Iklan

31 Jul 2025

Dilema Jurnalisme Kini: Uang, Etika, dan Hilangnya Independensi Media

 Dilema Jurnalisme Kini: Uang, Etika, dan Hilangnya Independensi Media



 CILEUNYI, INDONESIA – Di era digital yang serba cepat ini, jurnalisme menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bukan hanya soal kecepatan informasi atau banjirnya berita palsu, melainkan juga intisari profesi itu sendiri: independensi. Bagaimana media bisa tetap menjadi pilar demokrasi ketika tekanan finansial dan godaan kepentingan membelenggu?

 Dilema utama yang menghantui ruang redaksi saat ini adalah benturan antara keberlanjutan finansial dan integritas etika. Model bisnis media tradisional terus tergerus oleh pergeseran perilaku konsumen dan dominasi platform digital raksasa. Iklan yang dulu menjadi tulang punggung kini berpindah ke ranah daring, memaksa banyak media untuk mencari sumber pendapatan alternatif.

 Pencarian pendapatan ini seringkali membawa media ke persimpangan jalan. Sponsor konten, native advertising, atau bahkan kepemilikan media oleh konglomerat bisnis atau politik bisa mengaburkan garis antara berita dan promosi. Ketika sumber berita dibiayai oleh pihak-pihak dengan agenda tertentu, potensi konflik kepentingan menjadi tak terhindarkan. Pertanyaan krusialnya adalah: sejauh mana jurnalis dapat menyajikan fakta secara objektif ketika ada insentif untuk "memperhalus" realitas atau bahkan menekan informasi yang merugikan sponsor atau pemilik?

 Hilangnya independensi ini bukan hanya merusak citra media, tetapi juga mengikis kepercayaan publik. Di saat masyarakat membutuhkan informasi yang akurat dan tidak bias untuk membuat keputusan, media yang terkompromi justru menjadi bagian dari masalah, bukan solusi. Jurnalis, yang seharusnya menjadi penjaga kebenaran, seringkali terjebak dalam posisi yang sulit: antara tuntutan redaksi yang berorientasi profit dan panggilan etis untuk melayani kepentingan publik.

 Jurnalisme adalah pilar keempat demokrasi, berfungsi sebagai pengawas kekuasaan dan penyalur suara rakyat. Namun, pilar ini akan rapuh jika fondasinya – independensi dan etika – terus-menerus digerogoti. Diperlukan refleksi mendalam dari seluruh ekosistem media, mulai dari pemilik, redaksi, jurnalis, hingga pembaca, untuk menemukan jalan keluar dari dilema ini. Apakah ada model bisnis baru yang bisa menjaga independensi? Bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat, bukan melemahkan, jurnalisme yang etis?

 Masa depan jurnalisme yang kredibel sangat bergantung pada kemampuan kita untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan berkomitmen kembali pada nilai-nilai inti profesi: kejujuran, akurasi, objektivitas, dan keberanian untuk berbicara kebenaran tanpa rasa takut atau pilih kasih.

 #JurnalismeKini #IndependensiMedia #EtikaJurnalis #DilemaMedia #KeuanganMedia #BeritaTerbaru #KrisisMedia #MasaDepanJurnalisme

27 Jul 2025

Panyadap Pride Festival ke-6: Semangat Pemuda Desa Menginspirasi Ekonomi Kreatif

 Panyadap Pride Festival ke-6: Semangat Pemuda Desa Menginspirasi Ekonomi Kreatif



 Minggu, 27 Juli 2025, menjadi hari yang istimewa bagi Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk. Suasana semarak memenuhi desa tersebut dalam rangka ulang tahun ke-6 Panyadap Pride Festival, sebuah acara yang telah menjelma menjadi wadah inspirasi bagi pemuda dan masyarakat dalam mendukung ekonomi kreatif. Berbarengan dengan festival, turut diresmikan pula Warung Pohon Keluarga Besar Sariam, Sariem, Aliyi Desa, menambah semarak perayaan.

 Kegiatan Panyadap Pride Festival tahun ini diisi dengan beragam agenda sosial yang menyentuh hati. Dimulai dengan santunan anak yatim dan ibu-ibu jompo lanjut usia, menunjukkan kepedulian festival terhadap sesama. Setelah itu, keceriaan terpancar dari pembagian doorprize yang meriah, dan ditutup dengan Festival Hiburan Rakyat yang menjadi puncak kemeriahan.

 Acara yang berlangsung sukses ini dihadiri oleh berbagai pihak penting. Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.IP., M.SI., diwakili oleh Camat Solokan Jeruk, Rahmatullah Mukti Prabowo, S.IP., M.M., yang turut didampingi oleh Ketua Pemuda Pelaksana, Alfin, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Solokan Jeruk.

 Dalam sambutannya, Camat Mukti Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam kepada para pemuda Desa Panyadap, khususnya rekan-rekan panitia. Beliau menyoroti keberhasilan mereka selama enam tahun terakhir dalam memberikan inspirasi dan ide segar, memperkenalkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui festival yang diselenggarakan setiap tahunnya.



 "Desa ini sangat luar biasa," ucap Camat Mukti Prabowo dengan penuh semangat. "Hadirnya pemuda kreatif yang berani membuat gebrakan baru, semangat baru. Peran pemuda selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam mendukung kreatif kearifan lokal, pemerintah daerah yang berkelanjutan melalui ekonomi kreatif kearifan lokal dari hasil usaha hasil masyarakat desa yang bisa dikenalkan melalui ekonomi kreatif ini."

 Beliau juga menaruh harapan besar agar Panyadap Pride Festival ini, yang telah berjalan enam tahun, dapat membawa inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Bandung. Harapannya adalah agar semangat ekonomi kreatif yang tumbuh dari Desa Panyadap dapat menjalar, menjadikan Kabupaten Bandung semakin inovatif, kreatif, dan "Bedas". Yel penyemangat "Kabupaten Bandung Bedas… Bedas.. Bedas, Lebih Bedas!" menggema, menutup sambutan beliau.

Polemik Study Tour di Jawa Barat: Ketika Pendidikan Bertemu Pariwisata

 Polemik Study Tour di Jawa Barat: Ketika Pendidikan Bertemu Pariwisata


 Di tengah hiruk pikuk persiapan tahun ajaran baru, sebuah isu kembali menyeruak dan memicu perdebatan di kalangan masyarakat Jawa Barat: diperbolehkannya kembali kegiatan study tour oleh beberapa bupati dan wali kota. Keputusan ini, yang datang dengan berbagai catatan dan syarat, sontak menarik perhatian banyak pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

 Sebagai seorang pemimpin yang dikenal vokal dan peduli terhadap dunia pendidikan, Dedi Mulyadi tidak tinggal diam. Ia menyoroti tajam kebijakan yang kembali membuka keran study tour ini, terutama jika tujuannya bergeser dari esensi pendidikan ke arah eksploitasi siswa demi peningkatan kunjungan wisata daerah. "Menjadikan anak sekolah sebagai objek dalam upaya peningkatan kunjungan wisata daerah merupakan tindakan yang tidak memiliki dasar akademis maupun moral," tegas Dedi.

 Pernyataannya menggema, mengingatkan kembali pada tujuan sejati dari sebuah study tour. Bukankah seharusnya kegiatan ini menjadi sarana belajar di luar kelas, memperkaya wawasan siswa, dan memperkenalkan mereka pada realitas di luar lingkungan sekolah? Namun, dalam praktiknya, seringkali study tour berubah menjadi ajang komersial, di mana siswa dibebani biaya tinggi dan destinasi dipilih berdasarkan potensi wisata, bukan nilai edukasinya.

 Tentu, tidak ada yang salah dengan memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya daerah kepada para siswa. Pariwisata daerah memang perlu didukung. Namun, Dedi Mulyadi menekankan bahwa pendidikan tidak boleh menjadi alat untuk mencapai tujuan tersebut. Pendidikan haruslah bersih dari segala bentuk eksploitasi, dan fokus utamanya adalah perkembangan holistik siswa.

 Para orang tua pun merasakan dilema yang sama. Di satu sisi, mereka ingin anak-anaknya mendapatkan pengalaman belajar yang beragam. Namun, di sisi lain, kekhawatiran akan biaya, keamanan, dan relevansi edukasi dari study tour kerap menjadi beban pikiran. Pernyataan Dedi Mulyadi seolah mewakili suara hati banyak pihak yang mendambakan pendidikan yang jujur dan berpihak pada kepentingan siswa.

 Kini, bola ada di tangan para pengambil kebijakan di daerah. Apakah mereka akan sungguh-sungguh merumuskan kebijakan study tour yang benar-benar berlandaskan nilai pendidikan, ataukah akan tetap membiarkan praktik yang berpotensi mengeksploitasi siswa demi kepentingan lain? Publik Jawa Barat menanti, semoga pendidikan di tanah Pasundan ini benar-benar bebas dari kepentingan pragmatis dan murni untuk kemajuan generasi penerus.


