Iklan

11 Jul 2025

Semarak Peringatan Hari Besar Nasional di Desa Bojong: Lomba Kreasi Tumpeng Resmi Dibuka!

 Semarak Peringatan Hari Besar Nasional di Desa Bojong: Lomba Kreasi Tumpeng Resmi Dibuka!




Bojong, Majalaya – Kemeriahan peringatan hari besar nasional di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, telah resmi dimulai pada hari ini, Jumat, 11 Juli 2025. Acara yang ditunggu-tunggu ini dibuka secara simbolis dengan dilaksanakannya lomba kreasi tumpeng yang menjadi salah satu daya tarik utama perayaan tahun ini.

Pembukaan acara yang berlangsung di balai desa Bojong ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga antusias yang siap meramaikan berbagai kegiatan. Suasana semarak terasa begitu kental, menandakan semangat kebersamaan dalam menyambut hari bersejarah bangsa.

Ibu Sri Yulianti, Sekretaris Desa Bojong, mendapat kehormatan untuk secara resmi membuka lomba kreasi tumpeng. Dalam sambutannya, Ibu Sri Yulianti menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif masyarakat. "Acara peringatan hari besar nasional ini adalah momentum bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa nasionalisme, dan tentu saja, menunjukkan kreativitas kita melalui berbagai perlombaan," ujarnya.

Lomba kreasi tumpeng sendiri merupakan bagian dari pemanfaatan dana desa tahap 1 tahun 2025 yang dialokasikan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan desa. Para peserta lomba menampilkan beragam tumpeng dengan hiasan dan bentuk yang unik, mencerminkan kekayaan budaya kuliner Indonesia serta kreativitas warga Desa Bojong.

"Kami berharap melalui lomba ini, semangat gotong royong dan kreativitas warga semakin terpupuk. Dana desa yang dialokasikan ini adalah untuk kepentingan bersama, demi kemajuan Desa Bojong," tambah Ibu Sri Yulianti.

Selain lomba kreasi tumpeng, serangkaian acara menarik lainnya juga telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan hari besar nasional di Desa Bojong. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di antara warga.

Masyarakat Desa Bojong dan sekitarnya diundang untuk datang dan memeriahkan rangkaian acara yang akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Mari bersama-sama rayakan semangat kebangsaan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan!

RW.01 Desa Bojong Berpotensi Sabet Juara Lomba Kreasi Tumpeng dalam PHBN, Semangat Kebersamaan Menggema!

 RW.01 Desa Bojong Berpotensi Sabet Juara Lomba Kreasi Tumpeng dalam PHBN, Semangat Kebersamaan Menggema!




Majalaya, Bandung – Semangat kebersamaan dan kreativitas warga Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, begitu terasa dalam perayaan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) tahun ini. Salah satu sorotan utama adalah Lomba Kreasi Tumpeng yang diikuti oleh perwakilan dari setiap Rukun Warga (RW). Dari berbagai kreasi indah yang disajikan, RW.01 menunjukkan potensi besar untuk menyabet gelar juara, berkat tumpeng yang tidak hanya menarik secara visual, namun juga kaya akan filosofi dan cita rasa.

Tim juri yang terdiri dari tokoh masyarakat dan praktisi kuliner tampak terpukau dengan detail dan inovasi yang disuguhkan oleh perwakilan RW.01. Tumpeng mereka, yang dihias dengan aneka lauk pauk tradisional dan ukiran sayur yang presisi, dipercaya menjadi simbol kemakmuran dan persatuan. Ketua Panitia PHBN Desa Bojong, Bapak H.Dindin, Diwakilkan Sekdes Ibu Sri Yulianti mengungkapkan antusiasmenya. "Kami sangat bangga melihat partisipasi aktif dan semangat gotong royong dari seluruh RW. Kreasi tumpeng dari RW.01 ini benar-benar mencerminkan dedikasi dan kekompakan warganya," ujarnya.



Pengelolaan Dana Desa Tahap 1 Anggaran 2025: Transparansi untuk Kemajuan

Di sisi lain, kemeriahan PHBN ini juga berbarengan dengan persiapan penggunaan Dana Desa Tahap 1 Anggaran 2025. Kepala Desa Bojong, H.Dindin, memastikan bahwa alokasi dana akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. "Prioritas kami adalah pembangunan infrastruktur yang merata serta pemberdayaan masyarakat. Kami akan melibatkan seluruh elemen desa dalam perencanaan dan pengawasan agar dana ini benar-benar memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Bojong," tegasnya. Rapat koordinasi terkait penggunaan dana ini telah beberapa kali dilakukan, melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat.

