Iklan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

16 Mei 2025

Warga Desa Ibun Terima "Duit Kaget" dari Pemerintah!

 Warga Desa Ibun Terima "Duit Kaget" dari Pemerintah!

Penyaluran BLT desa Ibun
Poto : Istimewa

Hai gaes, ada kabar seru nih dari pelosok Bandung! Kemarin, Jumat (16/5/2025), warga Desa Ibun pada senyum-senyum lebar. Kenapa hayooo? Ternyata, mereka baru aja dapet "rejeki nomplok" alias Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) tahap pertama tahun ini.

Jadi gini ceritanya, pemerintah desa setempat gercep banget nyalurin bantuan ini buat ngebantu warganya yang emang lagi butuh. Totalnya ada 47 keluarga nih yang kecipratan "duit kaget" ini. Lumayan banget kan ya buat nambah-nambah kebutuhan sehari-hari?

Pak Haji Unang Sumarna, si Kepala Desa Ibun yang keren itu, turun langsung buat nyerahin bantuannya. Beliau juga sempet kasih wejangan tuh ke warganya, biar duitnya dipake yang bener, jangan buat foya-foya. Bijak banget ya!

Oh iya, pas pembagian BLT ini juga rame lho. Ada bapak ibu perangkat desa, anggota BPD, pendamping desa, sampai bapak polisi sama bapak tentara juga ikut mantau. Biar apa? Ya biar semuanya lancar jaya, nggak ada yang nyolong-nyolong kesempatan, dan bantuannya bener-bener nyampe ke tangan yang tepat.





BLT-DD ini emang salah satu cara pemerintah buat peduliin warganya di desa, terutama yang lagi kesulitan ekonomi. Pemerintah Desa Ibun sendiri udah janjiin bakal nyalurin semua tahap BLT ini sesuai aturan. Mantap!

Harapannya sih, dengan adanya bantuan ini, warga Desa Ibun bisa sedikit terbantu ekonominya dan makin semangat buat ngejalanin hidup ke depannya.

Nah, gitu deh kabar santai dari Desa Ibun. Semoga info ini bermanfaat ya buat kamu yang lagi nyari berita-berita positif! Sampai ketemu lagi di info selanjutnya!

15 Mei 2025

Terungkap! Kekuatan Baru Ekonomi Desa Langensari: Koperasi Merah Putih Lahir, Dihadiri Para Pemimpin!

 Terungkap! Kekuatan Baru Ekonomi Desa Langensari: Koperasi Merah Putih Lahir, Dihadiri Para Pemimpin!




IBUN, BANDUNG (15/05/2025) - Sebuah gebrakan monumental baru saja terjadi di Desa Lampegan, Kecamatan Ibun! Kemarin (14/05/2025), dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang berlangsung penuh semangat, sebuah koperasi dengan nama gagah berani, "Koperasi Merah Putih," resmi didirikan. Momentum bersejarah ini tak hanya dihadiri oleh warga desa, tetapi juga oleh jajaran penting pemerintahan dan keamanan, menunjukkan betapa seriusnya komitmen untuk memajukan perekonomian desa.


Kepala Desa Langensari tampak sumringah memimpin jalannya musyawarah yang berfokus pada pembentukan badan usaha kolektif ini. Turut hadir memberikan dukungan penuh, Kepala Kecamatan Ibun, yang dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar koperasi ini menjadi pilar ekonomi yang kuat bagi masyarakat Langensari.


Tak kalah penting, kehadiran perwakilan DPD RI menambah dimensi strategis dalam acara ini. Dukungan dari tingkat legislatif nasional tentu menjadi angin segar bagi perkembangan Koperasi Merah Putih ke depannya. Sementara itu, sinergi antara Babinsa dan Babinmas yang juga hadir, memberikan jaminan keamanan dan ketertiban dalam proses pembentukan dan operasional koperasi nantinya.


Lantas, mengapa pendirian Koperasi Merah Putih ini begitu istimewa dan berpotensi viral?


Lebih dari Sekadar Koperasi Biasa: Nama "Merah Putih" yang disematkan bukan tanpa makna. Ini adalah simbol semangat nasionalisme dan gotong royong yang menjadi landasan utama berdirinya koperasi ini. Diharapkan, koperasi ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memiliki misi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota masyarakat Langensari secara merata.


