Iklan

14 Okt 2024

Kegiatan Desa Girimekar: Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2025 (RPKDes)


Girimekar, 15 Oktober 2024 – Pemerintah Desa Girimekar menggelar kegiatan penyusunan Rencana Pembangunan Desa (RPKDes) Tahun 2025 di Balai Desa, yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan warga, dan lembaga desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana pembangunan yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pembangunan desa pada tahun 2025.

Dalam acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB, Kepala Desa Girimekar, Bapak Wahyudi Sip, memberikan sambutan mengenai pentingnya peran serta masyarakat dalam penyusunan RPKDes. “Proses perencanaan pembangunan desa harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Hal ini agar program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga,” ujarnya.

Kegiatan penyusunan RPKDes tahun 2025 ini mengusung pendekatan partisipatif, di mana setiap warga memiliki kesempatan untuk menyampaikan usulan dan gagasannya terkait pembangunan desa ke depan. Perencanaan ini mencakup berbagai sektor, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial budaya, dengan fokus pada pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup warga Desa Girimekar.

Beberapa usulan prioritas yang mencuat dalam diskusi antara lain:

  • Peningkatan infrastruktur desa, terutama perbaikan jalan lingkungan dan pembangunan jembatan penghubung antar dusun.
  • Pengembangan sektor ekonomi lokal, dengan program pelatihan dan bantuan untuk UMKM serta pertanian modern.
  • Pembangunan fasilitas kesehatan berupa posyandu terpadu dan peningkatan pelayanan kesehatan desa.
  • Peningkatan akses pendidikan, dengan dukungan untuk fasilitas belajar dan program beasiswa bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.
  • Peningkatan perhatian terhadap pengelolaan sampah, dengan program pengelolaan sampah terpadu yang meliputi edukasi pemilahan sampah, peningkatan fasilitas TPS (Tempat Pembuangan Sampah) di beberapa titik, serta pengadaan bank sampah untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program ini bertujuan untuk mengurangi permasalahan sampah di desa dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

                     Poto : Peserta MUSRENBANG Desa Girimekar
Proses musyawarah berlangsung interaktif, di mana setiap usulan ditampung dan akan diolah lebih lanjut oleh tim penyusun RPKDes untuk dijadikan sebagai dokumen perencanaan yang matang. Salah satu tokoh masyarakat, Ibu Siti Rahayu, menyatakan harapannya agar pembangunan di desa dapat berjalan merata dan mampu membawa manfaat nyata bagi seluruh warga. "Semoga semua yang direncanakan dapat terealisasi dan kami, sebagai warga, siap mendukung demi kemajuan desa," tuturnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kecamatan Cilengkrang yang memberikan masukan terkait sinkronisasi program desa dengan kebijakan di tingkat kecamatan dan kabupaten. Perwakilan tersebut mengingatkan pentingnya kerjasama antar lembaga desa dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan efisien.



Penyusunan RPKDes tahun 2025 di Desa Girimekar ini diharapkan dapat rampung dalam beberapa minggu ke depan. Setelah itu, dokumen rencana pembangunan desa akan diajukan ke pemerintah daerah untuk mendapatkan persetujuan sebelum pelaksanaan dimulai pada awal tahun 2025.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Pemerintah Desa Girimekar optimis bahwa pembangunan desa tahun depan akan berjalan lebih baik dan sesuai dengan harapan seluruh masyarakat. Kegiatan penyusunan RPKDes ini merupakan langkah awal menuju pembangunan desa yang lebih maju dan sejahtera.

11 Okt 2024

Laga Bahrain Vs Timnas Indonesia Bisa Diulang, Wasit Ahmed Al Kaf Terancam Dihukum Seumur Hidup

 

Oleh: Robbi Yanto | Jumat, 11 Oktober 2024 - 03:19 WIB

Pertandingan antara Bahrain dan Tim Nasional Indonesia yang berlangsung beberapa waktu lalu diwarnai kontroversi besar. Keputusan-keputusan wasit Ahmed Al Kaf menjadi sorotan tajam hingga memicu protes keras dari kubu Timnas Indonesia. Sejumlah kesalahan fatal dinilai memengaruhi hasil pertandingan, yang berujung pada desakan untuk mengulang laga tersebut.