26 Jul 2025

Sebuah Kisah di Balik Perayaan: Filosofi HUT ke-80 Republik Indonesia

Sebuah Kisah di Balik Perayaan: Filosofi HUT ke-80 Republik Indonesia


​Di tengah hiruk pikuk persiapan hari besar bangsa, sebuah momen penting telah tiba. Bukan sekadar pengumuman biasa, melainkan peluncuran simbol dan semangat yang akan menemani perjalanan Indonesia di usianya yang ke-80. Ya, logo dan tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia telah resmi diluncurkan, dan di baliknya tersembunyi sebuah filosofi yang mendalam, sebuah janji, dan juga harapan.

​Telah menjadi rahasia umum bahwa setiap lambang dan setiap untaian kata yang dipilih untuk merepresentasikan perayaan kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Namun, kali ini terasa berbeda. Ada bisikan-bisikan tentang bagaimana logo baru ini dirancang dengan begitu cermat, merangkum delapan dekade perjalanan, pasang surut, dan kegigihan bangsa ini. Bentuknya yang sederhana namun kuat, warnanya yang mencerminkan kekayaan budaya dan alam, semuanya seolah bercerita tanpa perlu kata-kata.

​Seseorang yang terlibat dalam proses perancangan, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, pernah berujar dengan mata berbinar, "Setiap garis, setiap lengkungan, kami pikirkan matang-matang. Ini bukan hanya gambar, ini adalah cerminan semangat juang dan persatuan yang tak pernah padam." Ia melanjutkan, "Delapan puluh tahun bukan waktu yang singkat. Ada banyak cerita, banyak pengorbanan, dan banyak kemajuan yang harus kita rayakan dan ingat."

​Tak hanya logo, tema peringatan HUT ke-80 RI juga menarik perhatian. Kata-kata yang dipilih tidak sekadar slogan, melainkan sebuah pernyataan. Konon, tema ini digali dari aspirasi masyarakat, hasil diskusi panjang para pakar, dan refleksi mendalam tentang arah masa depan Indonesia. Tema ini disebut-sebut sebagai sebuah ajakan, sebuah seruan untuk terus bergerak maju, mengatasi tantangan, dan meraih cita-cita yang belum tercapai.

​"Kami ingin tema ini terasa dekat dengan setiap lapisan masyarakat," kata sumber anonim lainnya, seorang pengamat kebudayaan yang juga turut dimintai masukan. "Ini bukan hanya tentang pencapaian pemerintah, tapi tentang kontribusi setiap individu. Bagaimana kita sebagai bangsa bisa terus bersatu dan bergotong royong untuk kemajuan."

​Filosofi di balik logo dan tema ini seangkatan dengan harapan. Harapan agar generasi penerus dapat memahami beratnya perjuangan yang telah dilalui para pahlawan. Harapan agar semangat persatuan dan kesatuan tidak luntur di tengah derasnya arus globalisasi. Dan yang terpenting, harapan agar Indonesia terus tumbuh menjadi negara yang kuat, adil, dan sejahtera.

​Kini, dengan resminya peluncuran ini, mata seluruh rakyat Indonesia akan tertuju pada simbol dan semangat baru tersebut. Ia akan terpampang di setiap sudut kota, di setiap layar, dan semoga, di setiap hati. Sebuah pengingat bahwa 80 tahun adalah tonggak sejarah, sebuah momentum untuk merenung, bersyukur, dan melangkah lebih jauh ke depan.

#republikindonesia #bersatunerdaulatrakyatsejahteraindonesiamaju #indonesiamaju #kabupatenbandung 

Pribumi Motor Scooter Technik: Destinasi Utama Servis Skuter Anda di Cicalengka!

 Pribumi Motor Scooter Technik: Destinasi Utama Servis Skuter Anda di Cicalengka!



 Cicalengka, [26 Juli 2025] – Bagi para pengendara skuter di Cicalengka dan sekitarnya, kini ada kabar gembira! Pribumi Motor Scooter Technik hadir sebagai solusi lengkap untuk segala kebutuhan perawatan dan perbaikan skuter Anda. Berlokasi strategis di Cicalengka, bengkel ini siap menjadi mitra terpercaya dalam menjaga performa dan keamanan kendaraan kesayangan Anda.

 Pribumi Motor Scooter Technik didirikan dengan visi untuk menyediakan layanan servis skuter yang berkualitas, tepercaya, dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan semakin meningkatnya popularitas skuter matic di Indonesia, kebutuhan akan bengkel spesialis yang memahami seluk-beluk mesin dan teknologi skuter pun kian mendesak. Pribumi Motor Scooter Technik hadir untuk mengisi kekosongan tersebut.

 Layanan Unggulan di Pribumi Motor Scooter Technik

 Apa saja yang bisa Anda dapatkan di Pribumi Motor Scooter Technik? Bengkel ini menawarkan berbagai layanan komprehensif, meliputi:

 Servis Rutin: Pastikan skuter Anda selalu dalam kondisi prima dengan servis rutin yang meliputi pemeriksaan oli, busi, filter udara, sistem pengereman, dan komponen penting lainnya.

 Perbaikan Mesin: Dari masalah kecil hingga overhaul mesin, tim mekanik Pribumi Motor Scooter Technik siap menangani berbagai kerusakan pada mesin skuter Anda.

 Tune-up: Optimalkan performa skuter Anda dengan layanan tune-up yang presisi, memastikan pembakaran yang efisien dan tenaga yang maksimal.



 Penggantian Suku Cadang: Tersedia berbagai suku cadang asli dan berkualitas tinggi untuk berbagai merek skuter, memastikan durabilitas dan kompatibilitas.

 Diagnosa Kerusakan: Dengan peralatan diagnosa modern, mekanik kami dapat mengidentifikasi masalah pada skuter Anda dengan cepat dan akurat.

 Modifikasi Ringan: Ingin tampilan skuter Anda lebih gaya atau performanya sedikit meningkat? Pribumi Motor Scooter Technik juga bisa membantu dengan modifikasi ringan yang aman dan fungsional.

 Mengapa Memilih Pribumi Motor Scooter Technik?

 Ada beberapa alasan kuat mengapa Pribumi Motor Scooter Technik patut menjadi pilihan utama Anda:

 Mekanik Profesional dan Berpengalaman: Tim mekanik di Pribumi Motor Scooter Technik adalah individu-individu yang terlatih, berpengalaman, dan memiliki passion tinggi terhadap dunia skuter. Mereka memahami seluk-beluk setiap komponen skuter dan selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru.

 Peralatan Lengkap dan Modern: Bengkel ini dilengkapi dengan peralatan diagnosa dan perbaikan yang canggih, memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan presisi dan efisiensi tinggi.

 Pelayanan Ramah dan Transparan: Anda akan disambut dengan ramah dan diberikan penjelasan yang jelas mengenai setiap masalah dan solusi yang ditawarkan. Tidak ada biaya tersembunyi, semua transparan.

 Harga Terjangkau: Pribumi Motor Scooter Technik berkomitmen untuk memberikan layanan berkualitas dengan harga yang kompetitif dan bersahabat di kantong.

 Lokasi Strategis: Berada di Cicalengka, bengkel ini mudah dijangkau oleh warga sekitar maupun dari wilayah Bandung Timur lainnya.

 "Kami sangat antusias untuk membawa layanan servis skuter terbaik ke Cicalengka," ujar Yudi Perwakilan/Pemilik,  "Kami percaya bahwa setiap pengendara skuter berhak mendapatkan perawatan yang optimal untuk kendaraannya. Dengan tim mekanik yang ahli dan fasilitas yang memadai, kami siap menjadi solusi terdepan untuk kebutuhan servis skuter Anda."

 Jadi, tunggu apa lagi? Kunjungi Pribumi Motor Scooter Technik di Cicalengka dan rasakan sendiri perbedaan layanan berkualitas tinggi untuk skuter kesayangan Anda. Jadikan performa skuter Anda selalu optimal bersama Pribumi Motor Scooter Technik!

 Pribumi Motor Scooter Technik

#cicalengka #scooter #vespamania #piagio 

#kabupatenbandung #juarascooter 

Timnas U23 Lolos ke Final Kejuaraan U23 ASEAN 2025

 Timnas U23 Lolos ke Final Kejuaraan U23 ASEAN 2025


 Tim Nasional U23 telah berhasil melaju ke babak final Kejuaraan U23 ASEAN 2025. Kepastian ini didapat setelah mereka

 mengalahkan lawan di semifinal melalui drama adu penalti dengan skor 7-6. Pertandingan sebelumnya berakhir imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

 Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/7/2025) ini menampilkan perjuangan sengit dari kedua tim. Gol penyeimbang untuk Timnas U23 dicetak pada menit ke-84. Penampilan gemilang dari penjaga gawang Timnas U23 menjadi sorotan, terutama dalam menggagalkan beberapa peluang lawan di babak tambahan dan adu penalti, termasuk tendangan penalti penentu kemenangan.

