Iklan

30 Apr 2026

Proyek TPT SDN Cinunuk 7 Jadi "Misteri", Ke Mana Para Penanggung Jawab?

 


Proyek TPT SDN Cinunuk 7 Jadi "Misteri", Ke Mana Para Penanggung Jawab?


 Sebuah proyek pembangunan Penahan Tanah (TPT) di lingkungan SDN Cinunuk 7, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, kini menjadi sorotan tajam warga dan wali murid. Proyek yang didanai oleh uang rakyat senilai ratusan juta rupiah tersebut dinilai berjalan lambat dan terkesan "misterius" karena minimnya pengawasan serta kejelasan penanggung jawab di lapangan.


Berdasarkan pantauan tim investigasi di lokasi, papan informasi proyek terpasang jelas di area pembangunan. Papan tersebut mencantumkan informasi sebagai berikut:


 * **Pemerintah Daerah:** Kabupaten Bandung, Dinas Pendidikan.


 * **Nama Paket:** Pembangunan TPT SDN Cinunuk 7 Kec. Cileunyi.


 * **Nomor Kontrak:** 020/081.11-BidangSD/2026.


 * **Nilai Kontrak:** Rp 113.616.073,- (Seratus tiga belas juta enam ratus enam belas ribu tujuh puluh tiga rupiah).


 * **Waktu Pelaksanaan:** 45 Hari Kalender.


 * **Pelaksana:** CV. RAYS KARYA.


Meskipun data administratif terlihat lengkap pada papan tersebut, kondisi di lapangan menunjukkan hal yang sangat kontras. Hingga berita ini diturunkan, progres pembangunan TPT terlihat belum signifikan dan jauh dari kata selesai. Hal yang paling meresahkan warga adalah ketidakpastian mengenai kapan proyek ini akan dituntaskan.


"Kami sebagai warga dan orang tua murid merasa was-was. Proyek ini letaknya di area sekolah, kalau dibiarkan terbengkalai terlalu lama, bisa membahayakan anak-anak yang bermain di dekat lokasi," ujar salah seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.


Keresahan warga kian memuncak karena sulitnya menemui pihak penanggung jawab proyek, baik dari kontraktor pelaksana maupun pengawas dari dinas terkait, di lokasi pembangunan. Beberapa kali tim mencoba mendatangi lokasi pada jam kerja, namun tidak menemukan adanya aktivitas pengerjaan yang berarti atau pihak yang bisa memberikan keterangan resmi mengenai kelanjutan proyek.


Keberadaan kontraktor pelaksana, CV. RAYS KARYA, kini menjadi pertanyaan besar. Warga merasa berhak mendapatkan penjelasan mengenai kendala apa yang sedang dihadapi dan komitmen waktu penyelesaiannya. Hilangnya pihak penanggung jawab dari lapangan memicu spekulasi liar dan mencederai prinsip transparansi dalam penggunaan dana publik.


Kepala Sekolah SDN Cinunuk 7 saat dimintai keterangan mengaku tidak mengetahui secara detail teknis pengerjaan dan kendala yang dihadapi pelaksana. Pihak sekolah hanya berharap agar proyek segera diselesaikan demi kenyamanan dan keamanan warga sekolah.


Hingga berita ini dimuat, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung belum memberikan respons resmi terkait masalah ini. Warga Cinunuk menuntut adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah untuk mengawasi dan mendesak pihak kontraktor agar segera menuntaskan kewajibannya sesuai kontrak, sebelum uang rakyat ratusan juta rupiah tersebut terbuang sia-sia tanpa hasil yang nyata.


Warga berencana untuk mengadukan masalah ini ke Ombudsman atau pihak berwajib jika tidak ada kejelasan dan progres nyata dalam waktu dekat.

**(Redaksi)**


17 Apr 2026

Menggetarkan! Ratusan Prajurit dan Purnawirawan TNI Se-Jawa Barat "Kepung" Savoy Homann, Ada Apa?

 Menggetarkan! Ratusan Prajurit dan Purnawirawan TNI Se-Jawa Barat "Kepung" Savoy Homann, Ada Apa?

**BANDUNG** – Suasana historis Jalan Asia Afrika, Bandung, mendadak penuh haru sekaligus gagah pada pagi hari ini. Hotel Savoy Homann, bangunan ikonik yang menjadi saksi bisu sejarah dunia, terpilih menjadi titik kumpul ratusan keluarga besar TNI se-Jawa Barat dalam rangka **Silaturahmi dan Halal Bihalal 1447 H**.


Bukan sekadar seremonial tahunan, pertemuan kali ini terasa sangat spesial. Berikut adalah alasan mengapa momen ini diprediksi bakal menjadi perbincangan hangat di jagat maya:


### 1. Reuni Lintas Generasi: Dari "Macan Muda" hingga Sang Legenda

Di aula utama yang megah, terlihat pemandangan langka. Prajurit aktif yang masih tegap bersanding dengan para purnawirawan (sesepuh) TNI yang telah berjasa bagi negeri. 


Gelak tawa dan pelukan hangat memecah kekakuan seragam, membuktikan bahwa ikatan batin TNI tidak akan pernah luntur oleh waktu. 


