Iklan

15 Nov 2024

Timnas Indonesia Harus Menelan Kekalahan Telak 0-4 dari Jepang di GBK

 

Pada Jumat, 15 November 2024, Timnas Indonesia menjamu Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dalam laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dengan dukungan penuh dari puluhan ribu suporter, skuad Garuda harus tunduk pada keunggulan tim tamu yang bermain efektif dan dominan.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Indonesia, meskipun tidak diunggulkan, menciptakan peluang emas melalui Ragnar Oratmangoen di menit kedelapan. Sayangnya, peluang tersebut gagal dimanfaatkan. Di sisi lain, Jepang membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Justin Hubner pada menit ke-35 saat mencoba menghalau umpan silang mendatar lawan.

Tak lama berselang, Takumi Minamino mencetak gol kedua dengan memanfaatkan lemahnya koordinasi pertahanan Indonesia. Babak kedua dimulai dengan kesalahan fatal dari kiper Maarten Paes, yang menyebabkan Hidemasa Morita dengan mudah mencetak gol ketiga Jepang. Yukinari Sugawara menutup kemenangan Jepang melalui gol spektakuler dari sudut sempit pada menit ke-68.

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Indonesia, yang kini berada di posisi terbawah grup dengan hanya tiga poin dari lima laga. Sebaliknya, Jepang memimpin klasemen dengan kokoh, mengoleksi 13 poin.

Meski begitu, pelatih Shin Tae-yong tetap memuji semangat juang para pemainnya, sembari mengakui perlunya perbaikan di berbagai aspek. Pertandingan ini menjadi pembelajaran penting menjelang laga-laga mendatang yang tak kalah menantang.

14 Nov 2024

Persiapan Timnas Indonesia Hadapi Jepang di GBK, Asian Qualification World Cup 2025

 

Jakarta, 14 November 2024 – Tim nasional Indonesia tengah mempersiapkan diri secara intensif jelang pertandingan besar menghadapi Jepang dalam ajang Asian Qualification untuk Piala Dunia 2025. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 15 November 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) ini menjadi momen penting bagi skuad Garuda untuk mempertahankan peluang lolos ke turnamen bergengsi dunia.

Pelatih timnas, Shin Tae-yong, menyatakan bahwa para pemain sedang fokus dalam latihan taktikal dan fisik. Latihan ini dirancang untuk mengantisipasi kekuatan Jepang, yang dikenal dengan permainan cepat dan kolektif. "Kami telah mempersiapkan strategi yang matang untuk menghadapi Jepang. Mereka adalah tim yang sangat kuat, tapi kami yakin bisa memberikan perlawanan terbaik di lapangan," ujar Shin Tae-yong.

Di sisi lain, beberapa pemain andalan Indonesia, seperti Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, diharapkan dalam kondisi prima untuk pertandingan penting ini. Keduanya berperan penting dalam skema permainan Shin Tae-yong, terutama dalam menghadapi Jepang yang diprediksi akan mendominasi penguasaan bola. Kapten timnas, Asnawi Mangkualam, juga menyatakan optimismenya. Menurutnya, dukungan dari para suporter di GBK akan memberikan semangat tambahan bagi timnas untuk tampil maksimal.

Sementara itu, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia memastikan bahwa persiapan teknis dan logistik di Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah dilakukan. "Kami ingin memberikan yang terbaik, baik dari segi fasilitas maupun keamanan untuk pertandingan ini. GBK siap menyambut suporter Indonesia yang akan memenuhi stadion untuk mendukung timnas," ungkap Ketua Umum PSSI.

Pertandingan melawan Jepang ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga merupakan langkah penting bagi Indonesia untuk mengukuhkan posisinya dalam persaingan ketat menuju Piala Dunia 2025. Dukungan besar dari publik tanah air diharapkan menjadi suntikan semangat bagi tim Garuda untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama bangsa.

 

13 Nov 2024

Pererat Silaturahmi: Dadang Supriatna Bersama Ust. Persib dan Tokoh Baleendah di Padepokan Giri Harja

 

Poto : Dadang Supriatna di Gdg Giriharja Jelekong

Baleendah, Kabupaten Bandung – Calon Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri acara shilaturahmi bersama tokoh masyarakat dan agama di Padepokan Giri Harja, Jelekong, Kecamatan Baleendah. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari wilayah Baleendah, termasuk Ustaz Persib, yang turut menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya shilaturahmi dalam membangun kekuatan masyarakat.

Dalam suasana yang penuh kehangatan, Dadang Supriatna membuka acara dengan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa shilaturahmi ini merupakan bagian dari komitmennya untuk mendengarkan langsung aspirasi dan harapan dari masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung. "Kehadiran saya di sini adalah untuk memastikan bahwa kita semua berada di satu jalur, bersama-sama membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik," ujar Dadang di hadapan hadirin.

Acara yang berlangsung di Padepokan Giri Harja ini bukan sekadar pertemuan biasa. Lokasi yang dikenal sebagai pusat seni dan budaya ini dipilih untuk menekankan pentingnya merawat nilai-nilai lokal dan kebersamaan. Padepokan ini memiliki sejarah panjang dalam melestarikan seni wayang golek dan budaya Sunda, sehingga menjadi simbol yang tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.