 Kemenangan ini membawa Timnas U23 selangkah lebih dekat untuk meraih gelar juara di ajang Kejuaraan U23 ASEAN 2025.

#timnas. #aff #asianchampion #pssi #u23 

24 Jul 2025

​DPRD Jabar Gelar Reses: Dra. Hj. Tia Fitriani Paparkan Program Prioritas Pembangunan

 

​DPRD Jabar Gelar Reses: Dra. Hj. Tia Fitriani Paparkan Program Prioritas Pembangunan

Kabupaten Bandung, 23 Juli 2025 — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Tia Fitriani, menggelar Reses III Tahun Sidang 2024-2025 di tiga desa di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Acara ini dihadiri oleh para kepala desa, yaitu Atep Hadi Hamdani dari Desa Laksana, Sumali, SE. dari Desa Loa, dan perwakilan dari Desa Mekarwangi. Dalam kesempatan ini, Dra. Hj. Tia Fitriani memaparkan berbagai program prioritas pembangunan Provinsi Jawa Barat dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.

​Acara yang dilaksanakan di Dusun Sangkan, RW 2, RT 2 ini menjadi forum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan dan aspirasi mereka. Dra. Hj. Tia Fitriani menekankan bahwa setiap usulan pembangunan dapat diajukan melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) di laman resmi sipd-ri.kemendagri.go.id/atuh/login. Usulan ini bisa diajukan secara langsung oleh perorangan atau lembaga, atau melalui akun desa.

​Berikut adalah ringkasan program prioritas pembangunan yang disampaikan oleh Dra. Hj. Tia Fitriani:

​Pendidikan

​Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Anggaran untuk ruang kelas naik signifikan dari Rp60 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Dengan peningkatan anggaran ini, pemerintah menargetkan pembangunan 3.333 Ruang Kelas Baru (RKB) dalam dua tahun ke depan. Selain itu, program pembangunan sekolah baru dan pembebasan lahan juga akan terus digenjot untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di berbagai daerah.

​Infrastruktur dan Transportasi

​Dalam sektor infrastruktur, anggaran perbaikan jalan provinsi meningkat drastis dari Rp600 miliar menjadi Rp2,4 triliun, dengan target seluruh jalan provinsi tuntas diperbaiki pada tahun 2026. Untuk mengatasi masalah kemacetan, pemerintah juga akan mengembangkan proyek monorel dan reaktivitas jalur kereta api yang tidak terpakai, menawarkan solusi transportasi yang lebih modern dan efisien.

​Kesehatan

​Sektor kesehatan juga menjadi fokus utama dengan pengadaan 200 unit ambulans baru untuk meningkatkan layanan darurat. Selain itu, pembangunan puskesmas dan rumah sakit baru akan difokuskan di daerah terpencil untuk memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

​Investasi dan Tata Kelola

​Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, program 'Operasi Jabar Manunggal' diluncurkan. Program ini didukung dengan pendampingan investasi dan percepatan pembebasan lahan untuk menarik para investor. Pemerintah juga berkomitmen untuk menindak tegas premanisme guna menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif.

​Sampah dan Energi Terbarukan

​Masalah sampah di Jawa Barat juga menjadi perhatian serius. Pemerintah provinsi akan mengembangkan pengelolaan sampah berbasis energi, sebuah inovasi yang tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan tetapi juga menghasilkan sumber energi terbarukan.

​Selain membahas program pembangunan, acara reses ini juga diisi dengan penyampaian materi tentang kesehatan holistik, yang menekankan pentingnya peran pikiran dalam meningkatkan imunitas tubuh.

​Kesehatan: Kekuatan Pikiran sebagai Kunci Peningkatan Imunitas

​Dalam sesi yang berbeda, dijelaskan bahwa kesehatan bukan hanya tentang fisik, melainkan juga tentang pikiran dan jiwa. Merujuk pada definisi WHO, kesehatan adalah keadaan utuh fisik, mental, dan sosial. Pikiran memiliki pengaruh langsung terhadap peningkatan imunitas.

​Dipaparkan bahwa ada hubungan kuat antara pikiran, emosi, sistem saraf, dan sistem imun. Konsep ini dikenal sebagai psikoneuroimunologi. Stres kronis terbukti dapat menurunkan daya tahan tubuh, sementara pikiran positif dapat mempercepat regenerasi sel.

​Beberapa metode pengobatan berbasis pikiran yang disampaikan antara lain:

  • Visualisasi dan Imajinasi Sehat: Membayangkan bagian tubuh yang sehat untuk proses penyembuhan.
  • Afirmasi Positif: Mengucapkan kalimat positif secara berulang, seperti "Tubuh saya sehat dan kuat," untuk membentuk realitas yang diinginkan.
  • Meditasi dan Pernapasan: Menurunkan hormon stres (kortisol) dan mengaktifkan sistem saraf parasimpatik untuk meningkatkan fungsi jantung, tidur, dan imun.
  • Hipnoterapi Medis: Mengakses pikiran bawah sadar untuk menghapus trauma dan sugesti negatif, sehingga membantu keseimbangan tubuh.

​Dengan demikian, kesimpulan dari sesi ini adalah bahwa tubuh memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan alaminya, dan pikiran adalah kunci utama untuk meningkatkan imunitas. Kesehatan sejati bukan hanya bebas penyakit, tetapi juga memiliki pikiran yang tenang dan positif.

Tirta Raharja Gencarkan Pemasangan Pipa Air Bersih di Ciparay dan Baleendah

 Tirta Raharja Gencarkan Pemasangan Pipa Air Bersih di Ciparay dan Baleendah

 Baleendah, 23 Juli 2025 — Perumda Air Minum Tirta Raharja menggelar sosialisasi mengenai pekerjaan pemasangan pipa air bersih yang akan dilakukan di wilayah Kecamatan Ciparay dan Kecamatan Baleendah. Acara sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat dan pihak terkait mengenai rencana proyek strategis ini.

 Kegiatan yang berlangsung di Baleendah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai unsur pemerintahan dan keamanan. Beberapa di antaranya adalah:

 Dedi M. Bram, Kepala Desa Cikoneng yang juga menjabat sebagai Ketua Abdesi Ciparay.

 Agus Hamdani, S.IP., Kepala Desa Gunung Letik.

 Lukmanul Hakim, Kepala Desa Bumiwangi.

 Rubby Nur Habibi, Kepala Desa Ciheulang.

 Drs. Eef Syarif Hidayatullah, M.Si., Kepala Kecamatan Baleendah.

 Anjar Lugiyana, S.IP., M.IP., Kepala Kecamatan Ciparay.

 Perwakilan dari Bhabinkamtibmas, Kapolsek, dan TNI.

 Dalam kesempatan tersebut, Tirta Raharja menjelaskan secara rinci tentang teknis pekerjaan, jadwal pelaksanaan, dan manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat. Pemasangan pipa air bersih ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak konsumsi, sekaligus mengatasi persoalan kekurangan air di beberapa wilayah.

 Perwakilan dari Perumda Tirta Raharja juga menekankan pentingnya sinergi dan dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah desa dan masyarakat setempat, agar pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

 Para kepala desa dan perwakilan lainnya menyambut baik rencana proyek ini. Mereka berkomitmen untuk membantu kelancaran pekerjaan di lapangan serta menjadi jembatan komunikasi antara Tirta Raharja dan warganya.

 Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat di Kecamatan Ciparay dan Baleendah dapat lebih memahami tujuan dari proyek pemasangan pipa air bersih dan bersiap untuk menyambut peningkatan kualitas layanan air minum di daerah mereka.

#kabupatenbandung #ciparay #baleendah #tirtaraharja 

21 Jul 2025

BREAKING NEWS: RESES HUMAIRA ZAHROTUN NOER GUNCANG KABUPATEN BANDUNG! BLUSUKAN 10 HARI, APA SAJA KEJUTANNYA?

 BREAKING NEWS: RESES HUMAIRA ZAHROTUN NOER GUNCANG KABUPATEN BANDUNG! BLUSUKAN 10 HARI, APA SAJA KEJUTANNYA?

BANDUNG, [21 Juli 2025] – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil II (Kabupaten Bandung), Humaira Zahrotun Noer, kembali mencuri perhatian publik dengan program reses tahun sidang 2024-2025 yang jauh dari kesan formal dan penuh kejutan. Selama 10 hari penuh, mulai tanggal 21 hingga 30 Juli 2025, Humaira secara intensif melakukan "blusukan" ke berbagai pelosok Kabupaten Bandung, meninggalkan jejak viral di setiap titik yang disinggahinya.

Bukan Sekadar Seremoni, Ini Blusukan "Anti-Mainstream"!