Menurut sumber-sumber yang dekat dengan penyelenggara pertandingan, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sedang menyelidiki tindakan wasit Ahmed Al Kaf selama pertandingan tersebut. Dugaan adanya pelanggaran kode etik oleh Al Kaf semakin kuat, dan tidak menutup kemungkinan pertandingan akan diulang.

Baca juga  https://swarhajabarnewsnewsmedia.blogspot.com/2024/09/pertarungan-sengit-indonesia-vs-yaman.html

Protes keras yang diajukan oleh PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) berfokus pada beberapa insiden krusial, termasuk keputusan kontroversial terkait penalti dan kartu merah yang dinilai merugikan Indonesia. Dalam pernyataannya, PSSI menegaskan bahwa mereka telah mengajukan protes resmi dan berharap FIFA serta AFC akan bertindak adil.

Wasit Terancam Hukuman Seumur Hidup

Sanksi berat kini mengancam wasit asal Oman tersebut. Jika penyelidikan membuktikan bahwa Ahmed Al Kaf terbukti melakukan pelanggaran serius, ia bisa dijatuhi hukuman seumur hidup dari segala aktivitas sepak bola, baik sebagai wasit maupun dalam kapasitas lainnya. Hukuman seperti ini tidak asing dalam dunia sepak bola jika terbukti adanya kecurangan atau tindakan yang melanggar kode etik olahraga.

Para penggemar sepak bola Indonesia pun semakin vokal di media sosial, menuntut keadilan bagi Timnas Indonesia. Mereka berharap pertandingan bisa diulang dan memberikan kesempatan yang adil bagi Indonesia untuk memperjuangkan kemenangan di lapangan tanpa intervensi keputusan yang dianggap tidak profesional.

Saat ini, seluruh mata tertuju pada keputusan FIFA dan AFC dalam beberapa hari mendatang. Apakah laga Bahrain vs Indonesia akan diulang atau tidak, dan apakah wasit Ahmed Al Kaf akan menerima hukuman maksimal, masih menunggu perkembangan lebih lanjut.


Ini adalah versi berita yang telah disusun ulang. Jika ada poin tertentu yang ingin Anda tambahkan atau ubah, beri tahu saya!

Sumber Berita : Viva.co.id

 

Acara Gelar Karya P5RA Fase 1 Tahun 2024 di MAN 2 Kota Bandung Tema: "Beragam Itu Indah, Bersatu Adalah Berkah"


                              Poto : satu acara Man 2 Kota Ban
Bandung, 11 Oktober dung2024 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung sukses menggelar acara Gelar Karya P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin) Fase 1 pada hari ini. Acara yang mengusung tema “Beragam Itu Indah, Bersatu Adalah Berkah” berlangsung meriah dan dipenuhi oleh antusiasme para siswa, guru, serta orang tua.

P5RA adalah program yang bertujuan untuk memperkuat karakter siswa melalui pengenalan nilai-nilai kebhinekaan, gotong royong, dan kebersamaan. Melalui tema ini, siswa MAN 2 Kota Bandung diajak untuk menghargai perbedaan serta merajut persatuan sebagai bentuk keberkahan bersama.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari Kepala Sekolah MAN 2 Kota Bandung, Bapak H. Ahmad Nur, yang menyampaikan pentingnya tema ini di tengah dinamika sosial yang semakin beragam. “Keberagaman adalah kekuatan, dan persatuan adalah fondasi bagi kemajuan kita semua. Saya berharap nilai-nilai ini dapat menjadi pedoman bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi pameran karya siswa, yang menampilkan berbagai produk kreatif, mulai dari seni rupa, kriya, hingga kuliner. Setiap kelas mempersembahkan karya yang mencerminkan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, seperti batik, anyaman bambu, dan makanan tradisional, sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya bangsa.

Selain itu, para siswa juga menampilkan pentas seni yang sarat makna, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga drama yang menggambarkan pentingnya kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dadang Supriatna Paslon Bupati Bandung No Urut 2 Sapa Warga dan Shilaturahmi Tokoh: Kedekatan yang Terbangun di Rumah Alm. Aas Kadarsah, Rancaekek

Salah satu karya yang menarik perhatian adalah instalasi seni yang dibuat oleh kelas XI IPA 1, yang berjudul "Pelangi Nusantara." Instalasi ini terdiri dari rangkaian kain batik berwarna-warni yang merepresentasikan keberagaman etnis dan budaya di Indonesia. Para siswa menjelaskan bahwa karya tersebut melambangkan keindahan yang tercipta dari perbedaan.