Potensi Ekonomi yang Menggugah: Dengan dibentuknya koperasi ini, berbagai potensi ekonomi lokal di Desa Lampegan diharapkan dapat terkelola dengan lebih baik. Mulai dari hasil pertanian unggulan, kerajinan tangan khas desa, hingga potensi pariwisata yang mulai dilirik, semuanya memiliki peluang untuk dikembangkan melalui wadah koperasi ini. Bayangkan, produk-produk Langensari dengan label "Koperasi Merah Putih" bisa merambah pasar yang lebih luas!


Sinergi Kuat Pemerintah dan Masyarakat: Kehadiran lengkap para pemangku kebijakan dalam Musdessus ini menunjukkan adanya dukungan solid dari berbagai pihak. Ini adalah modal besar bagi Koperasi Merah Putih untuk mendapatkan pendampingan, pelatihan, hingga akses permodalan yang lebih mudah.


Gelombang Optimisme Warga: Antusiasme warga Lampegan dalam menyambut pendirian koperasi ini sangat terasa. Mereka berharap, Koperasi Merah Putih akan menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengurangi ketergantungan pada pihak luar. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi energi utama bagi keberhasilan koperasi ini.

Poto : Sekdes Lampegan membuka musded


"Ini adalah langkah maju yang sangat kita tunggu-tunggu. Semoga koperasi ini benar-benar bisa mensejahterakan seluruh warga Langensari," ungkap salah seorang tokoh masyarakat dengan nada penuh harap.


Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Lampegan ini bukan hanya sekadar pendirian badan usaha. Ini adalah simbol harapan baru, semangat gotong royong yang membara, dan komitmen kuat untuk membangun ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing. Akankah Koperasi Merah Putih ini menjadi model bagi desa-desa lain di Indonesia? Mari kita ikuti terus perkembangannya!


Bagikan berita membanggakan ini! Tunjukkan kepada Indonesia bahwa Lampegan punya cara jitu untuk meningkatkan kesejahteraan melalui semangat kebersamaan! #KoperasiMerahPutih #LangensariMaju #EkonomiDesa #GotongRoyong #BeritaViral

12 Mei 2025

Inisiatif Kolaboratif Atasi Banjir Majalaya: Program Pentahelix Bergerak Cepat

 Inisiatif Kolaboratif Atasi Banjir Majalaya: Program Pentahelix Bergerak Cepat

Poto : Bupati Bandung Dadang Supriatna di Sungai Cidawolong


MAJALAYA, Kab. Bandung - Sebuah langkah konkret dalam penanggulangan banjir di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung, terlihat pada Senin (12/5/2025). Bupati Bandung Dadang Supriatna terjun langsung memimpin pelaksanaan program pentahelix normalisasi sungai di kawasan Cidawolong, Desa Biru.

Program yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini terdiri dari Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, relawan, pengusaha, akademisi, media, serta warga Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Majalaya dan sekitarnya. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari diskusi dan rapat koordinasi yang sebelumnya dilaksanakan pada Jumat (9/5/2025).

Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat backhoe memulai pengerukan dan normalisasi Sungai Cidawolong, sebuah jalur penting di Jalan Raya Laswi Majalaya yang seringkali lumpuh akibat genangan banjir saat hujan deras.

Bupati Dadang Supriatna, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Camat Majalaya Gugum Gumilar, dan panitia normalisasi sungai, turut memantau jalannya kegiatan. Bahkan, Bupati menyusuri aliran Sungai Cidawolong hingga beberapa kilometer ke arah hilir, mencapai muara Sungai Cipadaulun yang juga menjadi target normalisasi. Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memahami kondisi riil penyebab banjir di wilayah tersebut.



Dalam keterangannya, Bupati Dadang Supriatna menjelaskan bahwa program pentahelix ini merupakan realisasi dari diskusi dengan para pengusaha di Majalaya. "Normalisasi Sungai Cidawolong hari ini kita mulai, sesuai dengan janji saya saat diskusi kemarin," ujarnya.

Pada kesempatan dimulainya program, hadir pula Kepala DPUTR Kabupaten Bandung, Kepala Desa Biru dan Padaulun, Ketua Pengerjaan Normalisasi Sungai Cidawolong Agus Rahmat, serta perwakilan pengusaha Majalaya, Hengki. Sasaran awal program normalisasi sungai ini adalah sepanjang sekitar 1 kilometer.