Jika reses identik dengan pertemuan formal dan laporan rutin, Humaira Zahrotun Noer membuktikan sebaliknya. Sejak hari pertama, ia langsung tancap gas dengan gaya yang akrab dan merakyat. Foto-foto dan video dirinya yang beredar cepat di media sosial menunjukkan Humaira tak segan turun langsung ke sawah membantu petani, ikut menjahit bersama ibu-ibu UMKM, hingga spontan membeli dagangan UMKM lokal dalam jumlah besar.

"Ini bukan cuma seremonial, ini adalah kesempatan saya untuk benar-benar merasakan langsung denyut nadi masyarakat," ujar Humaira saat diwawancarai singkat di sela kunjungannya ke salah satu desa di Kutawaringin. "Mendengar keluhan, melihat potensi, dan mencari solusi bersama. Itu esensi reses bagi saya."

Dari Ngopi Bareng Petani Hingga Jaring Aspirasi Digital: Inovasi yang Menggebrak!

Salah satu yang membuat reses Humaira berpotensi viral adalah pendekatannya yang inovatif. Selain pertemuan tatap muka, timnya juga aktif memanfaatkan platform media sosial untuk menjaring aspirasi. Tagar #ResesHumairaViral langsung merajai lini masa warganet Bandung, dengan berbagai pertanyaan, saran, hingga keluhan yang bisa disampaikan langsung melalui kolom komentar atau pesan pribadi.

Tak hanya itu, beberapa momen "ngopi bareng" tanpa protokol di warung-warung kopi pinggir jalan dengan warga biasa menjadi daya tarik tersendiri. "Bu Humaira itu beda, Mas. Enggak jaim. Kayak temen sendiri ngobrolnya," komentar salah seorang warga Pameungpeuk yang sempat berdialog langsung dengan Humaira.

Isu Krusial yang Terungkap: Dari Irigasi Rusak Hingga Potensi Wisata Tersembunyi

Selama blusukan, Humaira tidak hanya berinteraksi kasual, tetapi juga fokus pada penyerapan aspirasi yang substansial. Beberapa isu krusial yang berhasil diidentifikasi antara lain:

 * Infrastruktur Pertanian: Banyak keluhan terkait irigasi yang rusak dan kebutuhan akan alat pertanian modern. Humaira berjanji akan mengawal serius usulan perbaikan dan pengadaan tersebut.

 * Pemberdayaan UMKM: Banyak UMKM lokal yang membutuhkan pelatihan dan akses pasar yang lebih luas. Humaira siap memfasilitasi program-program pelatihan dan promosi.

 * Potensi Wisata Tersembunyi: Beberapa desa ternyata memiliki potensi wisata alam atau budaya yang belum tergarap maksimal. Humaira berencana akan mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

 * Pelayanan Publik: Beberapa masukan terkait birokrasi dan akses layanan publik di tingkat desa juga menjadi perhatian.

Janji Nyata dan Harapan Besar Masyarakat

Di penghujung resesnya yang akan berakhir pada 30 Juli, Humaira Zahrotun Noer berjanji akan membawa semua aspirasi ini ke Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat. "Ini bukan sekadar catatan, tapi ini adalah mandat dari rakyat. Saya akan perjuangkan sekuat tenaga agar semua aspirasi ini bisa terwujud dalam kebijakan dan program nyata," tegasnya.

Respons positif dari masyarakat Kabupaten Bandung terhadap reses Humaira Zahrotun Noer mengindikasikan bahwa gaya kepemimpinan yang merakyat dan inovatif sangat dinantikan. Akankah reses ini benar-benar membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Bandung? Kita tunggu saja gebrakan selanjutnya dari Humaira Zahrotun Noer!

#ResesHumairaViral #DPRDJabar #KabupatenBandung #HumairaZahrotunNoer #BlusukanRakyat #AspirasiMasyarakat #JawaBaratJuara #PolitisiMuda #InovasiReses

Turis Asing Padati Lapangan Reksa Pratama, Saksikan Atraksi Adu Domba yang Memukau

 Turis Asing Padati Lapangan Reksa Pratama, Saksikan Atraksi Adu Domba yang Memukau

BALEENDAH, 21 Juli 2025 – Lapangan Reksa Pratama di Baleendah hari ini menjadi sorotan internasional dengan kehadiran ratusan turis asing yang antusias menyaksikan pertunjukan seni budaya adu domba. Acara ini merupakan bagian dari upaya pelestarian tradisi lokal sekaligus promosi pariwisata daerah yang kaya akan keunikan.

Sejak pagi, rombongan wisatawan dari berbagai negara seperti Belanda, Prancis, Jepang, dan Australia mulai memadati area pemidangan. Mereka tampak kagum dengan kemegahan domba-domba Garut yang berukuran besar dan dihias dengan atribut khas, siap untuk beradu ketangkasan dalam arena.

"Ini pengalaman yang luar biasa," ujar Sarah, seorang turis asal Belanda yang baru pertama kali menyaksikan adu domba. "Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Domba-domba itu sangat kuat dan pemiliknya begitu bersemangat. Budaya di sini sangat menarik!"

Pertunjukan adu domba sendiri berlangsung meriah. Sorak sorai penonton, baik lokal maupun mancanegara, membahana setiap kali sepasang domba jantan beradu kepala dengan gagah. Para panitia dan pemandu wisata juga sigap memberikan penjelasan mengenai sejarah dan filosofi di balik tradisi adu domba, yang bukan sekadar ajang pertarungan, melainkan juga bagian dari festival budaya dan ajang silaturahmi antar peternak.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, menyatakan kegembiraannya atas antusiasme turis asing. "Kami sangat senang melihat respons positif dari para wisatawan mancanegara. Kehadiran mereka membuktikan bahwa seni budaya adu domba memiliki daya tarik global. Ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus melestarikan dan mengembangkan potensi pariwisata berbasis budaya," ungkapnya.

Selain adu domba, para wisatawan juga disuguhi berbagai pertunjukan seni tradisional lainnya, seperti tari-tarian Sunda dan alunan musik gamelan, serta pameran produk-produk UMKM lokal. Hal ini memberikan pengalaman yang lebih komprehensif tentang kekayaan budaya Garut.

Diharapkan, event semacam ini dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kab.Bandung dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal, sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya adu domba yang telah diwariskan secara turun-temurun.

#AduDombaGarutInternasional: Menggabungkan acara, lokasi, dan daya tarik global.

18 Jul 2025

JABAR BERGETAR! SUNDA KARSA FEST 2025:

 JABAR BERGETAR! SUNDA KARSA FEST 2025: Digitalisasi, Inovasi, dan Kunci Stabilitas Ekonomi Jawa Barat Menuju Jabar Istimewa!

Bandung, 18 Juli 2025 – Gema semangat inovasi dan kolaborasi membahana di Trans Studio Mall Bandung! Sejak kemarin, 17 Juli 2025, hingga Minggu, 20 Juli 2025, Jawa Barat menjadi saksi digelarnya ajang akbar SUNDA KARSA FEST: KARYA KREATIF JAWA BARAT 2025. Festival ini bukan sekadar perayaan kreativitas, namun juga sebuah deklarasi tegas komitmen Jawa Barat dalam menjaga stabilitas melalui sinergi ekosistem ekonomi berkelanjutan berbasis digital, mengukuhkan langkahnya menuju Jabar Istimewa.

Digelar dengan meriah, SUNDA KARSA FEST 2025 menjadi wadah bertemunya para pelaku ekonomi kreatif, inovator digital, UMKM, startup, hingga masyarakat luas. Acara ini secara gamblang menunjukkan bagaimana digitalisasi telah merasuk ke setiap lini kehidupan, menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Pasundan.

Digitalisasi: Jantung Pertumbuhan Ekonomi Jabar



Dalam sambutannya saat pembukaan, Gubernur Jawa Barat, Bapak Dr. (HC) Ridwan Kamil, menekankan pentingnya adopsi teknologi digital sebagai katalisator utama untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah. "SUNDA KARSA FEST 2025 ini adalah bukti nyata bahwa Jawa Barat siap menghadapi tantangan global dengan mengandalkan kekuatan kreativitas dan inovasi digital. Kita ingin memastikan bahwa setiap pelaku ekonomi, besar maupun kecil, memiliki akses dan kapasitas untuk bersaing di era digital ini," ujar beliau.

Berbagai pameran produk inovatif, lokakarya interaktif, hingga sesi pitching startup mewarnai setiap sudut Trans Studio Mall. Pengunjung disuguhi beragam solusi digital yang tak hanya memudahkan kehidupan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan efisiensi operasional bagi UMKM. Mulai dari aplikasi pertanian cerdas, platform e-commerce lokal, hingga solusi pembayaran digital, semuanya menunjukkan geliat ekonomi digital Jawa Barat yang luar biasa.