Acara diakhiri dengan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada karya terbaik. Kelas XII IPS 3 berhasil meraih penghargaan tersebut berkat karya mereka yang berjudul "Mozaik Persatuan," yang menonjolkan nilai-nilai persatuan melalui kolaborasi seluruh siswa dalam menciptakan satu karya seni besar.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan para siswa dapat terus memupuk semangat kebersamaan dan menghargai perbedaan sebagai berkah yang memperkaya kehidupan. Gelar Karya P5RA Fase 1 menjadi bukti nyata komitmen MAN 2 Kota Bandung dalam mencetak generasi muda yang berkarakter Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin.

                               Poto : Pintu masuk Man 2 Kota Bandung

Acara ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para siswa, tetapi juga menjadi momen penting bagi seluruh warga sekolah untuk merenungkan betapa pentingnya persatuan dalam keberagaman.

 











7 Okt 2024

1000 Baso, 1000 Harapan: SIJUM dan Relawan Bersatu untuk Korban Gempa Cikembang

 

Poto : Antrian pengunjung sambut acara 1000 baso di Cikembang

Kertasari, Kabupaten Bandung – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian, komunitas  (SIJUM) bersama para relawan menggelar aksi sosial bertajuk “1000 Baso, 1000 Harapan” pada hari Minggu,6 Oktober 2024 untuk membantu korban gempa di Desa Cikembang, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Acara ini tidak hanya memberikan bantuan makanan berupa seribu porsi bakso hangat, tetapi juga menjadi simbol harapan dan solidaritas bagi warga yang terdampak bencana.

Gempa yang mengguncang kawasan Kertasari beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan rumah dan infrastruktur, serta menimbulkan dampak psikologis bagi warga. Melalui inisiatif ini, SIJUM berusaha mengembalikan semangat warga dengan berbagi kebahagiaan sederhana berupa makanan.

Solidaritas dan Kebersamaan

Koordinator acara,Bunda Popon Farida,SE, menjelaskan bahwa aksi sosial ini bertujuan untuk menguatkan ikatan sosial antara relawan dan warga terdampak. "Kami ingin menyampaikan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini. Seribu baso mungkin tampak sederhana, tetapi di balik itu ada harapan dan kepedulian yang tulus dari seluruh relawan dan masyarakat yang turut mendukung kegiatan ini," katanya.

Acara ini juga melibatkan banyak elemen masyarakat. Para relawan terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari komunitas lokal hingga organisasi mahasiswa, yang bergotong-royong untuk mempersiapkan dan mendistribusikan makanan. Antusiasme relawan terlihat dari semangat mereka yang bahu-membahu menyiapkan 1000 porsi bakso, disertai dengan senyum tulus ketika menyapa warga.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Kegiatan “1000 Baso, 1000 Harapan” juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk donatur lokal yang menyumbangkan bahan baku makanan hingga fasilitas untuk acara ini. Warga setempat menyambut hangat aksi ini dan merasa terhibur oleh kepedulian yang ditunjukkan oleh para relawan.

Poto : H.Nina Herliana Dan Tim SIJUM

"Saya sangat bersyukur dengan adanya acara ini. Selain mendapatkan bantuan, kami juga merasa dikuatkan secara emosional. Terima kasih kepada SIJUM dan relawan yang sudah hadir dan peduli kepada kami," ujar salah satu warga Cikembang yang rumahnya rusak akibat gempa.

Harapan ke Depan

Melalui kegiatan ini, SIJUM berharap bisa terus melanjutkan aksi-aksi sosial serupa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah terdampak bencana. "Kami berharap ini bukan hanya tentang bakso, tetapi tentang harapan baru. Semoga semangat gotong royong ini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi kita semua," pungkas Hajah.Nina Herliana.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar musibah segera berlalu dan warga dapat segera bangkit dari situasi sulit ini. Dengan semangat kebersamaan dan rasa kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan “1000 Baso, 1000 Harapan”, SIJUM dan para relawan membuktikan bahwa kebaikan kecil dapat membawa harapan besar bagi mereka yang membutuhkan.