Iklan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

23 Mar 2025

Muhasabah Akhir Ramadhan: 10 Hari Terakhir, Saatnya Raih Ampunan dan Lailatul Qadar di Yayasan Al Kahfi Azahra

 Muhasabah Akhir Ramadhan: 10 Hari Terakhir, Saatnya Raih Ampunan dan Lailatul Qadar di Yayasan Al Kahfi Azahra

Kab.Bandung - Bulan Ramadhan akan segera berakhir, dan umat Muslim di seluruh dunia memasuki 10 hari terakhir yang penuh berkah. Di momen-momen krusial ini, muhasabah atau introspeksi diri menjadi sangat penting.

Muhasabah adalah proses evaluasi diri, merenungkan perbuatan dan ibadah yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan. Ini adalah kesempatan untuk mengidentifikasi kekurangan, memperbaiki kesalahan, dan meningkatkan kualitas ibadah di sisa waktu yang ada.

"10 hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang sangat istimewa. Ini adalah kesempatan kita untuk meraih ampunan Allah SWT dan mendapatkan malam Lailatul Qadar," ujar H.Syaripudin/Pembina Yayasan Al Kahfi Azahra Rancaekek Kabupaten Bandung.

Acara ini dihadiri langsung oleh H.Syaripudin/Pembina Yayasan Al Kahfi Azahra Rancaekek Kabupaten Bandung,H.Azwan Ketua Yayasan Alkahfi Azahra dan H.Dede Sutia Pengurus Pesantren Al Kahfi Azahra

Berikut adalah beberapa tips untuk memaksimalkan muhasabah di akhir Ramadhan:

 * Perbanyak Ibadah: Tingkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, seperti shalat malam, membaca Al-Qur'an, dan berdzikir.

 * Introspeksi Diri: Renungkan perbuatan dan ibadah yang telah dilakukan. Identifikasi kekurangan dan bertekad untuk memperbaikinya.

 * Memperbanyak Doa: Panjatkan doa kepada Allah SWT agar diberikan ampunan dan keberkahan di malam-malam terakhir Ramadhan.

 * Bersedekah: Perbanyak sedekah dan berbuat kebaikan kepada sesama.

 * Menjaga Lisan dan Perbuatan: Hindari perbuatan yang sia-sia dan jaga lisan dari perkataan yang buruk.

10 hari terakhir Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meraih ampunan Allah SWT dan mendapatkan malam Lailatul Qadar. Mari kita manfaatkan waktu ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjadi pribadi yang lebih baik.

#MuhasabahRamadhan #10HariTerakhirRamadhan #Ramadhan2024 #IntrospeksiDiri #LailatulQadar #NasihatRamadhan #RenunganRamadhan #HajiDedeSutia #HAzwan #HSyaripudin"

 * #MuhasabahRamadhan

 * #10HariTerakhirRamadhan

 * #Ramadhan2024

 * #IntrospeksiDiri

 * #LailatulQadar

 * #NasihatRamadhan

 * #RenunganRamadhan

 * #HajiDedeSutia

 * #HAzwan

 * #HSyaripudin

 * #CeramahRamadhan

 * #VideoIslami

 * #MotivasiIslami

 * #AmalanRamadhan

 * #BulanSuciRamadhan


17 Mar 2025

Asep Yusuf Salim, S.Pd.I (Golkar) Ikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung Bahas LKPJ dan Raperda

 Asep Yusuf Salim, S.Pd.I (Golkar) Ikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung Bahas LKPJ dan Raperda

Kab.Bandung– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab.Bandung menggelar rapat paripurna penting dengan agenda penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Dadang Supriatna dan beberapa rancangan peraturan daerah (raperda) strategis. Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD pada 17 Maret 2025 ini dihadiri oleh Bupati Dadang Supriatna, para anggota DPRD, serta jajaran pejabat daerah terkait.

Kehadiran anggota dewan dari berbagai fraksi partai terlihat lengkap, tak terkecuali Fraksi Partai Golkar. Asep Yusuf Salim, S.Pd.I, salah satu anggota Fraksi Golkar, turut hadir dalam rapat penting ini. Kehadiran penuh dari Fraksi Golkar menunjukkan komitmen mereka dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah dan memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam pidato pengantarnya, Bupati menyampaikan LKPJ yang memuat capaian kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2024. Laporan ini mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian daerah. Bupati juga menyoroti sejumlah program unggulan yang telah berhasil dilaksanakan serta tantangan yang dihadapi selama periode tersebut.

"LKPJ ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan. Kami berharap, laporan ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk perbaikan kinerja di masa mendatang," ujar Bupati 

Selain LKPJ, rapat paripurna ini juga membahas beberapa raperda yang diajukan oleh pemerintah daerah. 

Ketua DPRD  dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyampaian LKPJ dan raperda tersebut. Ia menekankan pentingnya pembahasan mendalam terhadap setiap materi agar menghasilkan kebijakan yang optimal bagi masyarakat.

"Kami akan segera menindaklanjuti dengan membentuk panitia khusus untuk membahas LKPJ dan raperda ini secara lebih detail. Kami juga mengundang partisipasi aktif dari masyarakat untuk memberikan masukan dan saran," kata Ketua DPRD.