Sinergi Ekosistem: Kunci Stabilitas dan Keberlanjutan

Salah satu sorotan utama dari SUNDA KARSA FEST 2025 adalah penekanan pada sinergi antarberbagai elemen ekosistem ekonomi. Festival ini memfasilitasi pertemuan antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha untuk merumuskan strategi bersama dalam membangun ekosistem yang resilien. Diskusi panel yang dihadiri oleh para pakar ekonomi digital dan praktisi bisnis membahas bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan pada akhirnya, menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak global.

"Stabilitas ekonomi bukan hanya tentang angka-angka makro, melainkan tentang bagaimana setiap individu merasakan dampak positif dari pertumbuhan ekonomi. Dengan digitalisasi, kita dapat memastikan distribusi kesejahteraan yang lebih merata, sehingga menciptakan ketahanan ekonomi dari level paling bawah sekalipun," kata Prof. Dr. Amalia Zahra, seorang ekonom digital dari Universitas Padjadjaran, dalam salah satu sesi panel.

Menuju Jabar Istimewa: Visi yang Terwujud

SUNDA KARSA FEST 2025 menjadi representasi konkret dari visi "Jabar Istimewa", sebuah cita-cita untuk menjadikan Jawa Barat provinsi terdepan yang inovatif, sejahtera, dan berdaya saing global. Melalui fokus pada ekonomi berkelanjutan berbasis digital, Jawa Barat menunjukkan bahwa kemajuan teknologi dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Antusiasme pengunjung yang membludak di hari kedua festival ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat Jawa Barat sangat menyambut baik inisiatif-inisiatif digital yang memajukan daerahnya. Diharapkan, gelaran SUNDA KARSA FEST ini akan menjadi agenda tahunan yang terus mendorong inovasi dan kolaborasi demi masa depan Jawa Barat yang lebih cerah dan stabil.

Jangan lewatkan kesempatan terakhir untuk merasakan langsung denyut nadi inovasi Jawa Barat di Trans Studio Mall hingga 20 Juli 2025!

#SundaKarsaFest2025 #JabarIstimewa #EkonomiDigitalJabar #InovasiJabar #KaryaKreatifJabar #UMKMDigital #EkonomiBerkelanjutan #JabarJuara

UMKM Wargamekar Bersemi! Lurah dan Forum UMKM Bersinergi Bangkitkan Ekonomi Lokal

 UMKM Wargamekar Bersemi! Lurah dan Forum UMKM Bersinergi Bangkitkan Ekonomi Lokal


Baleendah, Kabupaten Bandung – Semangat untuk memajukan perekonomian lokal semakin membara di Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Hal ini terlihat jelas dalam kegiatan sosialisasi pemberdayaan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sukses diselenggarakan pada hari Kamis, 17 Juli 2025. Acara yang bertempat di aula Kelurahan Wargamekar ini dihadiri langsung oleh Bapak Adjie Windaris, Lurah Wargamekar, dan Bapak Dudy Sandani, Ketua Forum UMKM Kecamatan Baleendah, serta puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan komunitas UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor paling bawah. Dalam sambutannya, Bapak Adjie Windaris menyampaikan pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian.

"UMKM adalah pondasi ekonomi kita. Dengan UMKM yang kuat, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan lapangan pekerjaan pun terbuka lebar," ujar Bapak Adjie Windaris. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif.

Senada dengan Lurah Wargamekar, Bapak Dudy Sandani dalam pemaparannya menyoroti berbagai tantangan sekaligus peluang yang dihadapi pelaku UMKM saat ini.

"Di era digital ini, UMKM harus cerdas beradaptasi. Pemanfaatan teknologi, inovasi produk, dan strategi pemasaran yang tepat menjadi kunci keberhasilan," jelas Bapak Dudy Sandani. Beliau juga memaparkan program-program yang telah digagas oleh Forum UMKM Kecamatan Baleendah, termasuk pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, serta pendampingan dalam mengurus perizinan usaha.

Peserta sosialisasi terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Banyak pertanyaan diajukan, mulai dari cara mendapatkan pinjaman modal usaha, strategi pemasaran online, hingga legalitas usaha. Para narasumber memberikan jawaban dan solusi yang informatif, memotivasi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan mengembangkan usahanya.

Salah seorang peserta, Ibu Ani, pemilik usaha kerajinan tangan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini. "Sosialisasi ini sangat membuka wawasan kami. Banyak informasi baru yang kami dapat, terutama tentang bagaimana memasarkan produk secara daring," tuturnya dengan sumringah.

Diharapkan, melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelaku UMKM di Kelurahan Wargamekar semakin termotivasi untuk mengembangkan usahanya. Dengan dukungan penuh dari pemerintah kelurahan dan Forum UMKM, Kelurahan Wargamekar diharapkan dapat menjadi sentra UMKM yang maju dan berdaya saing, membawa kemajuan ekonomi bagi seluruh warganya.

#WargamekarMaju #UMKMBaleendah #EkonomiRakyat #BangkitBersama #LurahPeduli

15 Jul 2025

MILAD KE-2 RSMBS: Dua Tahun Bakti Nyata, Hadirkan Layanan Unggul dan Inovatif untuk Masyarakat Bandung Selatan!

 Milad Ke-2 RSMBS: Dua Tahun Bakti Nyata, Hadirkan Layanan Unggul dan Inovatif untuk Masyarakat Bandung Selatan!

Bandung Selatan, 15 Juli 2025 – Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan (RSMBS) hari ini merayakan Milad ke-2 dengan penuh syukur dan semangat. Dalam usia yang masih muda, RSMBS telah membuktikan komitmennya sebagai institusi kesehatan yang memberikan pelayanan prima, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan bagi seluruh masyarakat Bandung Selatan dan sekitarnya.

Sejak diresmikan dua tahun lalu, RSMBS telah menjadi pilar penting dalam peningkatan kualitas kesehatan di wilayah ini. Dengan didukung fasilitas modern, teknologi medis terkini, serta tim dokter dan tenaga medis yang profesional dan berdedikasi, RSMBS terus berupaya menghadirkan layanan terbaik.

Pencapaian Gemilang dalam Dua Tahun

Dalam kurun waktu yang relatif singkat, RSMBS telah menorehkan berbagai pencapaian gemilang. Tingkat kepercayaan masyarakat terus meningkat, terlihat dari jumlah pasien yang dilayani terus bertambah. Berbagai program kesehatan masyarakat, seperti vaksinasi, skrining kesehatan gratis, dan penyuluhan edukatif, rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial RSMBS.

"Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan masyarakat selama dua tahun ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan," ujar Direktur Utama RSMBS, dalam sambutan perayaan Milad. "Komitmen kami adalah menjadi rumah sakit pilihan utama yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga mengedukasi dan memberdayakan masyarakat untuk hidup lebih sehat."

Inovasi dan Rencana ke Depan

Perayaan Milad ke-2 ini bukan hanya ajang untuk mengenang masa lalu, tetapi juga momentum untuk merencanakan masa depan. RSMBS bertekad untuk terus berinovasi, salah satunya dengan menghadirkan layanan-layanan spesialistik baru yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Pengembangan fasilitas rawat inap, peningkatan kapasitas IGD, dan optimalisasi sistem informasi rumah sakit menjadi prioritas RSMBS ke depan.

Selain itu, RSMBS juga akan semakin memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan institusi pendidikan, guna menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik di Bandung Selatan.

Terima Kasih dan Harapan

Manajemen dan seluruh staf RSMBS mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pasien, keluarga pasien, mitra kerja, dan masyarakat Bandung Selatan atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan.

"Semoga di tahun-tahun mendatang, RSMBS dapat terus tumbuh dan berkembang, menjadi rumah sakit yang senantiasa menebarkan manfaat dan menjadi kebanggaan kita bersama," tutup Dr. [Nama Direktur Utama RSMBS].

#RSMBSMilad2 #DuaTahunBaktiRSMBS #KesehatanBandungSelatan #RumahSakitMuhammadiyah #LayananKesehatanUnggul #InovasiKesehatan #BandungSehat #MiladRSMBS #RSMBS

14 Jul 2025

Dra. Hj. Tia Fitriani, Sosialisasikan Perda di Cicalengka, Warga Happy!

 Dra. Hj. Tia Fitriani , Sosialisasikan Perda di Cicalengka, Warga Happy!



Cicalengka, Bandung – Udah pada tahu dong kalau anggota dewan kita yang kece badai, Dra. Hj. Tia Fitriani dari Fraksi Nasdem, yang mewakili Dapil Kabupaten Bandung, itu selalu totalitas dalam bekerja? Nah, baru-baru ini, Bu Haji Tia kembali menyapa warga Cicalengka dalam rangka penyebarluasan peraturan daerah (Perda) untuk tahun sidang 2024-2025. Acaranya berlangsung seru dan santai banget, jauh dari kesan kaku!

