Iklan

26 Des 2024

Pelantikan dan Pengukuhan Ketua RT & RW se-Desa Tegalluar Berlangsung Meriah

 

Tegalluar, Bojongsoang – Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, kembali mengukuhkan para Ketua RT dan RW yang baru terpilih untuk periode 2024-2029. Acara pelantikan yang berlangsung pada kanis (tanggal 26 Desember 2024 ini berjalan lancar dan penuh kehangatan di Balai Desa Tegalluar.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tegalluar, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Tegalluar ,Bapak H.Galih Hendrawan Sip mengucapkan selamat kepada para Ketua RT dan RW yang dilantik. Ia juga menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan desa.

"RT dan RW adalah mitra penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik. Saya berharap, kerja sama antara perangkat desa dan masyarakat semakin erat di periode ini," ujar Kepala Desa.

Acara pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Desa, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh para Ketua RT dan RW terpilih. Setelah itu, prosesi penyematan tanda jabatan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Desa.

Salah satu Ketua RW yang dilantik, Bapak (nama Ketua RW), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga yang telah memberikan kepercayaan. Ia berjanji akan bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan lingkungan.

"Tanggung jawab ini bukanlah hal yang ringan, tetapi dengan dukungan warga, saya yakin kita bisa membangun lingkungan yang lebih baik," katanya.

Suasana semakin hangat saat acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Warga pun antusias berbincang dengan para pemimpin baru mereka, menunjukkan semangat gotong royong yang terus hidup di Desa Tegalluar.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Desa Tegalluar untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semoga para Ketua RT dan RW yang baru dilantik mampu mengemban amanah dengan baik dan membawa perubahan positif.

(Penulis Team Editor Swarha Jabar)

22 Des 2024

H.Asep Ikhsan Hadir di Konferensi Asep-Asep Sedunia di Graha Wirakarya Ciparay: Menginspirasi dan Menyatukan Semangat Bersama

 

Ciparay, Bandung – Acara konferensi bertajuk "Asep-Asep Sedunia" yang digelar di Graha Wirakarya Ciparay, pada Sabtu (21/12), berhasil menarik perhatian ratusan peserta. Salah satu yang paling dinantikan adalah kehadiran H. Asep Ikhsan, seorang tokoh lokal yang sangat dihormati di daerah tersebut. Kehadirannya membawa angin segar dan semangat baru bagi para peserta yang datang dari berbagai komunitas Asep di seluruh wilayah Jawa Barat.

Menyatukan Warga Asep dari Berbagai Daerah

Konferensi Asep-Asep Sedunia kali ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara warga yang memiliki nama belakang "Asep", serta meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjaga budaya dan identitas komunitas. H. Asep Ikhsan, yang dikenal sebagai salah satu tokoh yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah Ciparay, hadir dengan penuh semangat untuk mendukung acara yang dihadiri oleh para peserta dari berbagai daerah.

“Ini adalah acara yang sangat luar biasa. Saya merasa bangga bisa hadir di tengah-tengah komunitas Asep yang selalu menjaga tali persaudaraan, meski datang dari berbagai latar belakang,” ujar H. Asep Ikhsan dengan nada hangat dan penuh antusiasme.

Asep Ikhsan: Figur Inspiratif untuk Komunitas

Selama konferensi, H. Asep Ikhsan berbagi cerita dan pengalaman mengenai bagaimana pentingnya membangun solidaritas dalam komunitas. “Kita harus selalu mendukung satu sama lain, apapun latar belakang kita. Nama Asep ini memiliki makna yang dalam, yang tidak hanya sebagai identitas, tapi juga sebagai simbol persatuan,” jelasnya di hadapan peserta yang penuh perhatian.

Selain itu, H. Asep juga mengajak seluruh komunitas Asep untuk semakin aktif dalam kegiatan sosial dan budaya yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas. "Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti membantu sesama di lingkungan sekitar. Tidak harus menunggu menjadi besar, yang penting niat dan langkah kita bersama," tambahnya.

Suasana Penuh Keceriaan dan Kekeluargaan

Selama acara, suasana di Graha Wirakarya Ciparay terasa sangat hangat. Para peserta tidak hanya datang untuk berdiskusi, tetapi juga untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman. Terdapat berbagai kegiatan, seperti sesi diskusi tentang budaya Sunda, pembahasan mengenai sejarah nama "Asep", serta hiburan khas daerah yang menambah meriah acara.

Tak ketinggalan, acara ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk saling berbagi ide dan merancang program-program yang bisa dilaksanakan bersama, seperti mengadakan kegiatan sosial, pelestarian budaya lokal, dan membantu sesama yang membutuhkan.

Harapan Ke Depan

H. Asep Ikhsan menutup sesi diskusi dengan sebuah pesan yang menginspirasi, “Mari kita jaga nama baik kita sebagai warga Asep. Tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Semoga ke depannya, kita bisa semakin solid dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.”

Dengan berakhirnya konferensi ini, banyak peserta yang merasa lebih terinspirasi untuk berkontribusi lebih besar dalam komunitasnya masing-masing. Acara ini pun diharapkan dapat menjadi titik awal untuk lahirnya berbagai program kolaboratif yang bermanfaat bagi warga Asep dan masyarakat luas.

Sumber:

Konferensi Asep-Asep Sedunia, Graha Wirakarya Ciparay

Wawancara dengan H. Asep Ikhsan

21 Des 2024

Konferensi Asep Asep ke-6: Ajang Silaturahmi Seru Paguyuban Asep Sedunia

 

Kabupaten Bandung kembali menjadi saksi momen istimewa, yaitu Konferensi Asep Asep ke-6 yang digelar oleh Paguyuban Asep Sedunia (PAD). Acara ini berlangsung meriah di Gedung Budaya Graha wirakarya ciparay pada Sabtu (20/12). Ribuan "Asep" dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri hadir untuk memeriahkan acara ini.

