluasi bersama, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan masukan langsung dari narasumber.


​Salah satu peserta, Siti, seorang pelaku UMKM, merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. "Sebelumnya saya kesulitan mempromosikan produk saya di media sosial. Setelah ikut pelatihan, saya jadi tahu cara mengambil foto dan video yang bagus. Semoga penjualan saya bisa meningkat," katanya dengan antusias.


​Dengan suksesnya program ini, Pemerintah Desa Cibeusi berharap pelatihan serupa dapat terus diadakan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat dan produktif, sehingga Desa Cibeusi dapat semakin dikenal dan berkembang pesat di era digital. Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing, dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat utama untuk kemajuan.


 #PelatihanKontenKreator #DesaCibeusi #Jatinangor #DigitalisasiDesa #KontenPositif

2 Okt 2025

Sertifikat PTSL Desa Majasetra Dibagikan, Warga Sambut Gembira

 

Sertifikat PTSL Desa Majasetra Dibagikan, Warga Sambut Gembira


Majasetra – Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, hari ini menjadi saksi momen penting bagi ratusan warganya. Bertempat di kantor Desa Majasetra, sebanyak 200 sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dibagikan secara langsung oleh Kepala Desa Majasetra, Bapak Iman Nurjaman.

​Acara yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme ini dihadiri oleh perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung dan perangkat desa lainnya. Pembagian sertifikat ini menjadi puncak dari proses panjang yang telah dimulai sejak tahun lalu, di mana warga secara bertahap mendaftarkan tanah mereka untuk mendapatkan legalitas hukum yang kuat.


​Dalam sambutannya, Bapak Iman Nurjaman menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran program ini. “Sertifikat ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan bukti kepemilikan yang sah dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan sertifikat ini, warga bisa merasa lebih tenang dan aman, serta dapat memanfaatkan asetnya untuk kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

​Salah seorang warga penerima, Ibu Siti Aminah (55), tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Sudah puluhan tahun tanah ini saya garap, tapi baru sekarang bisa punya sertifikat. Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah desa dan BPN yang sudah membantu kami,” katanya sambil memegang erat sertifikat miliknya.

​Program PTSL ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat proses pensertifikatan tanah di seluruh Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki sertifikat resmi. Di Desa Majasetra sendiri, program ini diharapkan dapat menuntaskan seluruh persoalan administrasi pertanahan yang selama ini mungkin menjadi kendala bagi sebagian warga.

​Pembagian sertifikat ini tidak hanya menandai keberhasilan program, tetapi juga menjadi langkah konkret pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya. Diharapkan, program serupa dapat terus berlanjut hingga seluruh tanah di Desa Majasetra terdaftar dan memiliki legalitas yang jelas.

#SertifikatPTSL #PTSL #DesaMajasetra #Bandung #SertifikatTanah #ImanNurjaman #LegalitasTanah #PemerintahDesa #BPN

1 Okt 2025

Domba-domba Garut Unjuk Gigi di Reksa Pratama Baleendah, Pukau Ratusan Penonton!

Domba-domba Garut Unjuk Gigi di Reksa Pratama Baleendah, Pukau Ratusan Penonton!


Baleendah, Kabupaten Bandung - Ratusan penonton dari berbagai daerah tumpah ruah di arena ketangkasan domba, Reksa Pratama, Baleendah. Sore itu, sorak sorai dan decak kagum tak henti-hentinya mengiringi setiap gerakan lincah domba-domba Garut yang beradu ketangkasan. Acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata dari upaya pelestarian tradisi dan budaya Sunda yang dipimpin oleh sang empunya, H. Endang.


Keindahan dan Ketangkasan dalam Satu Arena


Suasana di arena Reksa Pratama sore itu begitu hidup. Domba-domba Garut yang terkenal dengan tanduknya yang kokoh dan postur gagah tampil memukau. Mereka beradu ketangkasan dalam sebuah pertunjukan yang disebut "adu domba". Meskipun namanya terdengar seperti perkelahian, sejatinya ini adalah sebuah seni. Domba-domba ini, yang sudah dilatih dengan baik, saling beradu kepala dengan teknik dan ketangkasan yang luar biasa. 


Reksa Pratama, Titik Kumpul Pecinta Domba Garut

Reksa Pratama Baleendah menjadi saksi bisu betapa besarnya antusiasme masyarakat terhadap seni ketangkasan domba. Setiap akhir pekan, tempat ini selalu dipenuhi pengunjung. Tak hanya dari Bandung, mereka datang dari Garut, Tasikmalaya, hingga Jakarta. Mereka tak hanya datang untuk menonton, melainkan juga untuk belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat tali silaturahmi sesama pecinta domba Garut.


H. Endang dan timnya berhasil menciptakan sebuah ruang di mana tradisi bisa hidup berdampingan dengan perkembangan zaman. "Kami ingin generasi muda juga tahu dan mencintai seni ini. Ini warisan nenek moyang kita," tambahnya.


Harapan untuk Masa Depan

Dengan adanya acara-acara seperti ini, H. Endang berharap ketangkasan domba Garut bisa terus lestari. Ia juga ingin domba Garut bisa menjadi identitas budaya yang lebih dikenal luas, tak hanya di Indonesia, tapi juga di kancah internasional.


Acara sore itu ditutup dengan penyerahan piala dan hadiah kepada domba-domba yang berhasil memukau juri dan penonton. Senyum sumringah H. Endang dan para peserta menjadi penanda bahwa semangat melestarikan tradisi akan terus menyala di Reksa Pratama Baleendah.