Acara sosialisasi Perda ini bukan cuma sekadar formalitas, lho. Bu Haji Tia, dengan gayanya yang ramah dan supel, berhasil bikin suasana jadi cair dan interaktif. Gimana enggak, beliau mengajak warga untuk ngobrol bareng, tanya jawab seputar Perda yang lagi dibahas, dan tentunya menyerap aspirasi langsung dari masyarakat Cicalengka. "Ini penting banget buat kita semua tahu hak dan kewajiban kita sebagai warga negara, terutama yang diatur dalam Perda Provinsi Jawa Barat," ujar Bu Haji Tia dengan senyum khasnya.

Para peserta yang hadir pun terlihat antusias banget. Mereka aktif bertanya dan menyampaikan unek-unek seputar berbagai isu, mulai dari masalah lingkungan, pendidikan, sampai pengembangan ekonomi lokal. Bu Haji Tia dengan sabar menjelaskan poin-poin penting dalam Perda, menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, jauh dari istilah-istilah hukum yang bikin pusing kepala. "Pokoknya, Perda itu dibuat untuk kebaikan kita semua. Jadi, yuk sama-sama kita pahami dan laksanakan!" tambahnya.

Kegiatan penyebarluasan Perda seperti ini memang jadi agenda rutin Bu Haji Tia sebagai wakil rakyat. Tujuannya jelas, biar masyarakat enggak cuma tahu Perda itu ada, tapi juga paham isinya dan bisa ikut mengawasi pelaksanaannya. Dengan begitu, diharapkan semua program pembangunan yang diatur dalam Perda bisa berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.Acara dihadiri juga oleh kepala desa Nagrog,Kepala Desa Cicalengka Wetan dan Kepala Desa Marga Asih,juga Kepala Desa Narawita


Salut deh buat Dra. Hj. Tia Fitriani! Beliau membuktikan kalau jadi anggota DPRD itu enggak cuma duduk manis di gedung dewan, tapi juga rajin "turun gunung" menyapa dan mendengarkan langsung suara rakyat. Semoga kegiatan serupa terus berlanjut ya, biar makin banyak warga yang melek hukum dan paham Perda! Bravo Bu Haji Tia!

#nasdem #tiafitriani #kabupatenbandung 

#dprdjabar 

13 Jul 2025

Di Balik Kemeriahan Tahun Baru Islam 1447 H di Sukamanah: Ada Syiar Muharram yang Bikin Hati Adem!

 Di Balik Kemeriahan Tahun Baru Islam 1447 H di Sukamanah: Ada Syiar Muharram yang Bikin Hati Adem!

Sukamanah, 12 Juli 2025 – Semalam, Balai Desa Sukamanah rame banget nih! Bukan karena ada hajatan, tapi lagi ada acara spesial menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Dari sore udah kelihatan antusiasme warga yang berdatangan, siap-siap buat dengerin siraman rohani dan menikmati lantunan ayat suci Al-Qur'an. Pokoknya, syiar Muharram kali ini beneran bikin suasana jadi adem dan penuh berkah.

Acara yang dimulai pas jam setengah delapan malam ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang merdu banget. Gimana enggak, yang ngisi adalah Ustadzah Siti Fatimah Allesya, qori'ah kondang yang suaranya udah enggak diragukan lagi. Warga yang hadir sampai terpukau dengerin lantunan ayat suci dari beliau. Pokoknya, meresap sampai ke hati deh!

Terus, giliran Ustadzah Siti Fatimah Allesya berikan tausiyah. Dengan gaya bahasa yang menyejukkan, beliau ngajak semua jamaah buat introspeksi diri di momen Tahun Baru Islam ini. Pesan utamanya sih tentang hijrah. Bukan cuma hijrah secara fisik, tapi yang lebih penting itu hijrah hati. Jadi, ninggalin kebiasaan buruk dan makin deket sama Allah SWT.

"Bulan Muharram ini kan bulan yang berkah ya. Banyak banget kejadian penting dalam sejarah Islam di bulan ini. Nah, yuk kita manfaatin momen ini buat benerin niat, kuatin persaudaraan sesama muslim, dan jangan pernah berhenti belajar agama," kata Ustadzah Siti Fatimah Allesya, disambut anggukan setuju dari para jamaah.

Kelihatan banget kok antusiasme warga Sukamanah. Balai Desa penuh sesak dari awal acara sampai selesai. Semua khidmat banget ngikutin setiap sesi, mulai dari pembukaan, dengerin ngaji, sampai dengerin tausiyah. Harapannya sih, acara ini bisa jadi pemicu semangat buat semua warga agar bisa memulai tahun 1447 H dengan lebih baik lagi.

Intinya, Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H di Balai Desa Sukamanah ini enggak cuma jadi ajang silaturahmi aja, tapi juga penting banget buat nambah ilmu dan ngamalin nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Semoga semangat Muharram ini terus membara dan bawa keberkahan buat kita semua ya!

11 Jul 2025

Sekolah Baru di Kabupaten Bandung Kedepankan Keunggulan Islami, Sains, dan Teknologi

 Sekolah Baru di Kabupaten Bandung Kedepankan Keunggulan Islami, Sains, dan Teknologi


KAB. BANDUNG – Sebuah institusi pendidikan baru, Sekolah Hamidah Sampurna, yang mencakup jenjang TK, SD, dan SMP, telah diresmikan di Jalan Raya Siliwangi No. 386, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Peresmian yang berlangsung pada Jumat (11/7/2025) ini diharapkan dapat berkontribusi dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, memahami alam, sejarah Islam, dan melek teknologi.


Dalam sambutannya, tokoh daerah yang hadir didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dan Camat Baleendah, menyampaikan harapannya agar lulusan sekolah ini dapat menjadi pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.



"Insya Allah mereka menjadi calon pemimpin-pemimpin dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 mendatang," ujarnya.


Ia juga menyampaikan selamat dan sukses atas peresmian Sekolah Hamidah Sampurna, menyebutnya sebagai implementasi dari amanat Undang-Undang Dasar untuk mencerdaskan anak bangsa. Kehadiran Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hamidah Sampurna dinilai sangat membantu peran pemerintah dalam upaya tersebut.


"Apalagi sekolah ini ada tiga unggulan yang dikedepankan, pertama islami, kedua sains, dan ketiga teknologi," tambahnya.


Mengatasi persoalan degradasi adab dan sopan santun yang belakangan ini terjadi, hadirnya TK, SD, dan SMP Hamidah Sampurna diharapkan menjadi solusi. Ditekankan bahwa saat ini banyak anak-anak yang kurang memahami sejarah Islam, berbeda dengan masa lalu di mana riwayat para Nabi dijelaskan secara mendalam di sekolah.


"Dengan hadirnya sekolah TK, SD, dan SMP Hamidah Sampurna ini adalah jawaban. Yang mana orang tua merasa terbantu dengan hadirnya sekolah ini," katanya.

Pentingnya pemahaman sejarah, khususnya bagi umat Islam, juga menjadi sorotan. "Karena kalau tidak tahu sejarah, saya yakin tidak akan tahu pula apa yang akan dilakukan," jelasnya, mencontohkan bagaimana pemahaman sejarah sangat penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Sekolah ini diharapkan dapat membentuk anak-anak agar memahami sejarah Islam secara komprehensif, termasuk kisah para Nabi dan khalifah.


Selain aspek Islami, sains juga menjadi fokus utama. Manusia senantiasa berinteraksi dengan alam, dan pemahaman tentang alam sangatlah krusial.


"Inilah pentingnya ilmu. Kita bersama-sama dengan alam, supaya lingkungan tetap kita jaga. Kita paham tentang fisika, biologi, air dan sebagainya. Ini kan alam," ungkapnya.


Dengan melihat langsung para siswa di lingkungan sekolah yang dilatih bahasa Inggris, teknologi, agama Islami, dan sains, tokoh daerah ini optimistis.


"Saya yakin bisa menghasilkan generasi bangsa yang berkarakter dan juga paham tentang alam, paham tentang sejarah Islam, dan juga paham tentang teknologi," ujarnya.


Harapan besar disematkan agar sekolah ini dapat terus eksis dan berkembang, tidak hanya pada jenjang TK, SD, dan SMP, melainkan juga hingga SLTA, bahkan tidak menutup kemungkinan Perguruan Tinggi di masa depan.


Disebutkan pula bahwa target lama sekolah masyarakat Kabupaten Bandung adalah 12,27 tahun, namun rata-rata lama sekolah baru mencapai 9,16 tahun, menunjukkan adanya "PR" yang harus dikejar. Untuk itu, diinformasikan bahwa tahun ini akan ada penambahan dua unit SMAN baru di Kabupaten Bandung, dan enam unit SMAN baru pada tahun berikutnya, dengan pemerintah daerah menghibahkan tanah kepada provinsi demi kemudahan akses pendidikan masyarakat.