Rapat paripurna ini menandai dimulainya proses pembahasan LKPJ dan raperda di tingkat DPRD. Tahapan selanjutnya meliputi pembahasan oleh panitia khusus, penyampaian pendapat fraksi, hingga pengambilan keputusan dalam rapat paripurna berikutnya.

* #DPRDkabupatenbandung

 * #RapatParipurna

 * #LKPJBupati

 * #Raperda

 * #FraksiGolkar

 * #AsepYusufSalim

 * #PemerintahDaerah

 * #BeritaDaerah

 * #InfoDaerah

 * #PolitikDaerah



10 Mar 2025

Humaira : pemerintah provinsi dan kabupaten harus berkolaborasi untuk solusi konkrit banjir dayeuhkolot

Humaira : pemerintah provinsi dan kabupaten harus berkolaborasi untuk solusi konkrit banjir dayeuhkolot


Bandung, 10 Maret 2025 — Banjir yang melanda Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Hj. Humaira Zahrotun Noor, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Senin pagi. Kunjungan ini dilakukan menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir meluas dan mengganggu aktivitas warga.


Dalam tinjauannya, Humaira berdialog dengan warga yang mengeluhkan kondisi banjir yang seolah menjadi "langganan tahunan". Warga merasa lelah dengan kondisi ini dan menuntut solusi jangka panjang yang nyata.


"Ini bukan pertama kalinya Dayeuhkolot dilanda banjir. Warga sudah sangat lelah. Kita butuh langkah konkret, bukan hanya janji-janji," tegas Humaira di sela-sela kunjungannya.


Sebagai bentuk kepedulian, Humaira menyatakan akan membantu proses evakuasi, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan ibu menyusui. "Kita tidak boleh membiarkan mereka bertahan sendiri di tengah kondisi seperti ini. Saya akan menjadikan penyelamatan kelompok rentan sebagai prioritas," ujarnya.


Humaira mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten untuk segera mengambil langkah-langkah realistis yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. "Tidak cukup hanya dengan rapat atau survei lokasi. Masyarakat membutuhkan aksi nyata yang cepat dan tepat. Jangan sampai banjir ini terus menjadi langganan tahunan," katanya.


Ia menekankan pentingnya upaya jangka panjang seperti normalisasi sungai, perbaikan sistem drainase, dan relokasi permukiman di wilayah rawan banjir. Menurutnya, penanganan banjir harus melibatkan koordinasi lintas instansi agar berjalan efektif dan berkelanjutan.


Warga berharap dengan perhatian dari wakil rakyat, masalah banjir yang telah berlangsung bertahun-tahun ini dapat segera ditangani secara serius dan menyeluruh.

#BanjirDayeuhkolot

#DPRDJabar

#KabupatenBandung

#PenangananBanjir

#PKBJabar

5 Mar 2025

Reses Dra. Tia Fitriani di Nagreg: Serap Aspirasi Warga, Laporkan 2 Tahun Kinerja DPRD Jabar

 Reses Dra. Tia Fitriani di Nagreg: Serap Aspirasi Warga, Laporkan 2 Tahun Kinerja DPRD Jabar

NAGREG, Swarha TV - Dra. Tia Fitriani, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Nasdem, menggelar reses di Rest Area Kampung Nagreg, Kabupaten Bandung, pada 5 Maret 2025. Reses ini menjadi momen penting bagi Ibu Tia untuk bertemu langsung dengan konstituennya, menyerap aspirasi, dan melaporkan kinerja selama 2 tahun masa sidang 2024-2025.

Ratusan warga Nagreg hadir dalam reses tersebut, menyampaikan berbagai isu yang mereka hadapi. Mulai dari kondisi jalan rusak, sulitnya akses air bersih, hingga kebutuhan modal usaha bagi pelaku UMKM. Ibu Tia dengan seksama mendengarkan setiap keluhan dan mencatatnya untuk ditindaklanjuti.

"Reses ini adalah wadah bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan di DPRD Provinsi Jawa Barat," ujar Ibu Tia dalam sambutannya.

Selain menyerap aspirasi, Ibu Tia juga melaporkan berbagai program yang telah dijalankan selama 2 tahun terakhir. Beberapa program yang disoroti antara lain:

 * Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di beberapa wilayah Kabupaten Bandung.

 * Peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan sarana dan prasarana sekolah.

 * Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan bantuan modal usaha.

 * Peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga : Reses II H. Saeful Bachri, SH.MAP: Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Jawa Barat yang Lebih Baik

Reses ini mendapat sambutan positif dari warga Nagreg. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera direalisasikan.

"Kami sangat senang Ibu Tia datang langsung ke sini untuk mendengar keluhan kami. Semoga jalan yang rusak segera diperbaiki," kata salah seorang warga.

Reses Dra. Tia Fitriani di Nagreg ini menjadi bukti komitmen anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Jawa Barat yang lebih baik.

#ResesDPRD

#DraTiaFitriani

#KabupatenBandung

#Nagreg

#AspirasiWarga

#SwarhaTV

#JawaBarat

#UMKM

#Infrastruktur

#Nasdem