Bupati juga menyinggung kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) dalam pemeliharaan aliran Sungai Cidawolong, Cipadaulun, dan Cirasea. Melalui program pentahelix ini, pihaknya akan memantau perkembangan dan siap melanjutkan upaya normalisasi jika penanganan dari BBWSC belum optimal.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada para pemilik lahan yang telah menghibahkan tanah di sisi sungai. Bupati berharap langkah ini dapat memberikan manfaat bagi pertanian dan menjadi sumber air irigasi.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa banjir di Cidawolong disebabkan oleh sungai yang dangkal, aliran tersumbat, serta masalah kebiasaan warga yang membuang sampah sembarangan. Ia mengajak 200 perusahaan di Majalaya untuk bergerak dan mengambil peran dalam penanggulangan banjir melalui kolaborasi pentahelix. "Persoalan banjir ini bukan urusan pemerintah saja. Ini tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan bahwa banjir di Cidawolong telah berlangsung belasan tahun dengan berbagai permasalahan kompleks dan kewenangan yang berbeda-beda. Ia mengapresiasi inisiatif Bupati dalam program pentahelix ini, mengingat keterbatasan anggaran di tingkat provinsi dan DPUTR. Dukungan dana dari para pengusaha menjadi kunci terlaksananya program ini. Secara teknis, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemda Provinsi Jawa Barat dan BBWSC. Sasaran normalisasi adalah sepanjang 3 kilometer aliran sungai, namun tahap awal program pentahelix ini akan fokus pada Sungai Cibotor dan Cidawolong sepanjang sekitar 1 kilometer, disesuaikan dengan kemampuan para pengusaha.

Ketua APDESI Kecamatan Majalaya Ayi Rukmana menyampaikan terima kasih atas respons cepat Bupati dalam menangani banjir di Cidawolong melalui kerjasama dengan pengusaha dan tokoh masyarakat. Ia berharap normalisasi Sungai Cidawolong dapat meminimalisir dampak banjir yang selama ini melumpuhkan akses Jalan Raya Laswi Majalaya.

Baca Juga : Penyebarluasan Perda 2017

Kepala Desa Biru Hari Hardiawan, yang juga menjadi Panitia Pembangunan Revitalisasi Normalisasi Sungai Cidawolong, Cisaraya, dan Cipadaulun, menyampaikan apresiasi serupa kepada Bupati dan para pengusaha atas terealisasinya program ini. Ia menyebutkan bahwa panitia akan fokus pada Sungai Cisaraya, Cidawolong, Cipeujeuh, dan Cipadaulun.

Dengan turun langsungnya Bupati dan kolaborasi berbagai pihak melalui program pentahelix, diharapkan penanganan banjir di Majalaya dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

#kabupatenbandung #dadangsupriatna #dputr #desapadaulun #bbwsc 

11 Mei 2025

Penyebarluasan Perda jabar no 17 th 2015 dan Sosialisasi Ekonomi Kreatif UMKM Digelar di Cileunyi


Penyebarluasan Perda jabar no 17 th 2015  dan Sosialisasi Ekonomi Kreatif UMKM Digelar di Cileunyi

CILEUNYI – Semangat pemberdayaan dan pemahaman regulasi bergema di Kecamatan Cileunyi baru-baru ini. Sebuah acara penting yang menggabungkan penyebarluasan Peraturan Daerah / Perda jabar no 17 th 2015) dengan sosialisasi ekonomi kreatif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sukses diselenggarakan.

Acara ini menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk mendapatkan informasi langsung mengenai Perda terbaru yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi iklim usaha di wilayah tersebut. Detail mengenai poin-poin penting dalam Perda disampaikan secara jelas, membuka ruang diskusi dan tanya jawab yang interaktif antara narasumber dan peserta.

Lebih lanjut, acara ini juga menghadirkan Dra. Hj. Tia Fitriani, seorang tokoh yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap perkembangan UMKM. Beliau memberikan sosialisasi mengenai potensi dan strategi pengembangan ekonomi kreatif. Dalam paparannya, Dra. Hj. Tia Fitriani menekankan pentingnya inovasi, adaptasi terhadap perkembangan pasar digital, serta kolaborasi antar pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi sosialisasi ini. Berbagai ide dan gagasan muncul dalam diskusi, menunjukkan semangat para pelaku UMKM Cileunyi untuk terus berkembang dan memanfaatkan peluang ekonomi kreatif yang ada.



Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang konkret dalam meningkatkan pemahaman regulasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kalangan UMKM Kecamatan Cileunyi. Dengan pemahaman yang baik terhadap regulasi dan semangat untuk berinovasi, UMKM di Cileunyi diharapkan dapat semakin berdaya dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.