*“Sekali prajurit, tetap prajurit. Sekali keluarga, selamanya saudara,”* ujar salah satu peserta senior dengan mata berkaca-kaca.

### 2. Aura Magis Hotel Savoy Homann

Pemilihan lokasi di Hotel Savoy Homann memberikan kesan "kembali ke akar". Di tempat para pemimpin dunia dulu berkumpul saat Konferensi Asia Afrika, keluarga besar TNI Jawa Barat kembali mempertegas komitmen mereka menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika tahun 1447 Hijriah ini.


### 3. Simbol Kekuatan Jawa Barat

Jawa Barat, sebagai salah satu basis pertahanan terpenting di Indonesia, menunjukkan kekompakannya. Kehadiran tokoh-tokoh penting militer di tanah Pasundan ini mengirimkan pesan kuat tentang stabilitas dan harmoni di wilayah Jawa Barat pasca-Ramadhan dan Idul Fitri.

### 4. Halal Bihalal: Maaf yang Menguatkan


Di tengah hidangan khas Bandung yang menggugah selera, prosesi saling bermaafan menjadi inti acara. Di sinilah letak viralitasnya: sebuah institusi besar yang dikenal dengan kedisiplinan baja, menunjukkan sisi humanis dan penuh kasih dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.


### **Suara dari Lokasi**

*"Kami ingin menunjukkan bahwa TNI bukan hanya tentang alutsista dan pengamanan, tapi tentang keluarga. Berkumpul di Savoy Homann ini mengingatkan kita bahwa perjuangan masa depan butuh kekompakan yang dimulai dari meja makan,"* ungkap salah satu panitia penyelenggara.


### **Netizen Pasti Suka!**

#TNIJawaBarat #HalalBihalal1447H #SavoyHomann #BandungLautanKeluarga #SiliwangiBangkit


**Penutup:**


Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan sesi foto bersama yang memperlihatkan lautan seragam dan senyum kebahagiaan. Apakah Anda atau keluarga Anda ada di sana? Mari bagikan momen haru ini dan tunjukkan bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama kita!


*Ditulis oleh: Sopian

*Lokasi: Asia Afrika, Bandung.*

15 Apr 2026

BPBD Jabar Turun Langsung ke Rancaekek: Kabid BPBD Bambang ,St.MT Tinjau Banjir Sukamanah dan Salurkan Bantuan Bersama SPPG.

BPBD Jabar Turun Langsung ke Rancaekek: Kabid BPBD Bambang ,St.MT Tinjau Banjir Sukamanah dan Salurkan Bantuan Bersama SPPG.




**RANCAEKEK, KABUPATEN BANDUNG** – Sejak Jumat, 12 April 2026, ribuan warga di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, harus berjuang menghadapi luapan air yang merendam pemukiman mereka. Merespons kondisi kritis tersebut, Kepala Bidang (Kabid) BPBD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana pada hari ini untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Didampingi oleh Kepala Desa Sukamanah, **Dede Rahim**, kehadiran pihak BPBD Provinsi menjadi angin segar bagi warga yang sudah terdampak selama beberapa hari terakhir.

### **Pantauan Situasi dan Himbauan Kabid BPBD**

Dalam kunjungannya, Kabid BPBD Provinsi Jabar memberikan laporan terkini mengenai situasi banjir yang merata di beberapa titik di Kabupaten Bandung. Berdasarkan data evaluasi, wilayah Rancaekek, khususnya Desa Sukamanah, merupakan salah satu area dengan dampak cukup signifikan, di mana ribuan jiwa tercatat menderita akibat genangan air.


 "Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga adalah prioritas utama. Situasi banjir di Kabupaten Bandung saat ini masih dalam pemantauan ketat karena cuaca ekstrem. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera mengungsi ke titik yang lebih aman jika debit air kembali meningkat," tegas Kabid BPBD di sela-sela peninjauannya. tambahan bahwa bpbd provinsi mengaktivasi dapur umum lapangan untuk 1700 penyitas


Sinergi Kemanusiaan: Bantuan MBG dari SPPG Sukamanah 2

Aksi tanggap darurat ini tidak hanya berupa pemantauan teknis, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Pihak SPPG Sukamanah 2 Rancaekek,turut hadir di lokasi untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berupa Makanan Bergizi (MBG) yang ditujukan langsung bagi warga terdampak di Desa Sukamanah. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan logistik dan asupan nutrisi warga, terutama anak-anak dan lansia, tetap terjaga selama masa darurat.

Kepala Desa Sukamanah, Dede Rahim, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari pemerintah provinsi dan sektor swasta.

 "Kehadiran Bapak Kabid BPBD dan bantuan dari SPPG Sukamanah 2 sangat berarti bagi warga kami. Saat ini, kami terus berupaya melakukan pendataan dan memastikan distribusi bantuan sampai ke tangan yang paling membutuhkan," ujar Dede Rahim.