Poto : Dadang Supriatna sapa warga di Jelekong

Ustaz Persib, yang dikenal luas oleh masyarakat Bandung, turut memberikan tausiyah singkat. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya memupuk nilai-nilai ukhuwah dan shilaturahmi di tengah masyarakat. "Kita semua adalah bagian dari keluarga besar Kabupaten Bandung. Mari kita saling mendukung dan mendoakan agar pemimpin yang terpilih nanti adalah sosok yang amanah dan peduli pada rakyatnya," kata Ustaz Persib.

Baca Juga : Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si, Jalin Silaturahmi dengan Pimpinan Ponpes Nahdjussalam untuk Majukan Kabupaten Bandung

Selain tausiyah, acara ini juga diisi dengan dialog langsung antara Dadang Supriatna dan para tokoh masyarakat. Banyak dari mereka yang menyampaikan aspirasi terkait perbaikan infrastruktur, akses kesehatan, serta pentingnya dukungan bagi kegiatan budaya dan keagamaan di Kecamatan Baleendah. Salah satu tokoh masyarakat, Haji Ujang, menyatakan harapannya agar pemerintah lebih memperhatikan fasilitas publik di Baleendah. "Kami ingin fasilitas publik yang lebih memadai untuk mendukung aktivitas warga, khususnya yang bisa menunjang kesejahteraan masyarakat," ujar Haji Ujang.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Dadang Supriatna berjanji untuk terus mendengarkan kebutuhan masyarakat dan memastikan bahwa program-program yang dia bawa nantinya benar-benar menyentuh kebutuhan mereka. "Saya berjanji, jika diberi amanah untuk memimpin Kabupaten Bandung, kami akan memberikan perhatian khusus pada peningkatan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat," janjinya dengan penuh semangat.

Acara shilaturahmi ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Persib, memohon agar Kabupaten Bandung selalu diberikan keberkahan dan pemimpin yang peduli terhadap rakyat. Suasana hangat dan penuh harap mengiringi akhir pertemuan, menandakan hubungan yang semakin erat antara calon pemimpin dan masyarakat.

Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan calon pemimpin akan semakin kuat, demi terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih maju, religius, dan berbudaya.

Dadang Supriatna Paslon Bupati Bandung No Urut 2 Sapa Warga dan Shilaturahmi Tokoh: Kedekatan yang Terbangun di Rumah Alm. Aas Kadarsah, Rancaekek

 

Poto : kebersaamaan Dadang Supriatna bersama warga Ranca Indah

Rancaekek, Kabupaten Bandung – Kandidat Bupati Bandung nomor urut 2, Dadang Supriatna, melanjutkan kegiatan kampanyenya dengan menggelar shilaturahmi dan sesi sapa warga di Kediaman Pofit Sebagai Tokoh Pemuda di kawasan Megalia Studio Ranca Indah, Desa Jelegong, Rancaekek. Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar yang menyambut kehadiran Dadang dengan penuh antusiasme.

Dalam sambutannya, Dadang Supriatna menekankan pentingnya membangun kedekatan dan keharmonisan antara pemimpin dan masyarakat. "Kegiatan ini bukan sekadar kampanye, tetapi juga shilaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antara kita semua. Saya berharap bisa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Rancaekek dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan Kabupaten Bandung," ungkapnya di tengah-tengah para hadirin.

Acara ini juga diisi dengan dialog terbuka di mana warga berkesempatan menyampaikan aspirasi dan harapan mereka untuk pembangunan daerah ke depan. Berbagai isu seperti infrastruktur, fasilitas kesehatan, dan lapangan pekerjaan menjadi topik pembicaraan utama dalam diskusi tersebut. Warga Desa Jelegong, terutama yang sudah lama mengenal sosok Dadang, terlihat aktif berpartisipasi dan mengutarakan berbagai keluhan serta saran demi kemajuan wilayah mereka.

Poto : Dadang Supriatna dalam dialog dengan warga

Salah satu tokoh masyarakat, Haji Ahmad, mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran Dadang Supriatna. "Kami sangat bersyukur Pak Dadang mau mendengar langsung suara warga dan tidak sungkan berdialog. Ini menunjukkan bahwa beliau adalah sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan peduli pada kebutuhan kami," ujar Haji Ahmad.

Usai berdialog, acara dilanjutkan dengan ishoma (istirahat, shalat, dan makan) bersama. Momen ini digunakan Dadang untuk lebih akrab dengan masyarakat, menyapa warga yang hadir satu per satu, bahkan melayani sesi foto bersama. Suasana semakin hangat dan penuh keakraban, mencerminkan harapan besar warga Rancaekek terhadap calon pemimpin mereka ini.

Kegiatan shilaturahmi dan sapa warga ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menguatkan hubungan antara Dadang Supriatna dan masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya di Rancaekek. Dadang juga menyampaikan bahwa jika terpilih nanti, ia akan terus melakukan kunjungan rutin untuk memastikan aspirasi masyarakat tersalurkan dengan baik.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, Dadang Supriatna semakin optimis dalam menghadapi pemilihan Bupati Bandung mendatang. "Inilah tekad kami, dekat dengan masyarakat, mendengar, dan mewujudkan aspirasi mereka. Insya Allah, bersama kita bisa membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik," tutup Dadang dengan penuh keyakinan.

Acara shilaturahmi ini diakhiri dengan doa bersama, berharap agar proses demokrasi di Kabupaten Bandung dapat berlangsung aman, damai, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat.

tunton video