Posyandu Se-Desa Bojong: Pilar Kesehatan Keluarga

Selain agenda PHBN dan pengelolaan dana desa, peran Posyandu se-Desa Bojong juga tak luput dari perhatian. Dengan dukungan penuh dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Bojong, Posyandu terus aktif menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Berbagai kegiatan rutin seperti imunisasi, penimbangan balita, penyuluhan gizi, dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil terus digalakkan. Ketua TP-PKK Desa Bojong, Ibu Rina Susanti, menjelaskan, "TP-PKK berkomitmen penuh untuk mendukung program-program Posyandu. Kesehatan keluarga adalah fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan gizi seimbang."

Keberhasilan Posyandu dalam menjangkau masyarakat tidak lepas dari peran aktif kader-kader Posyandu yang berdedikasi. Mereka adalah ujung tombak yang tak kenal lelah mengedukasi dan melayani masyarakat di setiap pelosok desa.

Peringatan Hari Besar Nasional di Desa Bojong tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk menunjukkan potensi dan kekuatan Desa Bojong dari berbagai aspek, mulai dari kreativitas warga, transparansi pengelolaan anggaran, hingga komitmen terhadap kesehatan masyarakat. Diharapkan, semangat kebersamaan dan inovasi ini akan terus berlanjut untuk membawa Desa Bojong menuju masa depan yang lebih baik.

Peningkatan Kapasitas Posyandu di Kecamatan Ibun Dimulai: Desa Neglasari Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Tahun 2025

 Peningkatan Kapasitas Posyandu di Kecamatan Ibun Dimulai: Desa Neglasari Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Tahun 2025




IBUN, 11 July 2025] – Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar terus digencarkan. Hari ini, bertempat di Balai Desa Neglasari, Kecamatan Ibun, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu tingkat Kecamatan Ibun untuk tahun 2025. Acara ini dihadiri oleh perwakilan kader Posyandu dari seluruh desa di Kecamatan Ibun, jajaran pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.

Sosialisasi ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung,melalui Dinas Kesehatan dan jajaran Kecamatan Ibun dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan masyarakat secara umum. Desa Neglasari dipilih sebagai lokasi sosialisasi perdana untuk tahun ini, menandai komitmen bersama dalam pemerataan informasi dan pelatihan.

Dalam sambutannya, Bapak Camat Ibun menyampaikan pentingnya peran aktif kader Posyandu dalam mendeteksi dini masalah kesehatan, memberikan edukasi, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. "Posyandu bukan hanya sekadar tempat penimbangan balita, namun juga pusat informasi dan pelayanan kesehatan yang esensial bagi masyarakat. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru," ujarnya.

Materi sosialisasi mencakup berbagai aspek, mulai dari pembaruan modul pelayanan Posyandu, tata kelola administrasi yang lebih efektif, pemanfaatan teknologi informasi untuk pendataan, hingga strategi komunikasi yang lebih persuasif kepada masyarakat. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan Puskesmas Kecamatan Ibun, yang memiliki keahlian di bidang kesehatan masyarakat.

Para peserta, khususnya kader Posyandu, terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab menjadi bagian penting dari acara ini, memungkinkan para kader untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Ibu  Posyandu, , salah seorang kader dari Desa Neglasari, mengungkapkan apresiasinya. "Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami para kader. Banyak informasi baru yang kami dapatkan, terutama mengenai penanganan stunting dan gizi buruk yang saat ini menjadi perhatian utama. Kami berharap ilmu ini dapat kami terapkan untuk melayani masyarakat dengan lebih baik," katanya.

Kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu ini direncanakan akan terus berlanjut secara berkala di Kecamatan Ibun, sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam mencapai target pembangunan kesehatan di tingkat lokal. Diharapkan, dengan semakin kuatnya kapasitas Posyandu, angka kesakitan dan kematian ibu dan anak dapat ditekan, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat.

KULINERAN TRADISIONAL,JELANG LIPUTAN NEWS DI KAB.BANDUNG