Data Dampak Banjir

Berdasarkan laporan visual data terbaru, Kabupaten Bandung mencatat total kumulatif warga terdampak mencapai lebih dari 13.500 KK  atau sekitar 36.500 jiwa. Khusus untuk Desa Sukamanah, angka warga yang terdampak cukup besar, yakni mencapai **1.791 KK** dengan total **5.199 jiwa** yang menderita.

Kondisi saat ini menunjukkan perlunya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, dan elemen masyarakat agar proses pemulihan pasca-banjir dapat segera dilakukan. Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi-lokasi rawan untuk mengantisipasi perkembangan situasi cuaca.

**Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.**


8 Apr 2026

"Trusted Books, Trusted Partner": IBF Jabar 2026 Perkuat Ekosistem Literasi & Kreatif

 "Trusted Books, Trusted Partner": IBF Jabar 2026 Perkuat Ekosistem Literasi & Kreatif


**SWARHA JABAR NEWS – Bandung, 07 April 2026]** – Semangat literasi dan kolaborasi menggema di Hall PT INTI Bandung saat perhelatan akbar Indonesia Book Fair (IBF) 2026 regional Jawa Barat resmi dibuka. Acara yang mengusung tema "Trusted Books, Trusted Partner" ini menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para pencinta buku dan pegiat ekonomi kreatif di wilayah tersebut.


IBF Jabar 2026, yang berlangsung mulai tanggal 7 hingga 12 April 2026, menjadi sorotan utama karena bukan sekadar pameran buku biasa. Melalui banner utamanya yang terpampang gagah, panitia menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan acara ini sebagai "Platform Penguatan Industri Perbukuan & Ekonomi Kreatif Jawa Barat." Hal ini menandai pergeseran fokus, di mana IBF Jabar tidak hanya menjadi tempat jual-beli buku, tetapi juga sebagai wadah untuk mendorong pertumbuhan dan kolaborasi di sektor industri kreatif yang lebih luas.


**Sinergi Literasi dan Ekonomi Kreatif**

Keputusan untuk mengintegrasikan ekonomi kreatif ke dalam IBF Jabar 2026 merupakan langkah strategis yang sangat dinanti. Jawa Barat, dengan potensi kreatifnya yang melimpah, khususnya di bidang penerbitan, desain, dan konten digital, diharapkan dapat semakin berkembang melalui sinergi ini.


"Kami sangat antusias dengan IBF Jabar 2026 yang lebih komprehensif ini," ujar Bp.Abdul Rauf ( ketua IKAPI Jawa barat ), berikan jabatan jika ada], salah satu panitia penyelenggara. "Dengan menggandeng para pegiat ekonomi kreatif, kami ingin menunjukkan bahwa industri perbukuan tidak berdiri sendiri. Kolaborasi antara penulis, penerbit, desainer, dan kreator konten lainnya adalah kunci untuk menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan dan berdaya saing."

**Beragam Acara Menarik**

Selama enam hari penyelenggaraan, IBF Jabar 2026 menyajikan beragam acara menarik yang dirancang untuk memuaskan minat berbagai kalangan. Pengunjung dapat menikmati:


 * **Pameran Buku Terbesar di Jabar:** Ratusan penerbit terkemuka menghadirkan ribuan judul buku dari berbagai genre, mulai dari fiksi populer hingga buku-buku ilmiah yang mendalam.


 * **Diskusi dan Seminar Inspiratif:** Para penulis ternama, editor, dan ahli industri berbagi wawasan tentang tren perbukuan, tips menulis, dan peluang di industri kreatif.


 * **Workshop Kreatif:** Berbagai lokakarya praktis diselenggarakan, mulai dari teknik menulis skenario hingga desain sampul buku, untuk membantu para peserta mengembangkan keterampilan mereka.


 * **Pertunjukan Seni dan Budaya:** Panggung utama akan dimeriahkan dengan pertunjukan musik, teater, dan pembacaan puisi, menciptakan suasana yang semakin meriah.


 * **Pojok Ekonomi Kreatif:** Area khusus untuk memamerkan produk-produk kreatif buatan lokal, seperti kerajinan tangan, desain, dan kuliner.


**Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak**

Keberhasilan IBF Jabar 2026 tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Selain Pemerintah Provinsi Jawa Barat, acara ini juga didukung oleh komunitas literasi dan ekonomi kreatif di Jawa Barat.


**Harapan untuk Masa Depan Literasi dan Ekonomi Kreatif Jabar**


IBF Jabar 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan industri perbukuan dan ekonomi kreatif di Jawa Barat. Dengan menyediakan platform yang tepat untuk kolaborasi, acara ini berpotensi melahirkan karya-karya kreatif baru yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Bagi Anda para pencinta buku dan pegiat ekonomi kreatif, jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perhelatan akbar ini. Segera kunjungi IBF Jabar 2026 di Hall PT INTI Bandung dan temukan berbagai inspirasi, kejutan, dan peluang menarik!


**Tentang Indonesia Book Fair (IBF):**

Indonesia Book Fair adalah pameran buku tahunan terbesar di Indonesia yang bertujuan untuk mempromosikan budaya membaca, mendukung industri perbukuan lokal, dan memperluas akses masyarakat terhadap buku-buku berkualitas.