Presiden Paguyuban Asep Sedunia ( PAD), Asep Ruslan menyampaikan bahwa konferensi ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan dan membahas kontribusi nyata para Asep untuk masyarakat. "Nama Asep itu spesial. Kita ingin menunjukkan bahwa Asep bisa berkarya dan berkontribusi, nggak hanya jadi nama yang unik," ujar Asep Ruslan sambil tersenyum.

Ragam Kegiatan Seru

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba Asep Idol, bazar makanan khas Sunda, hingga pameran seni budaya. Yang paling ditunggu-tunggu tentu sesi foto bersama seluruh peserta, yang membentuk formasi huruf "ASEP" raksasa.

Salah satu peserta, Asep Nugraha dari Jakarta, mengaku senang bisa hadir untuk pertama kalinya. "Keren banget! Saya jadi tahu kalau ternyata Asep itu banyak dan punya solidaritas yang kuat," katanya.

Selain itu, konferensi ini juga menjadi wadah untuk menggalang dana sosial. Tahun ini, PAS berencana mendonasikan sebagian dana yang terkumpul untuk mendukung pendidikan anak-anak di daerah terpencil.

Rencana Kedepan

Di akhir acara, Asep Ruslan mengumumkan bahwa Konferensi Asep Asep ke-7 akan digelar pada tahun depan. Pengumuman ini disambut dengan antusiasme oleh para Asep yang langsung berteriak, "Hidup Asep!"

Konferensi ini membuktikan bahwa nama yang sama bukan penghalang untuk berkreasi, tapi justru menjadi penyemangat untuk bersatu. Jadi, buat kamu yang bernama Asep, siap-siap bergabung tahun depan!

20 Des 2024

Audensi Grib Jaya dengan PT Kahatex di Solokan Jeruk: Fokus pada Kompensasi Kahatex terhadap Warga (Bagian 2)

 

Setelah beberapa kali pertemuan, audiensi antara Grup Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (Grib Jaya) dan PT Kahatex kembali digelar di kawasan Solokan Jeruk, Bandung. Pertemuan kali ini masih fokus pada masalah yang paling dinantikan warga, yaitu kompensasi dari PT Kahatex terkait dengan dampak yang ditimbulkan oleh operasional pabrik di sekitar kawasan mereka.

### Kompensasi yang Diinginkan Warga

Dalam audiensi tersebut, warga yang tergabung dalam Grib Jaya kembali menegaskan permintaan mereka terkait kompensasi. Sebelumnya, banyak dari warga yang merasa terganggu oleh berbagai dampak dari keberadaan pabrik, mulai dari polusi udara hingga masalah sosial ekonomi yang timbul.

Menurut salah seorang perwakilan warga, "Kami ingin kompensasi yang jelas, bukan hanya janji manis. Kami butuh solusi nyata untuk masalah yang sudah kami hadapi bertahun-tahun." Selain itu, warga juga menginginkan adanya program-program pemberdayaan ekonomi agar dampak negatif operasional pabrik bisa diminimalisir.

### PT Kahatex Dengar Keluhan Warga

PT Kahatex, yang dikenal sebagai salah satu pabrik tekstil besar di wilayah tersebut, nampaknya semakin terbuka untuk mendengarkan keluhan dan harapan dari masyarakat sekitar. Perwakilan dari PT Kahatex menyatakan bahwa mereka sangat menghargai audiensi ini sebagai sarana komunikasi yang baik.

"Kami mengerti kekhawatiran warga. Kami berkomitmen untuk memberikan kompensasi yang tepat, baik dalam bentuk material maupun program-program sosial yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga sekitar," ungkap salah satu manajer PT Kahatex.

### Langkah Positif ke Depan

Dari audiensi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk duduk bersama lebih lanjut untuk merumuskan rencana kompensasi yang lebih jelas dan konkret. PT Kahatex pun mengusulkan agar dibentuk sebuah tim khusus yang akan mengawal proses penyaluran kompensasi tersebut. 

Bukan hanya itu, wacana terkait pemberdayaan ekonomi juga menjadi salah satu topik utama. Warga mengusulkan adanya pelatihan kerja, bantuan modal usaha kecil, dan akses pendidikan bagi anak-anak yang tinggal di sekitar pabrik.

"Ke depan, kami harap ada pengawasan yang jelas. Jangan sampai ada lagi warga yang merasa diabaikan. Kami ingin ada bukti nyata yang dapat dirasakan langsung," tegas salah seorang anggota Grib Jaya.

### Harapan Warga

Harapan utama warga tentu saja agar tidak ada lagi kesenjangan antara pabrik dan masyarakat sekitar. Mereka berharap bahwa perusahaan besar seperti PT Kahatex bisa lebih memperhatikan dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh operasional mereka.

Dengan adanya kesepakatan untuk melanjutkan diskusi ini, diharapkan agar kedua pihak bisa segera mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, khususnya warga yang telah lama tinggal berdampingan dengan pabrik.

Sebagai langkah lanjutan, Grib Jaya juga berencana untuk mengadakan pertemuan dengan pihak terkait lainnya seperti pemerintah daerah agar kompensasi yang dijanjikan bisa lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.


**Sumber:**

- Audiensi Grib Jaya dengan PT Kahatex, Solokan Jeruk, Bandung

- Komunikasi warga dan perwakilan PT Kahatex