Keberhasilan sekolah ini sangat bergantung pada kesepakatan antara yayasan dan orang tua. Harapannya, para orang tua diberikan kesehatan dan rezeki agar dapat terus memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka, dan anak-anak pun dapat meraih kesuksesan serta menjadi kebanggaan orang tua.

#PendidikanUnggul #SekolahHamidahSampurna #BandungJuara #IndonesiaEmas2045 #GenerasiBedas #IslamiSainsTeknologi #MasaDepanPendidikan #CerdasBerakhlak #KabupatenBandung #BeritaPendidikan

Semarak Peringatan Hari Besar Nasional di Desa Bojong: Lomba Kreasi Tumpeng Resmi Dibuka!

 Semarak Peringatan Hari Besar Nasional di Desa Bojong: Lomba Kreasi Tumpeng Resmi Dibuka!




Bojong, Majalaya – Kemeriahan peringatan hari besar nasional di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, telah resmi dimulai pada hari ini, Jumat, 11 Juli 2025. Acara yang ditunggu-tunggu ini dibuka secara simbolis dengan dilaksanakannya lomba kreasi tumpeng yang menjadi salah satu daya tarik utama perayaan tahun ini.

Pembukaan acara yang berlangsung di balai desa Bojong ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga antusias yang siap meramaikan berbagai kegiatan. Suasana semarak terasa begitu kental, menandakan semangat kebersamaan dalam menyambut hari bersejarah bangsa.

Ibu Sri Yulianti, Sekretaris Desa Bojong, mendapat kehormatan untuk secara resmi membuka lomba kreasi tumpeng. Dalam sambutannya, Ibu Sri Yulianti menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif masyarakat. "Acara peringatan hari besar nasional ini adalah momentum bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa nasionalisme, dan tentu saja, menunjukkan kreativitas kita melalui berbagai perlombaan," ujarnya.

Lomba kreasi tumpeng sendiri merupakan bagian dari pemanfaatan dana desa tahap 1 tahun 2025 yang dialokasikan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan desa. Para peserta lomba menampilkan beragam tumpeng dengan hiasan dan bentuk yang unik, mencerminkan kekayaan budaya kuliner Indonesia serta kreativitas warga Desa Bojong.

"Kami berharap melalui lomba ini, semangat gotong royong dan kreativitas warga semakin terpupuk. Dana desa yang dialokasikan ini adalah untuk kepentingan bersama, demi kemajuan Desa Bojong," tambah Ibu Sri Yulianti.

Selain lomba kreasi tumpeng, serangkaian acara menarik lainnya juga telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan hari besar nasional di Desa Bojong. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di antara warga.

Masyarakat Desa Bojong dan sekitarnya diundang untuk datang dan memeriahkan rangkaian acara yang akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Mari bersama-sama rayakan semangat kebangsaan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan!

RW.01 Desa Bojong Berpotensi Sabet Juara Lomba Kreasi Tumpeng dalam PHBN, Semangat Kebersamaan Menggema!

 RW.01 Desa Bojong Berpotensi Sabet Juara Lomba Kreasi Tumpeng dalam PHBN, Semangat Kebersamaan Menggema!




Majalaya, Bandung – Semangat kebersamaan dan kreativitas warga Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, begitu terasa dalam perayaan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) tahun ini. Salah satu sorotan utama adalah Lomba Kreasi Tumpeng yang diikuti oleh perwakilan dari setiap Rukun Warga (RW). Dari berbagai kreasi indah yang disajikan, RW.01 menunjukkan potensi besar untuk menyabet gelar juara, berkat tumpeng yang tidak hanya menarik secara visual, namun juga kaya akan filosofi dan cita rasa.

Tim juri yang terdiri dari tokoh masyarakat dan praktisi kuliner tampak terpukau dengan detail dan inovasi yang disuguhkan oleh perwakilan RW.01. Tumpeng mereka, yang dihias dengan aneka lauk pauk tradisional dan ukiran sayur yang presisi, dipercaya menjadi simbol kemakmuran dan persatuan. Ketua Panitia PHBN Desa Bojong, Bapak H.Dindin, Diwakilkan Sekdes Ibu Sri Yulianti mengungkapkan antusiasmenya. "Kami sangat bangga melihat partisipasi aktif dan semangat gotong royong dari seluruh RW. Kreasi tumpeng dari RW.01 ini benar-benar mencerminkan dedikasi dan kekompakan warganya," ujarnya.



Pengelolaan Dana Desa Tahap 1 Anggaran 2025: Transparansi untuk Kemajuan

Di sisi lain, kemeriahan PHBN ini juga berbarengan dengan persiapan penggunaan Dana Desa Tahap 1 Anggaran 2025. Kepala Desa Bojong, H.Dindin, memastikan bahwa alokasi dana akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. "Prioritas kami adalah pembangunan infrastruktur yang merata serta pemberdayaan masyarakat. Kami akan melibatkan seluruh elemen desa dalam perencanaan dan pengawasan agar dana ini benar-benar memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Bojong," tegasnya. Rapat koordinasi terkait penggunaan dana ini telah beberapa kali dilakukan, melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat.

Posyandu Se-Desa Bojong: Pilar Kesehatan Keluarga

Selain agenda PHBN dan pengelolaan dana desa, peran Posyandu se-Desa Bojong juga tak luput dari perhatian. Dengan dukungan penuh dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Bojong, Posyandu terus aktif menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Berbagai kegiatan rutin seperti imunisasi, penimbangan balita, penyuluhan gizi, dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil terus digalakkan. Ketua TP-PKK Desa Bojong, Ibu Rina Susanti, menjelaskan, "TP-PKK berkomitmen penuh untuk mendukung program-program Posyandu. Kesehatan keluarga adalah fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan gizi seimbang."

Keberhasilan Posyandu dalam menjangkau masyarakat tidak lepas dari peran aktif kader-kader Posyandu yang berdedikasi. Mereka adalah ujung tombak yang tak kenal lelah mengedukasi dan melayani masyarakat di setiap pelosok desa.

Peringatan Hari Besar Nasional di Desa Bojong tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk menunjukkan potensi dan kekuatan Desa Bojong dari berbagai aspek, mulai dari kreativitas warga, transparansi pengelolaan anggaran, hingga komitmen terhadap kesehatan masyarakat. Diharapkan, semangat kebersamaan dan inovasi ini akan terus berlanjut untuk membawa Desa Bojong menuju masa depan yang lebih baik.

Peningkatan Kapasitas Posyandu di Kecamatan Ibun Dimulai: Desa Neglasari Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Tahun 2025

 Peningkatan Kapasitas Posyandu di Kecamatan Ibun Dimulai: Desa Neglasari Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Tahun 2025




IBUN, 11 July 2025] – Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar terus digencarkan. Hari ini, bertempat di Balai Desa Neglasari, Kecamatan Ibun, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu tingkat Kecamatan Ibun untuk tahun 2025. Acara ini dihadiri oleh perwakilan kader Posyandu dari seluruh desa di Kecamatan Ibun, jajaran pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.

Sosialisasi ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung,melalui Dinas Kesehatan dan jajaran Kecamatan Ibun dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan masyarakat secara umum. Desa Neglasari dipilih sebagai lokasi sosialisasi perdana untuk tahun ini, menandai komitmen bersama dalam pemerataan informasi dan pelatihan.

Dalam sambutannya, Bapak Camat Ibun menyampaikan pentingnya peran aktif kader Posyandu dalam mendeteksi dini masalah kesehatan, memberikan edukasi, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. "Posyandu bukan hanya sekadar tempat penimbangan balita, namun juga pusat informasi dan pelayanan kesehatan yang esensial bagi masyarakat. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru," ujarnya.

Materi sosialisasi mencakup berbagai aspek, mulai dari pembaruan modul pelayanan Posyandu, tata kelola administrasi yang lebih efektif, pemanfaatan teknologi informasi untuk pendataan, hingga strategi komunikasi yang lebih persuasif kepada masyarakat. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan Puskesmas Kecamatan Ibun, yang memiliki keahlian di bidang kesehatan masyarakat.

Para peserta, khususnya kader Posyandu, terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab menjadi bagian penting dari acara ini, memungkinkan para kader untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Ibu  Posyandu, , salah seorang kader dari Desa Neglasari, mengungkapkan apresiasinya. "Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami para kader. Banyak informasi baru yang kami dapatkan, terutama mengenai penanganan stunting dan gizi buruk yang saat ini menjadi perhatian utama. Kami berharap ilmu ini dapat kami terapkan untuk melayani masyarakat dengan lebih baik," katanya.

Kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu ini direncanakan akan terus berlanjut secara berkala di Kecamatan Ibun, sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam mencapai target pembangunan kesehatan di tingkat lokal. Diharapkan, dengan semakin kuatnya kapasitas Posyandu, angka kesakitan dan kematian ibu dan anak dapat ditekan, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat.

KULINERAN TRADISIONAL,JELANG LIPUTAN NEWS DI KAB.BANDUNG

 


Penyaluran BLT Dana Desa Tahap 1 di Desa Wangi Sagara Berjalan Lancar, Warga Terima Rp 300.000

 Penyaluran BLT Dana Desa Tahap 1 di Desa Wangi Sagara Berjalan Lancar, Warga Terima Rp 300.000



Wangi Sagara, [11 Juli 2025] – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap 1 untuk tahun anggaran 2025 di Desa Wangi Sagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, telah sukses dilaksanakan pada bulan Juli ini. Sebanyak 200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp 300.000,00 per kepala keluarga.


Acara penyaluran yang bertempat di aula Desa Wangi Sagara ini berlangsung tertib dan kondusif, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Majalaya, Bapak Gugum Gumilar, dan Kepala Desa Wangi Sagara, Bapak H. Enjang Gandi.


Dalam sambutannya, Camat Gugum Gumilar menekankan pentingnya penggunaan BLT ini secara bijak oleh masyarakat. "Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi saat ini. Kami berharap dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok dan bukan untuk hal-hal yang tidak mendesak," ujar Bapak Gugum.

Senada dengan Camat, Kepala Desa H. Enjang Gandi juga menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran penyaluran BLT ini. "Alhamdulillah, penyaluran BLT Dana Desa tahap pertama ini berjalan lancar. Kami berupaya semaksimal mungkin agar bantuan ini tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh warga Desa Wangi Sagara yang membutuhkan," terang H. Enjang. Beliau juga menambahkan bahwa data penerima telah diverifikasi dengan cermat untuk memastikan tidak ada duplikasi dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.


Salah seorang penerima BLT, Ibu Aminah (55), mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Sangat membantu sekali, Pak. Uang ini akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan dapur dan sedikit untuk biaya sekolah cucu," katanya dengan senyum.


Penyaluran BLT Dana Desa ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, daya beli masyarakat dapat meningkat dan roda perekonomian di tingkat desa semakin bergerak.


6 Jul 2025

Harmoni Muharram di Cikasungka: Gelar Budaya, Santunan, dan Semangat Kebersamaan

Harmoni Muharram di Cikasungka: Gelar Budaya, Santunan, dan Semangat Kebersamaan

Cikasungka, 5 Juli 2025– Desa Cikasungka kembali menunjukkan wajah kebersamaannya dalam peringatan 10 Muharram 1446 Hijriah yang meriah dan penuh makna. Acara yang dipusatkan di Balai Desa Cikasungka ini tidak hanya menjadi momen refleksi keagamaan, tetapi juga ajang pelestarian budaya lokal dan kepedulian sosial melalui pembagian santunan kepada masyarakat.




Sejak pagi hari, suasana Balai Desa Cikasungka sudah dipenuhi antusiasme warga. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, turut serta memeriahkan acara yang dibuka dengan gelar budaya lokal yang memukau. Berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti Wayang golek, pencak silat, tarian daerah, atau musik tradisional, turut ditampilkan, membawa nuansa kearifan lokal yang kaya. Pertunjukan ini bukan hanya hiburan, melainkan juga upaya nyata untuk menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya kepada generasi muda.


Puncak acara peringatan 10 Muharram diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh tokoh agama setempat, mengingatkan kembali makna penting Asyura dalam sejarah Islam, serta pentingnya meneladani nilai-nilai kesabaran, pengorbanan, dan kepedulian sosial.


Tak kalah penting, momen yang paling dinanti-nantikan adalah pembagian santunan kepada masyarakat desa yang membutuhkan. Kepala Desa Cikasungka, Bapak Yusuf Sudiono, secara langsung menyerahkan santunan ini kepada ratusan warga. Dalam sambutannya, Bapak Yusuf Sudiono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat terhadap sesama.


"Peringatan 10 Muharram ini adalah momentum tepat untuk saling berbagi dan mempererat tali silaturahmi. Santunan ini mungkin tidak seberapa, namun semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya empati dan gotong royong," ujar Bapak Yusuf Sudiono Desa Cikasungka disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.


Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus menjadi agenda rutin pemerintah desa, dengan harapan dapat semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat rasa persaudaraan di Desa Cikasungka.

Masyarakat yang menerima santunan tampak sumringah dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang telah diberikan. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami, terutama di tengah kondisi saat ini," tutur Ibu Yani, salah satu penerima santunan.

Acara peringatan 10 Muharram di Desa Cikasungka ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang sukses memadukan nilai-nilai keagamaan, pelestarian budaya, dan semangat kepedulian sosial. Keberhasilan acara ini menjadi cerminan dari semangat kebersamaan dan harmoni yang terus terpelihara di Desa Cikasungka.


5 Jul 2025

Camat Cicalengka Cucu Hidayat,S.pd Hadiri Festival E-Sport ESI Kabupaten Bandung di SMK Al Maarif Terpadu

 Camat Cicalengka Bapak Cucu Hidayat,S.pd Hadiri Festival E-Sport ESI Kabupaten Bandung di SMK Al Maarif Terpadu


Cicalengka, Kabupaten Bandung – Antusiasme dunia game elektronik atau e-sport di Kabupaten Bandung semakin membara, terbukti dengan suksesnya Festival E-Sport ESI (Esports Indonesia) Kabupaten Bandung yang diselenggarakan di Gedung Al Fatih SMK Al Maarif Terpadu pada hari ini, Sabtu(5/7). Acara yang mempertemukan para talenta muda e-sport ini turut dihadiri oleh Camat Cicalengka, Bapak Cucu Hidayat S.pd., sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap perkembangan positif di bidang ini.


Kehadiran Camat Cucu Hidayat menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengapresiasi potensi anak muda di dunia digital. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pengembangan bakat dan minat di bidang e-sport, yang kini tidak hanya sekadar hobi, melainkan juga bisa menjadi jalur karier menjanjikan.



"Kami sangat bangga melihat semangat dan dedikasi para peserta festival ini. E-sport bukan hanya tentang bermain game, tapi juga melatih strategi, kerja sama tim, dan sportivitas," ujar Camat Cucu Hidayat. "Pemerintah Kecamatan Cicalengka siap mendukung kegiatan positif semacam ini yang dapat mengembangkan potensi pemuda dan mengharumkan nama daerah."


Festival E-Sport ESI Kabupaten Bandung ini diikuti oleh berbagai tim dari penjuru Kabupaten Bandung, yang berkompetisi dalam beberapa kategori game populer. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antar-gamer dan memajukan ekosistem e-sport di daerah.


SMK Al Maarif Terpadu sendiri menjadi tuan rumah yang ideal, dengan fasilitas gedung yang memadai untuk menampung ratusan peserta dan penonton yang memadati lokasi. Keberhasilan festival ini menjadi indikator bahwa potensi e-sport di Kabupaten Bandung sangat besar dan layak mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak.

* #ESportIndonesia

 * #ESportsBandung

 * #FestivalESport

 * #GameOnline

 * #AnakMudaKreatif

 * #PotensiAnakMuda

 * #CamatCicalengka

 * #Cicalengka

 * #KabupatenBandung

 * #SMKAlMaarifTerpadu

 * #AlMaarifTerpadu

 * #ESIIndonesia

Desa Wangisagara Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui Kolam Ikan, Berkat Inisiatif Kepala Desa

 Desa Wangisagara Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui Kolam Ikan, Berkat Inisiatif Kepala Desa



Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung – Sebuah inisiatif visioner oleh Kepala Desa (Kades) Wangisagara, Enjang Gandi, S.Pd., telah membawa angin segar bagi upaya peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Melalui program pengembangan kolam ikan, Desa Wangisagara kini berupaya keras untuk meningkatkan produksi ikan dan menyediakan sumber protein yang sehat bagi warganya.


Dengan luas kolam yang mencapai beberapa hektar, program ini diharapkan mampu mendongkrak produksi ikan secara signifikan, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa. Kades Enjang Gandi, S.Pd. menjelaskan bahwa program ini adalah bagian integral dari komitmen desa dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.


"Kolam ikan ini tidak hanya akan meningkatkan produksi ikan, tetapi juga akan memberikan kesempatan bagi masyarakat desa untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka," ujar Kades Enjang Gandi, S.Pd.


Program pengembangan kolam ikan di Desa Wangisagara juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kabupaten Bandung dalam upaya mereka meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan potensi keberhasilan program ini, Desa Wangisagara berpeluang menjadi model percontohan bagi desa-desa lain dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat.


"Kami sangat berterima kasih kepada Kades Enjang Gandi, S.Pd. atas kepemimpinannya yang visioner dan komitmennya terhadap ketahanan pangan di Desa Wangisagara," ungkap salah seorang warga desa, menunjukkan apresiasi yang mendalam terhadap inisiatif ini.


Melalui program pengembangan kolam ikan yang inovatif dan berkelanjutan ini, Desa Wangisagara selangkah lebih maju dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.